Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Trump Butuh Sosok Ki Amien Rais untuk Bikin Aksi Protesnya Meriah

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
18 November 2020
A A
Trump Butuh Sosok Ki Amien Rais untuk Bikin Aksi Protesnya Meriah joe biden pemilu amerika republik demokrat terminal mojok.co

Trump Butuh Sosok Ki Amien Rais untuk Bikin Aksi Protesnya Meriah joe biden pemilu amerika republik demokrat terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Seminggu setelah Joe Biden terpilih, ribuan orang berkumpul di sepanjang Pennsylvania Avenue, dari Freedom Plaza dekat Gedung Putih. Mereka adalah pemilih Trump yang lucu itu. Maaf-maaf saja nih, tindakan mereka ini blas nggak banget di mata saya. Jauh dari kata lucu. Trump itu nggak butuh demonstrasi besar-besaran. Yang ia butuhkan itu sosok yang menandingi kelucuannya. Ya, benar, bercermin dari pilpres Indonesia tahun lalu, Ki Amien Rais bisa menjadi rujukan untuk Trump.

Jasa Ki Amien Rais bagi bangsa memang nggak bisa diukur dengan angka dan ditimang dengan waktu. Blio adalah aset bangsa yang mungkin hadirnya akan ada seribu tahun lagi. Sangat beruntung bagi kita yang hidup pada zaman saat blio ngosak-ngasik. Nggak hanya ngosak-ngasik saat menjabat sebuah jabatan negara, nggak menjabat apa-apa pun blio masih saja ngosak-ngasik.

Apalagi pemilu tahun lalu. Jika Pandji Pragiwaksono yang sejatinya garing itu Anda anggap lucu, maka kiprah Ki Amien Rais selama kontestasi pemilu sudah dapat kompor gas dari Om Indro Warkop. Lha gimana, kiprah blio ini patut diacungi jempol walau dari hati yang paling dalam saya mbatin, “Ngopo sih sampean iki?”

Banyak hal yang membuat hadirnya Ki Amien bakal nambah kegayengan kontestasi Pilpres Amerika walau hajatannya sudah selesai. Berikut adalah sedikit dari ribuan contoh kelucuan dan kegayengan blio.

Tokoh sekaligus sesepuh PAN ini pernah membuat istilah yang menurutnya mungkin wangun, namanya “people power”. Gerakan ini blio inisiasi guna melawan indikasi kecurangan dalam pemilu. Sebagai gambaran dan pengingat saja nih, gerakan cebong vs kampret itu seremnya sudah kayak Perang Paregreg.

Ki Amien Rais membentuk istilah ndakik itu dalam acara Apel Siaga Umat 313. Sebagai gambaran lagi, nih, sebelum kontestasi, banyak sekali demonstrasi atau kumpul-kumpul yang menggunakan penomoran macam 313, 11:11, 12:12 gratis ongkir, dan masih banyak lagi. Nggak perlu saya jelaskan lebih lanjut pun saya yakin banyak yang masih ingat.

Blio mengatakan dengan syahdu seperti ini, “Kalau nanti terjadi kecurangan, kita nggak akan ke MK (Mahkamah Konstitusi). Nggak ada gunannya, tapi kita people power, people power sah.”

Banyak yang menganggap perbuatan blio ini termasuk kategori makar, padahal itu adalah salah satu pemeriah politik Indonesia. “Mereka yang menganggap Ki Amien Rais buruk, mungkin belum kenal sosok ini secara dalam.” begitu sih apa yang dikatakan oleh cuitan template dalam Twitter.

Baca Juga:

Surat Terbuka untuk Amien Rais: Lagi Gabut ya, Pak, Sampai Ikutan Komentar Ijazah Jokowi?

Andai Jokowi dan Tokoh-tokoh Politik Indonesia Jadi Tetangga Anda

Masih set-up, tapi sudah lucu, itulah Ki Amien Rais. Pada saat pemilu usai, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang super gemas itu, bertandang ke kediaman Megawati, selaku “pemenang”. Seperti halnya Prabowo disambut Jokowi di Lebak Bulus, pertemuan Megawati dan Prabowo juga berjalan mulus. Yang mendidih siapa? Ki Amien!

Konsistensi tinggi, gesit, lincah, dan irit adalah gambaran untuk Ki Amien pada masa ini. Melalui konten Instagram miliknya, pertemuan itu ia tengarai sebagai “rekonsiliasi etok-etok”. Coba semisal Trump datang ke rumah Biden, ada nggak tokoh negara yang update Instagram kemudian berkata “bullshit rekonsiliasi”. Ada yang berani? Nggak bakal ada.

Ki Amien Rais ini adalah tingkat paling paripurna seorang manusia. Jika manusia harus melalui proses metamorfosa nih ya, blio adalah kupu-kupu yang bersayap indah. Pokoknya, puja-puji di dunia, layak disematkan untuk blio.

Oke, mari kita ke punchline. Kalau dalam proses komedi, ini adalah bagian paling lucu. Pun salam pilpres di Amerika, saya berani bertaruh satu buah sate usus angkringan, kelucuan seperti ini nggak bakal ada atau pun kejadian.

Jadi begini, ketika Prabowo menjadi Menteri Pertahanan dalam masa jabatan Jokowi yang kedua, nggak ada angin, nggak ada hujan, nggak ada yang nyuruh, nggak ada yang minta, Ki Amien Rais merestui Prabowo. “Kalau saya bapaknya Prabowo, saya merestui. Saya (saat ini) nggak merestui, tidak menolak, tidak melawan juga.” begitu kata Ki Amien di Masjid Karangkajen. Lah, apaan sih?

Gimana nggak bikin ngakak dan kontestasi pemilu di Indonesia makin seru. Lha ini pemilu sudah selesai saja masih bikin keseruan. Wes to, nggak ada itu yang namanya pemilu Amerika seru. Nggak ada kompor, nggak ada bara api yang berguling menjadi kebakaran. Perlu disyukuri adanya Ki Amien, pilpres Indonesia 2019 menjadi sesuatu yang berkesan bagi saya, yang baru pertama kali ikut pemilu.

Masih banyak sebenarnya hal ajaib yang acap kali dilakukan oleh sosok panutan kita semua. Sungguh kontestasi politik 2019 itu sejatinya hiburan yang amat menyenangkan dan mengenyangkan. Sungguh malang nasib pemilu Amerika, nggak ada sosok seperti Ki Amien Rais, pemilu mereka jadi hambar.

Palingan Trump hanya mencak-mencak. Ece-ecenan Trump kepada Joe Biden di Twitter itu seru? Ayolah, hal itu sama kayak lawakannya OVJ masa kini, anyep. Lihat saja Ki Amien selama pilpres kemarin. Berkat blio, stok meme saya jadi banjir dan melimpah ruah.

Sumber gambar: Wikimedia Commons

BACA JUGA Masashi Kishimoto Akhirnya Turun Gunung, Bagaimana Nasib Boruto ke Depannya? dan tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 18 November 2020 oleh

Tags: Amien RaisPilpres 2019
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

membaca fiksi

Menyadari Fiksi Kenyataan Hidup Melalui Novel Pedro Páramo

25 Mei 2019
Andai Jokowi dan Tokoh-tokoh Politik Indonesia Jadi Tetangga Anda

Andai Jokowi dan Tokoh-tokoh Politik Indonesia Jadi Tetangga Anda

8 Oktober 2021
aksi 22 mei

Kenapa Kita Susah Menerima Aksi Damai 22 Mei Apapun Alasannya

24 Mei 2019
Ustaz Rahmat Baequni

Soal Ustaz Rahmat Baequni Buat Kita Lupa Capres – Cawapres

14 Juni 2019
people power

Hai People Power, Sudahi Aksinya yo?

23 Mei 2019
@NKR_Internet

@NKR_Internet : Alternatif Negara Fiktif Buat Kita yang Lelah dengan Drama Capres di Indonesia

4 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Masalah Utama Tulungagung Bukan Wisata, tapi Tradisi Korupsi di Kursi Bupati

19 Mei 2026
Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

19 Mei 2026
Kegiatan Pramuka Memang Cuma Buang-buang Waktu, dan Justru Itulah Tujuannya

Kegiatan Pramuka Memang Cuma Buang-buang Waktu, dan Justru Itulah Tujuannya

21 Mei 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Alasan Wonogiri Masih dan Akan Selalu Jadi Ibu Kota Bakso Indonesia, Malang Minggir Dulu!

20 Mei 2026
8 Tipe Pengguna Toilet Mal Paling Red Flag di Mata Cleaning Service, Semoga Kalian Bukan Salah Satunya Mojok.co

8 Tipe Pengguna Toilet Mal Paling Red Flag di Mata Cleaning Service, Semoga Kalian Bukan Salah Satunya

19 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.