Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Tips agar Kalian Nggak Perlu Antre Lama di Bank

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
4 September 2020
A A
kliring bank antre panjang teller leasing mojok

kliring bank antre panjang teller leasing mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Sebelum menjadi seorang recruiter, saya pernah bekerja sebagai pegawai di salah satu bank terkemuka yang eksistensinya menjangkau seluruh pelosok di negeri ini. Inisialnya tiga huruf, huruf tengahnya R.

Saya bekerja di bank selama tiga tahun. Mulai dari posisi back office, admin merangkap CS yang juga menangani keluhan dan pertanyaan nasabah melalui telepon, sampai dengan menjadi petugas kliring.

Bekerja di bank membuat saya jadi lebih memahami bagaimana caranya menangani segala keluhan pelanggan sebaik-baiknya, dengan segala kesabaran yang dimiliki, juga dengan senyuman tulus tiada henti. Sesuai dengan slogan 3S yang biasa digunakan dalam ruang lingkup pelayanan pelanggan: senyum, salam, sapa .

Perlu diketahui, keluhan non-teknis yang selalu saya terima ketika bekerja di bank dari para nasabah selalu saja soal antrean yang penuh, banyak, dan bejibun. Nasabah suka mangkel dan ngedumel sendiri kalau sudah lihat antrean penuh. “Rame banget ini, Mas. Kapan kosongnya?” Begitu kata sebagian nasabah.

Mungkin yang ada di pikiran mereka, mau balik lagi dan di besok-besokin aja, tapi butuh banget dan transaksi harus segera dilakukan. Mau ngantre, tapi harus nunggu belasan, bahkan puluhan nasabah. Situasi yang cukup dilematis.

Perihal antrean bejibun ini memang menjadi polemik bagi frontliner (CS dan teller) dan para nasabah. Bikin capek kedua belah pihak. Yang satu capek kerja, satunya lagi capek nunggu. Jadi, saran saya, sudah paling betul saling memahami. Biar sama-sama enak dan nyaman gitu.

Begini. Sebagai mantan karyawan bank, sebetulnya hari dan jam yang padat itu bisa diprediksi, juga sudah ada pola, serta alasannya tersendiri. Itu kenapa, saya bersama rekan kerja yang lain sudah siaga dan bersiap dalam menghadapi padatnya nasabah pada hari dan jam tertentu.

Hari dengan antrean padat biasanya ada pada Senin, Selasa, dan Jumat, juga terjadi pada minggu pertama dan minggu keempat di tiap bulannya. Faktornya beragam. Bisa karena pendingan transaksi, segala pertanyaan tentang gaji PNS atau pensiunan PNS pada awal bulan, atau karena mengurusi gaji karyawan perusahaan swasta yang menggunakan jasa bank pada akhir bulan, dan lain sebagainya.

Baca Juga:

BTN Membuat Saya Merasa seperti Nasabah Prioritas padahal Cuma Mahasiswa dengan Saldo Pas-pasan

8 Rekomendasi Tabungan dengan Biaya Admin Rendah, bahkan Gratis!

Selain hari dan jam yang padat, tentu ada hari dan jam saat antrean di bank tidak terlalu ramai. Karena itu, saya akan coba berikan tips dan saran kepada para nasabah bank mana pun, kapan waktu yang nyaman pergi ke bank agar dapat menghindari antrean yang padat.

Pertama, sudah tiba di bank pada pukul 8 pagi

Hampir semua bank menerapkan jam operasional mulai pukul 8 pagi. Karena itu, bagi kalian yang malas antre berlama-lama, ada baiknya mulai stand by sebelum waktu tersebut. Nasabah yang datang belum banyak. Saingan antrenya masih sedikit, lah.

FYI, sebelum dan setelah jam makan siang menjadi waktu di mana para nasabah biasanya datang secara bersamaan. Jadi, pilihannya tergantung kalian.

Kedua, datang pada pertengahan minggu (Rabu atau Kamis)

Selama tiga tahun bekerja sebagai karyawan bank, entah kenapa Rabu atau Kamis menjadi hari yang menyenangkan bagi saya dan rekan lainnya untuk bekerja, karena jumlah nasabah yang datang tidak sebanyak hari biasanya.

Menurut pengamatan saya, hal ini bisa terjadi karena pada umumnya arus transaksi lebih banyak dilakukan oleh para nasabah pada awal dan mendekati akhir pekan.
Bagi nasabah yang ada keperluan ke bank untuk transaksi apa pun tapi tidak begitu genting, Rabu atau Kamis bisa menjadi salah dua hari yang patut kalian pertimbangkan untuk datang ke bank.

Ketiga, datang pada minggu kedua atau ketiga di tiap bulannya

Opsi ini bisa sangat dipertimbangkan, mengingat awal bulan biasanya menjadi harinya para PNS dan pensiunan PNS dalam melakukan pengecekan gaji. Sedangkan mendekati akhir bulan, menjadi harinya para bagian keuangan di berbagai perusahaan untuk memproses gaji karyawannya.

Maka dari itu, datang ke bank di minggu kedua atau ketiga di tiap bulannya merupakan pilihan bijak untuk menghindari tumpukan antrean. Dan tentu saja ini sangat disarankan bagi para nasabah yang enggan berlama-lama antre untuk sekadar komplain atau bertransaksi.

Beberapa saran tersebut bisa kalian lakukan sesuai kebutuhan, bisa juga diabaikan begitu saja. Jika sebagai nasabah kalian sudah kadung terjebak dalam antrean yang cukup lama, nggak perlu misuh-misuh sendiri. Mohon bersabar dan tetap tertib. Dah, lanjut ngantri lagi sana.

BACA JUGA Psikotes: Salah Kaprah yang Terjadi dan dan Tips Mengerjakan Soal Tesnya dan tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 September 2020 oleh

Tags: antrebankteller
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Buat Pengendara Mobil, Jangan Main Serobot Antrean di SPBU, dong!

Buat Pengendara Mobil, Jangan Main Serobot Antrean di SPBU, dong!

3 Maret 2020
kliring bank antre panjang teller leasing mojok

Biar Nggak Gagal Paham, Saya Kasih Tahu Bedanya Bank, Leasing, dan Koperasi

6 September 2020
Rumitnya Bayar Pajak Kendaraan Sebelum Era E-Samsat terminal mojok.co pajak online

3 Alasan Nggak Masuk Akal Ketika Menyerobot Antrean

12 Agustus 2020
6 Alasan Orang Kaya Bayar Pakai Kartu Kredit meski Bergelimang Duit

6 Alasan Orang Kaya Bayar Pakai Kartu Kredit padahal Bergelimang Duit

5 Agustus 2024
Bukan Pelit, Memang Sudah Seharusnya Pulpen di Bank Diikat Tali Terminal Mojok

Bukan Pelit, Memang Sudah Seharusnya Pulpen di Bank Diikat Tali

17 November 2022
Bank Digital Jangan Terlalu Diglorifikasi karena Nyatanya Nggak Selalu Lebih Menguntungkan dari Bank Konvensional

Bank Digital Jangan Terlalu Diglorifikasi karena Nyatanya Nggak Selalu Lebih Menguntungkan dari Bank Konvensional

17 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.