Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

TKI Alias Tenaga Kerja Indramayu: Sebuah Fakta Pahit tentang Kehidupan Warga Indramayu yang Susah Meraih Kesejahteraan

Dicky Saputra oleh Dicky Saputra
10 Februari 2024
A A
TKI Alias Tenaga Kerja Indramayu: Sebuah Fakta Pahit tentang Kehidupan Warga Indramayu yang Susah Meraih Kesejahteraan

TKI Alias Tenaga Kerja Indramayu: Sebuah Fakta Pahit tentang Kehidupan Warga Indramayu yang Susah Meraih Kesejahteraan (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Indramayu, sebuah kabupaten di Jawa Barat, terkenal dengan julukan kota mangga dan lumbung padi nasional. Tapi tahukah kamu, bahwa Indramayu juga memiliki julukan lain yang tak kalah terkenal, yaitu Kota TKI?

Ya, Indramayu merupakan salah satu daerah di Indonesia dengan jumlah TKI terbanyak. Data Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menunjukkan bahwa pada tahun 2023, terdapat sekitar 100.000 TKI asal Indramayu yang bekerja di berbagai negara di seluruh dunia.

Namun, tingginya angka TKI asal Indramayu ini juga menimbulkan berbagai dampak negatif. Salah satunya adalah brain drain atau “kebocoran otak”. Banyak pemuda-pemudi Indramayu yang memiliki potensi dan pendidikan yang bagus memilih untuk bekerja di luar negeri daripada membangun daerahnya sendiri.

Berikut beberapa faktor utama penyebab tingginya angka pekerja migran di Indramayu.

Tingkat pendidikan Indramayu yang (kelewat) rendah

Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terbentang luas dengan hamparan sawah dan pesisir pantai yang menawan. Namun, di balik keindahan alamnya, tersimpan sebuah kenyataan pahit tingkat pendidikan yang masih tertinggal dibandingkan daerah lain di Jawa Barat.

Berdasarkan data BPS tahun 2023, rata-rata lama sekolah penduduk Indramayu hanya 7,82 tahun. Angka ini jauh di bawah rata-rata Jawa Barat yang mencapai 8,23 tahun. Ironisnya, Indramayu menempati posisi terendah dalam hal tingkat pendidikan di antara seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.

Lapangan kerja Indramayu yang amat minim

Petani, buruh tani, dan nelayan menjadi tumpuan utama mata pencaharian masyarakat Indramayu. Sektor industri, meskipun ada, masih belum berkembang pesat dan minim menyerap tenaga kerja.

Solusi utama untuk mendapatkan kerja hanyalah merantau dan mencari peruntungan di kota-kota besar. Namun, melihat tingkat pendidikan yang rendah serta persaingan yang besar, menjadi tenaga kerja diluar negeri adalah hal yang menggiurkan.

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Pembangunan Menyadarkan Saya kalau Kemiskinan Itu Bukan Sekadar Orang yang Tidak Punya Uang

Eretan Wetan Indramayu, Venesia Jawa Barat yang Nggak Estetik Sama Sekali

Gaji yang besar dan tak memerlukan banyak kualifikasi persyaratan sudah barang tentu menjadi TKI adalah pilihan. Maka dari itu banyak pekerja dari Indramayu hanya menjadi buruh pabrik atau perkebunan dan asisten rumah tangga.

TKI pilihan pertama dan terakhir

Jumlah TKI asal Indramayu yang besar ini tentu bukan tanpa alasan. Faktor ekonomi menjadi pendorong utama. Banyak warga Indramayu yang memilih bekerja di luar negeri karena tergiur dengan gaji yang lebih tinggi dibandingkan bekerja di dalam negeri.

Di Indramayu, tradisi merantau sudah ada sejak lama. Banyak orang tua yang mendorong anak-anak mereka untuk bekerja di luar negeri demi mengangkat derajat keluarga. Menjadi TKI dapat meningkatkan taraf kehidupan paling tidak memperbaiki perekonomian.

Lingkaran setan kemiskinan

Menjadi TKI berarti memulai siklus baru kemiskinan. Munculnya berbagai permasalahan sosial, seperti perceraian, pernikahan dini, dan anak-anak yang terlantar, dan ketika anak-anak ini tumbuh dewasa ia akan memulai kembali perputaran nasib yang serupa. Hal ini terjadi karena banyak suami yang bekerja di luar negeri dan meninggalkan istri dan anak-anak mereka di kampung halaman.

Pemerintah perlu memberikan perhatian lebih serius terhadap masalah TKI. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas pelatihan dan pendidikan bagi calon TKI, serta memperkuat pengawasan terhadap penyalur TKI.

Perlu diciptakan lapangan pekerjaan yang layak di dalam negeri agar masyarakat tidak perlu lagi pergi ke luar negeri untuk mencari nafkah. Harus dilakukan upaya untuk mengubah pola pikir masyarakat tentang TKI. TKI bukan hanya sebagai “pahlawan devisa”, tetapi juga sebagai manusia yang memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan warga negara lainnya.

TKI adalah bagian dari Indonesia, bukan hanya Indramayu. Oleh karena itu, menyelesaikan permasalahan TKI adalah tanggung jawab bersama.

Penulis: Dicky Saputra
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Suka Duka Mahasiswa Asal Indramayu, dari Dianggap Norak Sampai Ngaku dari Cirebon

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Februari 2024 oleh

Tags: IndramayuKemiskinanlapangan kerjatenaga kerjaTKI
Dicky Saputra

Dicky Saputra

Mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Padjadjaran.

ArtikelTerkait

Pentingnya Minta Persetujuan Penerima Sedekah Sebelum Dijadikan Konten Medsos

7 Juni 2021
Indomie Bukan Makanan Legendaris, Ia Cuma Simbol Krisis dan Kemiskinan Kolektif

Indomie Bukan Makanan Legendaris, Ia Cuma Simbol Krisis dan Kemiskinan Kolektif

21 September 2025
Apa pun Kejahatan di Surabaya, Orang Madura Selalu Dijadikan Kambing Hitam jawa timur

Dosa Gubernur Jawa Timur pada Orang Madura: Rasisme Dibiarkan, Pendidikan Konsisten Rendah, Kemiskinan Tetap Tinggi!

25 September 2024
Ilustrasi Cilacap Barat Daerah Unik Tanpa Identitas yang Jelas (Unsplash) tki #kaburajadulu

Tren #KaburAjaDulu Jelas Bukan Hal yang Baru bagi Kami Warga Cilacap yang Sedari Dulu Memang Suka “Kabur” ke Luar Negeri

26 Februari 2025
4 Pantai Indah di Indramayu yang Wajib Kalian Kunjungi

4 Makanan Maknyus Khas Indramayu yang Mulai Langka

1 Juli 2023
Karawang, Sebaik-baiknya Tempat Tinggal dan Investasi TKI

Karawang Kota Industri, tapi Warganya Terpaksa Jadi TKI

20 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Salah! Lebih dari 95% Penduduk Indonesia Tidak Mendukung Kemerdekaan

Jangan Salah! Lebih dari 95% Penduduk Indonesia Tidak Mendukung Kemerdekaan

26 Februari 2026
Pembagian Warisan Bisa Bikin Kaya Mendadak Sekaligus Tiba-tiba Kehilangan Saudara Mojok.co

Pembagian Warisan Bisa Bikin Kaya Mendadak Sekaligus Tiba-tiba Kehilangan Saudara

1 Maret 2026
Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

25 Februari 2026
Pulang ke Lembata NTT Setelah Lama Merantau di Jawa, Kaget karena Kampung Halaman Banyak Berubah Mojok.co

Momen Pulang ke Lembata NTT Setelah Sekian Lama Merantau di Jawa Diliputi Rasa Kaget, Kampung Halaman Banyak Berubah

25 Februari 2026
7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup Mojok.co

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

24 Februari 2026
Manis Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Tetangga Mojok.co

Manisnya Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu yang Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Saudara

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.