Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Tidur Setelah Makan Nggak Bikin Gendut, tapi Bikin GERD

Nisia Anindita Rinjani oleh Nisia Anindita Rinjani
12 Maret 2021
A A
tidur setelah makan bikin gerd mojok

tidur setelah makan bikin gerd mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Hayo, siapa yang di sini tidur setelah makan? Iya, memang enak sekali habis makan itu langsung tiduran karena makanan dan minuman yang kita konsumsi akan dicerna oleh lambung dan usus. Saat proses pencernaan ini berlangsung, tubuh akan melepaskan hormon tertentu, seperti serotonin dan melatonin. Peningkatan kedua hormon tersebut bisa menimbulkan rasa kantuk setelah kita makan.

Refleks mengantuk ini yang membuat kita enggan mengusut lebih lanjut terkait masalah yang dapat disebabkan apabila langsung tidur setelah makan. Banyak orang bilang kalau tidur sehabis makan dapat menyebabkan bertambahnya berat badan alias gendut. Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan karena jika kita tidur setelah makan, sistem pencernaan kita tidak berjalan sebagaimana mestinya ketika kita duduk atau berdiri. Hal tersebut menyebabkan makanan yang kita makan lambat untuk dicerna lambung dan usus. Jadi, orang-orang pikir lemak yang ada di perut kita selama ini adalah akumulasi dari makanan yang belum selesai dicerna tersebut yang menyebabkan berat badan kita naik alias gendut.

Namun, pikiran tersebut selama ini salah. Walaupun logis juga pemikiran bahwa makanan akan sulit tercerna dan terakumulasi menjadi lemak di dalam tubuh jika dibawa tiduran. Saya sendiri sempat berpikir seperti itu juga. Pun orang-orang di luar sana yang merasa gendut dengan pola tidur yang salah. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah, hanya saja yang membuat mereka gendut lebih ke makanan yang mereka makan, kurangnya aktivitas fisik, seperti olahraga atau pola hidup yang kurang sehat dan teratur.

Sedangkan untuk kasus setelah makan langsung tidur ini memiliki risiko penyakit yang dalam istilah medis disebut dengan GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). GERD sendiri adalah suatu penyakit kronik pada sistem pencernaan. GERD terjadi ketika  asam lambung naik kembali ke esofagus (kerongkongan). Hal ini dapat menyebabkan terjadinya iritasi esofagus.

Berbeda dengan maag yang berhubungan dengan iritasi yang terjadi pada dinding lambung, GERD dipicu oleh terganggunya fungsi suatu otot di kerongkongan yang dinamakan sfingter esophagus. Sfingter adalah otot katup yang berfungsi menutup jalur atau bukaan pada tubuh. Gejala dari GERD sendiri adalah sebagai berikut:

Rasa panas di dada

Hal ini disebabkan karena asam lambung naik sampai ke kerongkongan. Asam lambung tersebut dapat menyebabkan rasa panas yang merambat dari dada sampai terasa ke kerongkongan. Mekanisme dari makanan yang kita bawa bersama tidur tadi akan memicu asam lambung yang memproses makanan ikut naik sampai ke kerongkongan karena kita tidur atau tidak duduk sebagaimana mestinya setelah makan.

Mual dan muntah

Mual dan muntah disebabkan oleh pengaruh asam lambung yang naik tadi, sehingga memicu makanan ingin keluar melalui kerongkongan yang menyebabkan rasa mual dan ingin muntah. Hal ini sama seperti refleks pengocokan lambung yang disebabkan oleh mabuk perjalanan. Akan tetapi mual dan muntah pada mabuk perjalanan biasanya karena kebiasaan otak kita yang tidak bisa menerima mekanisme kendaraan yang selalu bergerak, sedangkan kita sehari-hari bergerak didasari oleh otak.

Baca Juga:

Konten tidak tersedia

Susah menelan

Hal tersebut dikarenakan oleh katup pada kerongkongan yang rusak tadi menyebabkan kita untuk sulit menelan makanan yang masuk. Mekanisme ini terjadi karena makanan yang masuk ke dalam lambung dibawa bersama tiduran membuat isi lambung mendorong keluar, sehingga makanan yang akan kita telan selanjutnya menjadi sulit untuk masuk.

Bersendawa berlebihan

Hal ini terjadi karena setelah kita makan ada sedikit sisa udara yang berada dalam lambung atau usus kita. Udara ini akan menekan keluar melalui kerongkongan dan terjadilah sendawa. Apabila kita langsung tidur setelah makan, maka akan memperbesar risiko ini yang menyebabkan kita bersendawa secara berlebihan.

Rasa pahit atau rasa tidak nyaman pada perut bagian atas

Rasa pahit ini didapatkan dari asam lambung kita yang naik, sehingga memberikan rasa pahit pada lidah kita. Rasa tidak nyaman pada perut bagian atas karena asam lambung yang naik dan sama seperti rasa terbakar pada dada tadi.

Penyakit GERD ini bisa diatasi dengan obat yang dijual bebas di pasaran yang bergolongan antasida. Namun, jika dirasa gejala tidak kunjung membaik setelah minum antasida, direkomendasikan untuk merujukkan diri ke dokter agar diberikan obat golongan lain untuk mengurangi gejalanya.

BACA JUGA Sakit Maag Terdengar Keren Waktu Kecil, tapi Merepotkan Saat Dewasa dan tulisan Nisia Anindita Rinjani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal M

Terakhir diperbarui pada 11 Maret 2021 oleh

Tags: gerdmaagtidur setelah makan
Nisia Anindita Rinjani

Nisia Anindita Rinjani

Mahasiswi Program Profesi Apoteker UMS.

ArtikelTerkait

Konten tidak tersedia
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas
  • Evolusi Kelelawar Malam di Album “Kesurupan”: Menertawakan Hantu, Melawan Dunia Nyata
  • Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina
  • Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga
  • Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif
  • Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.