Tips Belajar Bahasa Korea Budget Minim dan Anti Stres – Terminal Mojok

Tips Belajar Bahasa Korea Budget Minim dan Anti Stres

Artikel

Sekarang ini, bahasa asing sudah seperti kemampuan yang harus dimiliki. Nggak cukup cuma dengan menguasai bahasa Inggris, banyak orang mulai belajar bahasa asing lainnya, tak terkecuali penggemar K-Pop atau drama Korea. Ada kebutuhan yang mendasari urgensi penguasaan bahasa asing, seperti keinginan untuk bisa di-notice oleh bias atau idola.

Sebagian besar penggemar hal yang berbau Korea, sudah bisa baca dan tulis hangeul. Namun, baca dan tulis hangeul aja nggak cukup, perlu juga dipelajari tata bahasanya. Biasanya, orang udah ngerasa horor sendiri kalau ngomongin tata bahasa, termasuk saya. Untuk membantu memahami tata bahasa, banyak orang yang memilih untuk ikut kursus.

Selain kursus, ada banyak cara yang bisa dilakuin biar jago berbahasa Korea, pakai cara yang nyenengin pula. Saya sudah menjalani metode ini selama bertahun-tahun dan alhamdulillah sudah lumayan ngerti bias saya ngomong apa dan bisa menanggapi mereka. Berikut ini tips biar bisa jago bakor tanpa harus merogoh kocek dalam.

#1 Mengakses materi di TalkToMeInKorean.com

Website TTMIK udah terkenal banget di kalangan pejuang bahasa Korea. Nggak sedikit alumninya yang sekarang udah bener-bener jago berbahasa Korea, contohnya Deena, YouTuber asal Mesir ini sekarang lagi kuliah di Korea University. Sebelumnya, dia ngaku pakai website TTMIK buat belajar bahasa Korea.

Saya sebenernya menyesal banget nggak tau TTMIK dari dulu. Di websitenya, semuanya lengkap, Guys! Materi yang diberikan juga disesuaikan sama tingkat kemampuan bahasa Korea kalian. Kalau kalian masih bener-bener pemula, kalian bisa mulai dari level 1 buat mengenal hangeul dan kata-kata dasar lainnya. Kalau kalian niat banget, bisa juga beli buku yang mereka bikin.

TTMIK juga ada kanalnya di YouTube dan Podcast-nya di Spotify. Beberapa saat lalu, mereka gencar banget ngadain live class yang interaktif dan nyenengin. Kontennya pun nggak ngebosenin dan malah cenderung lucu. Kadang mereka bikin drama dengan kalimat-kalimat sederhana, bongkar lirik lagu Korea, sampai virtual tour keliling Korea.

#2 Ikut kelas bahasa Korea gratis

Ada beberapa kampus yang sering ngadain acara kelas Korea gratis. Untuk saat ini saya baru mengikuti kelas dari Himahara UGM dan Pusat Pelatihan Bahasa UMY.

Kelas dari mahasiswa Prodi Bahasa dan Kebudayaan Korea UGM itu rutin diadakan setiap tahun dan bener-bener gratis. Kadang malah pulang-pulang dapet oleh-oleh photocard bias atau merchandise kalau berhasil jawab soal. Gurunya pun langsung penutur aslinya. Kalau di UMY, kalian cukup membayar untuk keanggotaan aja. Namun, mungkin ada perubahan soalnya saya belajar di sana pas masih SMP alias 5 tahun lalu.

Kelas tatap muka langsung seperti ini bisa ngebantu untuk meningkatkan kemampuan bahasa Korea kalian secara signifikan asal kalian aktif. Mumpung ada kakak-kakak yang memang sudah ahli berbahasa Korea, gunakan kesempatan buat banyak tanya dan berlatih.

#3 Banyak-banyak menonton tayangan berbahasa Korea

Cara yang ini bener-bener nyenengin buat dilakuin. Kalian bisa nonton Knowing Brother, Running Man, atau konten-konten yang diposting di VLIVE, seperti Run BTS dan To Do TXT. Nonton acara variety show lebih saya sarankan karena kata-kata yang mereka ucapkan biasanya ungkapan sehari-hari. Beda dari drakor yang mungkin udah dibumbui kalimat-kalimat filosofis dan kata-kata konotatif.

Biasanya, yang saya lakuin adalah niteni kata-kata yang mereka ucapkan, lalu cocokkan dengan subtitle. Jangan lupa buat mencatat istilah yang baru kalian temuin biar kalian lebih kaya dan punya banyak tabungan vocabulary.

#4 Karaoke lagu

Pakai cara ini buat ngelatih pengucapan dan penekanan nada dalam bahasa Korea. Pengucapan bahasa Korea lumayan tricky jadi perlu sesering mungkin dilatih biar kedengaran lebih natural.

Saya sarankan juga untuk lebih sering karaoke dengan membaca lirik hangeul. Hal ini dimaksudkan biar kalian tau gimana penulisan kata yang tepat karena nggak jarang ada kata-kata dalam bahasa Korea yang pengucapannya mirip tapi penulisannya beda. Selain itu, baca lirik hangeul ditujukan biar kalian ngerasa familiar dan mudah peka kalau ketemu hangeul. Supaya ggak loading dulu kalau baca gitu, deh.

#5 Banyak bicara

Coba buat diri kalian lebih cerewet, tapi bicaranya pakai bahasa Korea. Pas kalian lagi sendirian atau lagi nggak ngobrol sama orang lain, pakai bahasa Korea buat ngomong sama diri sendiri, atau minimal dalam hati, deh. Gunakan ungkapan ekspresif yang biasa kalian temuin, misalnya jinjja. Kombinasikan kata tersebut dengan kalimat lain yang kalian ketahui biar kalian terbiasa membentuk kalimat.

Kalian juga bisa mulai ganti caption snapgram atau story WhatsApp pakai bahasa Korea dan hangeul. Kalau bisa, kurangi penggunaan Google Translate. Coba untuk membentuk kalimat setahu kalian, lalu minta koreksi ke teman atau kenalan kalian yang sudah ahli berbahasa Korea. Nggak usah takut salah atau takut dihakimi orang. Jadikan cara ini sebagai proses pembelajaran aja.

#6 Interaksi langsung dengan orang Korea

Setelah kalian ngerasa cukup mahir berbahasa Korea, coba buat ngobrol langsung sama orang Korea. Ada banyak aplikasi atau website yang bisa kalian manfaatin buat nyari temen langsung dari Korea. Saya dulu pakai aplikasi Slowly karena cukup banyak orang Korea di situ dan tujuan mereka buat belajar bahasa asing juga, jadi nggak pernah ada kejadian ketemu orang dengan maksud aneh-aneh.

Aplikasi yang bisa kalian pakai ada KakaoTalk, Tandem, Hello Talk, dan Bottled. Website lain yang bisa kalian pakai antara lain Interpals, Studentoftheworld, dan Penpalworld. Namun, hati-hati, ya, karena banyak orang kasar di sini.

Cara-cara tadi dapat kalian gunain dalam rangka memoles kemampuan berbahasa Korea kalian. Kunci mahir bahasa asing adalah rajin belajar dan berlatih. Jangan malu dan malas, ya, apalagi cara-cara ini nggak perlu ngeluarin duit banyak dan bisa dilakuin di mana aja. Jadi, uangnya bisa kalian simpen buat jajan Mie Siwon. Semangat belajar.

BACA JUGA Rekomendasi Drama Korea Bertema Medis yang Dijamin Seru dan Bikin Pinter dan tulisan Noor Annisa Falachul Firdausi lainnya.

Baca Juga:  Kalau Mau Sukses Jangan Belajar Melulu
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
---
12


Komentar

Comments are closed.