Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Tren Sigma Male: Niatnya Bergaya, Jatuhnya Maksa Total

Farrel Ahmad Syakur oleh Farrel Ahmad Syakur
10 Februari 2023
A A
Preman Pensiun: Sinetron yang Berpotensi Jadi Peaky Blinders versi Indonesia sigma male foto tangan merokok

Preman Pensiun: Sinetron yang Berpotensi Jadi Peaky Blinders versi Indonesia (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Thomas Shelby, Peaky Blinders, om-om ganteng berjenggot, Christian Bale nyengir-nyengir. Belakangan ini beberapa hal (cringe) di atas telah ditonton berjuta-juta orang di banyak platform sosial media dan di bawah satu hastag yang sama, #SigmaMale. Entahlah sejak kapan dan dari siapa tren sigma male ini bisa menjadi viral di sosial media. Saking viralnya, tren sigma male ini bahkan sudah menjadi culture yang menyetir mindset dan tingkah laku bagi para pengikutnya, pria-pria muda delusional yang kebelet disebut cool.

Yah awalnya sih saya biasa-biasa aja melihat narasi-narasi sigma male ini berseliweran. Dulunya saya menganggap narasi ini sebagai media self-improvement bagi kaum “jantan” untuk memaksimalkan potensi maskulinitasnya. Tapi kok saya lihat-lihat, tren ini kok lama-lama makin keluar jalur dan semakin meresahkan bagi nusa, bangsa, dan stabilitas dunia.

ADVERTISEMENT

Sebelum membahas masalahnya lebih dalam, mari kita memahami konsep asli dari sigma male terlebih dahulu. Pada dasarnya, istilah ini pertama kali muncul dari klasifikasi The Socio Sexual Hierarchy yang dipopulerkan oleh Vox Day. Klasifikasi ini membagi kepribadian manusia secara hierarkis dalam berbagai tingkatan Alpha, Beta, Delta, Gamma, dan Omega. Dalam hierarki tersebut, tipe Alpha menjadi tipe yang menempati posisi paling tinggi dan tipe Omega menjadi tipe yang paling “nrimo ing pandum”.

Lantas bagaimana dengan tipe Sigma? Menurut klasifikasi The Socio Sexual Hierarchy, tipe Sigma adalah tipe unggulan yang berada di luar hierarki tadi. Dengan kata lain, tipe Sigma adalah versi lain dari tipe Alpha sebagai tipe unggulan tapi dalam versi yang bebas dan “fuck off” dengan sistem hierarki sosial mainstream.

Lebih lanjut, ciri-ciri dari tipe kepribadian sigma bagi kaum pria sendiri antara lain: introvert, mandiri, rebel, eksentrik, misterius, bisa debus, kebal tembak peluru gotri, serta sifat-sifat keren nan menggatelkan lainnya.

Dari ulasan konsep kepribadian sigma male tadi, dapat kita lihat bahwa tipe kepribadian ini sukses mengangkat kesan maskulinitas dan sesuai dengan penggambaran “cowok jantan” yang selama ini dipropagandakan. Dan oleh karena itu lah, banyak cowok-cowok—biasanya yang kurang hoki di percintaan—yang tertarik dan akhirnya mencoba peruntungan mereka dengan mengadopsi secara prematur sifat-sifat sigma male tadi.

Baca halaman selanjutnya

Dari sinilah permasalahannya bermula…

Baca Juga:

Mengadu Gitasav dan Sophia Latjuba: Contoh Konkret Praktik Misoginis di Media Sosial

Tante Dewi di Tersanjung The Series Adalah Wujud Misoginis yang Sebenarnya

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 15 Februari 2023 oleh

Tags: misoginissigma malethomas shelby wannabe
Farrel Ahmad Syakur

Farrel Ahmad Syakur

Mahasiswa (berdompet) merakyat di Universitas Kerakyatan.

ArtikelTerkait

Mengadu Gitasav dan Sophia Latjuba Contoh Konkret Praktik Misoginis di Media Sosial Terminal Mojok

Mengadu Gitasav dan Sophia Latjuba: Contoh Konkret Praktik Misoginis di Media Sosial

7 Februari 2023
artikel badan artis seksis misoginis mojok

Artikel Bandingin Badan Artis Itu Buat Apa sih?

7 April 2021
Tante Dewi di Tersanjung The Series Adalah Wujud Misoginis yang Sebenarnya terminal mojok.co

Tante Dewi di Tersanjung The Series Adalah Wujud Misoginis yang Sebenarnya

17 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg, padahal tahu gudeg yang enak, gurih, dan murah?

19 Juli 2026
Pengalaman buruk menggunakan layanan BPJS di RS UNAIR: antre lama, sistem tidak jelas, beda dengan pelayanan swasta

Pengalaman buruk menggunakan layanan BPJS di RS UNAIR: antre lama, sistem tidak jelas, beda dengan pelayanan swasta

20 Juli 2026
Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak Mojok.co

Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak

15 Juli 2026
Gara-gara pada magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri (Unsplash)

Gara-gara semua orang magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri

21 Juli 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja malang

Deklarasi Wonogiri sebagai ibu kota mi ayam bakso harusnya menyadarkan Malang bahwa reputasi saja tidak selalu cukup

21 Juli 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jangan cintai Surabaya secara berlebihan, ia juga punya kekurangan yang patut dibicarakan

21 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.