Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Tiba Tiba Tenis: Cara VINDES Mengajari Kita Bagaimana Menghargai Legenda

Jevi Adhi Nugraha oleh Jevi Adhi Nugraha
2 November 2022
A A
Tiba Tiba Tenis: Cara VINDES Mengajari Kita Bagaimana Menghargai Legenda

Tiba Tiba Tenis: Cara VINDES Mengajari Kita Bagaimana Menghargai Legenda (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tiba Tiba Tenis yang diadakan VINDES Sport memang layak dinantikan. Setelah sukses besar menggelar perhelatan Pingpong dan Tepok Bulu beberapa waktu lalu, kini duo kocak, Vincent dan Desta, bakal menyuguhkan pertandingan tenis pada 12 November 2022 nanti di Lapangan Tenis Indoor Senayan, Jakarta dan akan disiarkan secara live di YouTube VINDES.

Pertandingan kali ini rencananya akan dibuka laga ganda Enzy Storia/Dion Wiyoko melawan Wulan Guritno/Gading Marten. Kemudian puncak acara akan mempertemukan duel sengit Deddy Mahendra Desta melawan Raffi Ahmad. Tak ayal, banyaknya pemain yang melibatkan artis ternama ini bikin tiket yang dibuka 28 Oktober kemarin langsung ludes disikat dalam waktu singkat, cuma 6 menit saja. Ra mekakat!

Saya kira event VINDES Sport selalu berhasil menyedot perhatian publik bukan cuma karena bintang tamunya saja sih. Tapi lebih karena pengemasan acaranya yang harus diakui selalu mindblowing, menghibur, dan menyenangkan. Terbukti dari beberapa event yang sebelumnya pernah dibuat. Banyaknya gimik kocak yang ditunjukkan para pemain selama pertandingan dan komentator yang nggak kalah lawak tentu jadi hiburan tersendiri buat Vivin Dedes. Dan, memang ini yang sangat dinanti-nanti, ygy.

Meski ada sebagian penggemar yang menyayangkan VINDES mengundang Raffi sebagai lawan Desta, tapi buat saya itu nggak masalah. Lagian apa yang salah dari Raffi Ahmad sih? Terlalu “industri” apa gimana maksudnya nih? Saya kira nggak ngaruh tuh buat acara keren macem VINDES!

Sebab, sekali lagi, tontonan ini menjadi sangat ditunggu-tunggu kawula muda karena diselenggarakan dan ditangani oleh orang-orang yang memang berkompeten di bidangnya. Sebut saja orang “gila” di balik layar acara VINDES kayak Om Leo dan Henry Foundation,  tentu saja dua orang “melampaui kedalaman” ini sudah ahlinya ahli di dunia EO. Jadi, siapa pun bintang tamunya, asal VINDES yang menyelenggarakan dan ada peran Om Leo di sana, dijamin bakal seru mampus. No debat!

Angin segar dunia olahraga

Jujur, saya bukan penggemar tenis lapangan. Boro-boro nonton tenis, ha wong cara atau aturan mainnya saja nggak tau kayak apa. Tapi, gegara event VINDES ini, saya langsung googling dan jadi sedikit tahu istilah-istilah tenis. Mulai dari game set, ace, ad court, advantage, all court, alley, approach shot, backhand, game play, dan istilah ciamik tenis lainnya.

Artinya, VINDES nggak cuma menghibur saja, tapi juga mampu menghidupkan kembali cabang olahraga yang masih terdengar asing di Indonesia dengan cara menarik dan bersahaja. Meski dikemas seolah-olah bercanda, tapi digarap dengan sangat, sangat serius. Terbukti dari beberapa event sebelumnya yang menyedot perhatian luas masyarakat Indonesia. Bukankah hal semacam ini yang harusnya dicontoh para federasi olahraga di Indonesia? Bukan malah bikin event olahraga yang seolah-olah serius, padahal di dalamnya penuh intrik dan sandiwara macam PSSI yang noraknya nggak ketulungan itu.

Tentu ini jadi angin segar di tengah karut-marutnya dunia olahraga di Indonesia, terutama sepak bola. Jelas, adanya VINDES Sport ini membuktikan bahwa sebetulnya warga Indonesia cukup tertarik sama event olahraga. Terbukti dari antusias kawula muda yang langsung nyikat habis tiket Tiba Tiba Tenis ini. Maksud saya, kalau event olahraga digarap serius dan menarik, orang bakal rela merogoh kocek berapa pun jumlahnya. Yah, meski gaji UMR Jogja, saya ((sepertinya)) juga nggak bakal keberatan tuh ngeluarin duit 350 ribu buat nonton VINDES Sport secara langsung. Ha mbok tenan, apik og.

Baca Juga:

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal

Soleh Solihun, Si Mulut Racun yang Jujur dan Menghibur

Efek VINDES Sport di dunia olahraga nggak main-main, lho. Lihat saja, sejak pertandingan Pingpong dan Tepok Bulu sukses digelar, demam kedua cabang olahraga ini benar-benar terasa di ruang lingkup masyarakat. Terutama meraka yang kerja kantoran, selepas pulang kerja nggak sedikit lho kawan-kawan saya yang selalu menyempatkan diri untuk bermain bulu tangkis. Bukankah ini bukti real kalau event olahraga digarap secara tulus dan serius, mampu memberi efek bagus buat masyarakat, terutama kawula muda?

***

Tiba Tiba Tenis yang digagas oleh VINDES Sport, saya kira juga bikin masyarakat awam merasa lebih dekat dengan cabang olahraga tenis. Sebagai orang yang tinggal di dusun, saya merasakan betul efek baik ini. Serius.

Sebelumnya, saya sama sekali belum pernah masuk ke lapangan tenis, apalagi memainkannya. Tapi, sejak VINDES mengumumkan bakal menggelar event besar ini, saya nggak langsung ke lapangan tenis juga sih, tapi setidaknya mau mencari tahu para legenda pemain tenis di Indonesia. Tanpa VINDES Sport, barangkali saya jadi “anak durhaka” yang nggak tahu para pemain tenis terbaik Indonesia, seperti Angelique Widjaja, Romana Tedjakusuma, Christopher Rungkat, hingga Yayuk Basuki.

Maksud saya begini. Di saat federasi maupun masyarakat Indonesia mulai melupakan nama-nama atlet di atas, VINDES Sport hadir mengangkat kembali nama putra-putri terbaik bangsa ini. Sebab, kita tahu, negara ini sangat, sangat, minim apresiasi. Nggak sedikit cerita para atlet yang pernah mengharumkan nama Indonesia, tapi di masa tuanya hidup sebatang kara dan serba kekurangan secara ekonomi.

Tentu kita masih ingat dengan nasib pedih yang dialami Karni, atlet dayung yang pernah meraih tiga medali emas dan perak di SEA Games 1997. Pendayung berbakat ini sekarang menjadi tukang sapu dan hidup serba kekurangan. Karni hanya segelintir contoh kecil dari banyaknya atlet Indonesia yang nasibnya nggak diperhatikan oleh negara dan bahkan namanya dilupakan begitu saja.

Meski dikemas secara guyonan, TTT ini harusnya sih bisa menjadi refleksi dan intropeksi buat para federasi semua cabang olahraga. Event yang dikomandani duo kocak, Vincent dan Desta, ini secara nggak langsung telah menampar muka para penyelenggara tontonan olahraga di Indonesia yang gitu-gitu saja dan sangat membosankan. Dan, sudah semestinya event besar VINDES Sport dijadikan standar tontonan olahraga di Indonesia.

Terlepas dari itu, perhelatan akbar Tiba Tiba Tenis yang digagas VINDES Sport layak dinanti dan dirayakan. Mari sama-sama menyaksikan bagaimana Sultan Andara, Raffi Ahmad, menghadapi lawan tangguh Si Bocah Tua Nakal, Deddy Mahendra Desta, yang dikenal cerdik menyerang tanpa ampun dan  brutal ini. Jagoin mana nih, Raffi atau Desta?

Kalau saya sih nggak sabar lihat penampilan Enzy Storia di laga ini. Penasaran saja sama cewek asal Jakarta yang terbiasa memandu talkshow dengan ketawa cekikikan khas ini, tiba-tiba harus memukul bola tenis. Kayak apa, ya. Apakah Enzy bakal mengeluarkan semua jurus gimiknya selama pertandingan yang ia dapatkan dari sang maha guru, Vincent Rompies?

Betewe, buat kalian yang kalah war tiket, jangan syedih, masih bisa nonton di YouTube VINDES, kok. Sama sih, saya juga nggak kebagian tiket, tepatnya karena duit gajian habis buat cicilan BRI, jadi emang nggak beli. Hiks. Selamat menyaksikan!

Penulis: Jevi Adhi Nugraha
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA VINDES Tepok Bulu, Standar Baru Event Olahraga di Indonesia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 November 2022 oleh

Tags: enzy storiatenisVINDESyayuk basuki
Jevi Adhi Nugraha

Jevi Adhi Nugraha

Lulusan S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berdomisili di Gunungkidul.

ArtikelTerkait

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal Mojok.co

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal

27 Februari 2026
wimbledon tenis mojok

Wimbledon dan Aturan Pakaian Serba Putih

3 Juli 2021
Soleh Solihun (IG: Soleh Solihun)

Soleh Solihun, Si Mulut Racun yang Jujur dan Menghibur

14 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebumen Aneh, Maksa Merantau tapi Bikin Pengin Pulang (Wikimedia Commons)

Kebumen Itu Memang Aneh: Suka Memaksa Anak Muda untuk Segera Merantau, sekaligus Mengajak Kami untuk Segera Pulang

21 Maret 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini

19 Maret 2026
motor Honda Stylo 160: Motor Matik Baru dari Honda tapi Sudah Disinisin karena Pakai Rangka eSAF, Bagusan Honda Giorno ISS Honda motor honda spacy

Honda Stylo Adalah Motor Paling Tidak Jelas: Mahal, tapi Value Nanggung. Motor Sok Retro, tapi Juga Modern, Maksudnya Gimana?

15 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026
Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Butuh Kreativitas (Wikimedia Commons)

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Kalau Punya Uang Tak Terbatas dan Boleh Saya Akan Ubah Alfamart Jadi “Ruang Singgah Urban”

20 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.