Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Toilet Sekolah Harus Bagus dan Bersih, Tidak Bisa Tidak!

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
19 November 2023
A A
Toilet Sekolah Harus Bagus dan Bersih, Tidak Bisa Tidak!

Toilet Sekolah Harus Bagus dan Bersih, Tidak Bisa Tidak! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu sempat heboh di Bekasi tentang biaya pembangunan toilet sekolah yang memakan dana sampai ratusan juta. Banyak netizen yang merasa dana pemerintah terbuang begitu banyak hanya untuk toilet sekolah. Terlepas dari biayanya, sebenarnya hasil pembangunan toilet tersebut cukup bagus. Bahkan dapat dikatakan sangat bagus bila dibandingkan toilet di SD saya.

Terus terang, saya sangat sepakat dengan pembangunan toilet yang memadai di sekolah. Sebelum kamu dan netizen lain menghakimi opini saya, biarkan saya menjelaskan latar belakang dari opini tersebut.

Mengurangi kejadian siswa berak di celana

Sejak SD-SMA selalu ada kejadian siswa berak di celana pada tempat saya mencari ilmu. Saya cukup yakin kejadian serupa juga pernah terjadi sewaktu kamu sekolah. Entah teman kamu yang menjadi pelaku dari kejadian tersebut. Atau, kamu sendiri yang menjadi pelakunya.

Mayoritas teman saya saat sekolah yang berak di celana mesti berawal dari mules yang ditahan. Rasa mules yang ditahan bukan tanpa alasan. Pasalnya, toilet sekolah saya hampir selalu busuk. Baunya tidak enak, banyak coretan tak senonoh, dan sangat kotor. Belum lagi airnya yang tak selalu mengalir menambah keengganan siswa untuk buang air di sana.

Supaya nggak ada orang yang trauma dengan toilet sekolah

Saking busuknya toilet sekolah, tak sedikit siswa yang trauma ke sana. Sampai-sampai teman SD saya yang rumahnya di sekitar sekolah lebih memilih pulang hanya untuk buang air saja.

Jika saya di sekolah, saya selalu ke toilet dengan rasa terpaksa. Saya hanya akan mendatangi tempat jahanam itu apabila rasa buang air saya sudah di ujung tanduk. Andai waktu tempuh dari sekolah saya ke rumah di bawah 10 menit, hampir pasti saya memilih pulang ke rumah untuk buang air. Layaknya yang dilakukan teman-teman saya yang lain.

Agar tak ada hukuman membersihkan toilet sekolah yang super kotor

Selain dikeluarkan sekolah dan diskors, menurut saya, membersihkan toilet sekolah merupakan hukuman paling berat. Mengingat susahnya membersihkan tempat terkutuk tersebut. Saya rasa jasa kebersihan mana pun bakal kepayahan jika dapat job membersihkan toilet. Terlebih kalau jumlah toiletnya banyak.

Sekali pun nggak pernah dapat hukuman membersihkan toilet selama sekolah, saya salut banget sama teman atau siswa lain yang dapat menuntaskan hukuman tersebut. Mereka mampu menahan pesingnya toilet. Mereka juga sangat tangguh membereskan sisa kotoran orang lain yang kadang menempel di kloset.

Baca Juga:

Kuli Bangunan Curang Bikin Pemilik Rumah Rugi Besar, Material Bangunan hingga Upah Dimanipulasi Semua

Blora Bukan Cuma Cepu, Sudah Sewajarnya Kecamatan Lain Diperhatikan agar Tak Merasa Jadi Anak Tiri!

Melenyapkan kisah horor toilet sekolah

Konon tempat yang kotor adalah tempat tinggal favorit makhluk gaib. Tak terkecuali toilet sekolah yang super jorok. Makanya, banyak kisah horor terkait toilet di sekolah. Sewaktu masih SMA dulu, seingat saya, toilet putri yang terkenal cukup angker. Banyak kejadian siswi kesurupan di sana.

Kalau toiletnya bagus dan resik, saya rasa kisah horor tentang hantu yang bersemayam di toilet sekolah bakal lenyap. Terutama kisah hantu Mr. Gepeng, setan yang mati dengan kondisi kepala gepeng gara-gara lift atau terlindas kendaraan. Bagi saya, Mr. Gepeng ini setan yang aneh, matinya di jalan atau lift tapi gentayangannya sampai sekolah. Dasar setan kurang kerjaan!

Mengurangi faktor bullying di sekolah

Bullying bukan hanya dalam bentuk fisik saja. Ada juga bullying dalam bentuk verbal. Salah satu bullying verbal yang pernah terjadi di sekolah saya adalah ngatain anak yang berak atau kencing di celana.

Jikalau toilet bagus dan bersih, dapat dipastikan siswa bakal mau buang air di sana. Sehingga dapat mengurangi kejadian berak di celana yang dapat menjadi bahan bully. Sepenting itu lho keberadaan toilet bersih di sekolah.

Mencegah kerjaan tambahan guru

Dalam buku Diary Teacher Keder karya Edot Herjunot, saya menemukan fakta bahwa tak semua guru SD mampu menangani kejadian siswa berak di celana dengan baik. Salah satunya sang penulis yang kerap kikuk menghadapi kejadian tersebut. Pasti mual sekaligus enek melihat kotoran anak orang lain.

Apabila toilet sekolah resik, saya yakin kejadian siswa berak di celana akan menurun drastis. Para guru pun dapat dengan tenang menunaikan tugas utamanya. Tanpa ada tugas tambahan unik macam membersihkan feses siswanya.

Begitu sekiranya latar belakang saya sepakat dengan pembangunan toilet yang memadai. Tentu dengan memperhatikan efisiensi anggaran. Dan yang terpenting adalah, jangan dikorupsi.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Dosa Tak Terampuni Ketika Membangun Toilet Umum

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 November 2023 oleh

Tags: Kebersihankelayakanpembangunantoilet sekolah
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Mempertanyakan Pembangunan Terminal Sritanjung Banyuwangi: Terminal kok Jauh dari Pusat Kota dan Ekonomi, buat Apa?

Mempertanyakan Pembangunan Terminal Sritanjung Banyuwangi: Terminal kok Jauh dari Pusat Kota dan Ekonomi, buat Apa?

9 Juni 2023
Ironi Blora: Bukan Lumbung Pangan, tapi Jadi Lumbung Utang   cepu

Blora Bukan Cuma Cepu, Sudah Sewajarnya Kecamatan Lain Diperhatikan agar Tak Merasa Jadi Anak Tiri!

14 Mei 2025
Alasan Klasik yang Seharusnya Nggak Dipakai Lagi Saat Malas Mandi terminal mojok.co

Alasan Klasik yang Seharusnya Nggak Dipakai Lagi Saat Malas Mandi

16 September 2020
Pembangunan UNNES yang Bikin Pusing: Hancurnya Lapangan FISIP karena Beralih Fungsi Jadi Parkiran

Pembangunan UNNES yang Bikin Pusing: Hancurnya Lapangan FISIP karena Beralih Fungsi Jadi Parkiran

5 September 2023
petugas kebersihan

(Petugas) Kebersihan yang Seringkali Disepelekan

30 Juni 2019
Antek Pengguna Toilet yang Menjengkelkan dan Perlu Dibina toilet umum etika buang air terminal mojok.co

Kisah Resah di Toilet Sekolah

14 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

14 Januari 2026
Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

19 Januari 2026
8 Istilah Bahasa Jawa yang Orang Jawa Sendiri Salah Paham (Unsplash)

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

18 Januari 2026
Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

19 Januari 2026
5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo Mojok.co

5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo

15 Januari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

14 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.