Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

‘The Walking Dead’ Adalah Cerita Zombie Apocalypse Paling Masuk Akal

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
11 Juni 2021
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Sejak kecil, saya sering memainkan game-game bertema zombie seperti Resident Evil yang saya mainkan pada console PlayStation ataupun Left 4 Dead yang saya mainkan di PC.

Saya juga suka menonton sejumlah film zombie lainnya seperti I Am Legend yang tokoh utamanya diperankan Will Smith, World War Z yang tokoh utamanya diperankan Brad Pitt, dan Train to Busan yang tokoh utamanya diperankan Gong Yoo. Lalu, sejak kuliah sampai sekarang juga saya mengikuti series zombie seperti The Walking Dead dan spin-offnya yang berjudul Fear The Walking Dead.

ADVERTISEMENT

Seluruh judul yang saya sebutkan di atas pada intinya sih sama, yakni Zombie Apocalypse. Zombie Apocalypse ini intinya adalah suatu keadaan di mana peradaban manusia runtuh karena banyak manusia yang telah berubah jadi zombie. Umumnya, penyebab utama Zombie Apocalypse ini adalah virus yang memaksa otak manusia yang sudah meninggal dunia jadi aktif, dan menjadikan manusia tersebut jadi mayat hidup yang kerjanya memakan daging manusia lainnya.

Dari sekian banyak judul game, film, dan series yang bertemakan zombie, menurut saya The Walking Dead adalah pemenangnya. Kenapa? Lantaran musuh utama dalam series ini adalah manusia, bukan zombienya. Dalam series The Walking Dead, zombienya mudah sekali untuk dibunuh. Untuk membunuh zombie, cukup dengan menghancurkan otaknya saja dengan cara ditembak, ditusuk, dibakar, atau ditenggelamkan di dalam sungai. Intinya, sampai otak zombie yang memberi perintah pada tubuhnya itu tidak bisa berfungsi lagi.

Game-game bertemakan zombie seperti Resident Evil dan Left 4 Dead selalu memfokuskan tokoh utamanya untuk melawan zombie. Terlebih, zombie pada game ini ada yang bisa lari dengan cepat, ada yang seukuran Hulk, dan susah dikalahkan meskipun tokoh utamanya sudah menggunakan senjata api sekalipun. Demikian juga dengan apa yang disajikan film-film seperti I Am Legend, World War Z, dan Train to Busan. Zombienya susah banget buat dibunuh.

Berbeda dengan The Walking Dead, di mana zombienya mudah untuk dibunuh. Permasalahan utamanya tinggal bagaimana caranya untuk menghadapi zombie yang jumlahnya lebih dari satu. Tidak jarang, zombie suka jalan bergerombol seperti kawanan bebek dan ayam pada suatu peternakan unggas. Meskipun tidak bisa lari, kalau jumlahnya puluhan, bahkan ratusan, kan repot. Apalagi kalau tidak pegang senjata api dan manusianya kalah jumlah.

Di series The Walking Dead, selepas season kedua, para tokoh di series ini sudah mampu menghadapi zombie baik satu lawan satu maupun ketika tidak sengaja bertemu gerombolan zombie. Baik dengan kekuatan otot dengan cara membunuh mereka satu persatu, maupun menggunakan strategi tertentu seperti naik ke atap bangunan, berjalan memutar, atau menjebak mereka dengan menggunakan jebakan sederhana. Meskipun para tokoh series ini memegang senjata tajam bahkan sejata api sekalipun, para tokoh series ini berusaha untuk menghemat tenaga dan sumberdaya yang mereka miliki agar bisa disalurkan dalam keadaan yang lebih darurat.

Setelah mampu melawan zombie, fokus utama series ini malah bukan pada pencarian vaksin atau obat untuk menghentikan Zombie Apocalypse. Pasalnya, dalam series ini, meskipun tidak digigit zombie, semua manusia yang meninggal dunia akan berubah jadi zombie beberapa jam setelah meninggal dunia karena virus penyebab zombie tersebut sudah tertanam di seluruh tubuh manusia dan akan mengaktivasi dirinya ketika tubuh (inang) sudah mati. Oleh karena itu, manusia di series ini dipaksa untuk hidup kembali ke Zaman Batu tanpa adanya listrik, internet, kendaraan bermotor, dan sejumlah teknologi lainnya karena seluruh infrastruktur yang dibuat oleh manusia selama berabad-abad sudah lumpuh.

Baca Juga:

3 Hal yang Membuat Saya sebagai Penonton Kagum dengan Produksi Drama Korea Selatan selain Pemeran dan Alur Ceritanya

Serial Beef: Marah-marah Struktural yang Sureal

Secara sempurna, series ini menggambarkan bahwa manusia lebih berbahaya dari zombie. Di series ini, semua manusia rebutan makanan, rebutan obat-obatan, dan rebutan tempat tinggal. Para tokoh di series ini mulanya menjarah supermarket, toko senjata, toko elektronik, dan toko-toko lainnya yang mereka temui di jalan sambil berusaha membunuh atau menghindari zombie yang mereka temui sepanjang perjalanan. Setelah mendapat cukup makanan dan peralatan yang bisa digunakan, mereka mencari tempat untuk beristirahat seperti memasuki sejumlah bangunan yang mereka anggap aman dari zombie.

Ternyata, mereka tidak bisa sembarangan tidur begitu saja. Pasalnya saat tidur, ketika ancaman zombie tidak ada, ada ancaman lainnya yang lebih berbahaya, yaitu manusia lainnya yang menginginkan apa yang dimiliki oleh para tokoh dalam series ini. Makanan, obat-obatan, selimut, dan barang-barang yang mereka inginkan. Tidak jarang hal tersebut dilakukan dengan cara yang tidak mengenakan.

Untuk itulah, dalam series ini, manusia berkelompok dengan manusia lainnya untuk bertahan hidup, mencari apa saja yang bisa dimakan dan mereka gunakan untuk hidup dengan memasuki setiap bangunan yang mereka temui dalam perjalanan sambil bertahan hidup dari jutaan zombie yang ada. Dan tentu saja, sambil bertahan hidup dari incaran manusia-manusia lainnya yang berusaha merebut apa yang sudah mereka miliki.

Bahkan tidak jarang ada manusia yang pura-pura sakit padahal sehat demi bisa mendapatkan makanan dan juga tempat tinggal. Ada manusia yang pura-pura meminta pertolongan padahal itu jebakan untuk menjebak manusia maupun kelompok lainnya agar bisa diambil barang-barangnya. Ada yang kerjanya hanya memerintah manusia lainnya padahal dia sendiri tidak berbuat apa-apa sama sekali. Ada juga yang cuma jadi beban buat manusia lainnya karena semua tindakan dia nyusahin anggota kelompok lainnya, seperti lalai dalam membunuh zombie, menghilangkan stok makanan, sampai tindakan egoisnya yang merugikan anggota kelompok lainnya.

Dibandingkan Zombie Apocalypse yang diceritakan dalam game-game seperti Resident Evil dan Left 4 Dead, maupun pada film-film seperti I Am Legend, World War Z, dan Train to Busan, cerita pada series The Walking Dead ini lebih menarik untuk saya ikuti. Lantaran kita bisa melihat sifat asli seseorang saat lagi lapar-laparnya. Tidak ada aksi akrobatik seperti yang dilakukan Jill Valentine dalam Resident Evil atau Brad Pitt dalam World War Z, di sini fokusnya buat bertahan hidup dengan cara logis dan tidak lebay ala-ala film Hollywood gitulah.

Meskipun yah, pada akhirnya series ini lebih terlalu dipanjang-panjangkan dan banyak dramanya. Mulai dari drama percintaan yang biasa kita lihat pada sinetron dan FTV-FTV gitu sampai series yang suka dipanjang-panjangin dengan kisah yang suka bikin bosan karena terlalu panjang ceritanya.

The Walking Dead sudah sampai season 10 season dan masih belum tamat. Ada juga spin-offnya yang berjudul Fear The Walking Dead yang sudah sampai season 6 dan masih belum tamat juga. Dan ada juga spin-off tambahannya yang berjudul The Walking Dead: World Beyond yang baru tayang tahun kemarin. Meskipun begitu ya tetap saya tonton juga sih karena penasaran dengan endingnya bakalan kayak gimana.

Sumber Gambar: YouTube muslum deniz

BACA JUGA Mari Bersepakat bahwa Breaking Bad Adalah Sebaik-baiknya Serial Televisi dan tulisan Raden Muhammad Wisnu lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 November 2021 oleh

Tags: Hiburan TerminalserialThe Walking Deadzombie
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

bekerja dengan baik kerja 4 hari dalam seminggu mojok

Benarkah Bekerja dengan Baik Bikin Kita Dimanfaatkan oleh Bos dan Rekan Kerja?

1 Juni 2021
Iklan Nyebelin tapi Kocak yang Pernah Muncul di Televisi terminal mojok

Iklan-iklan Nyebelin tapi Kocak yang Pernah Muncul di Televisi

29 Juli 2021
The Last of Us: Beginilah Seharusnya Adaptasi Game Dibuat!

The Last of Us: Beginilah Seharusnya Adaptasi Game Dibuat!

21 Januari 2023
jakarta bebas rokok rokok andalan iklan sampoerna rokok mojok

Iklan Kritik Sosial Terbaik Jatuh kepada Sampoerna A Mild

11 Juli 2021
susu gratis segelas susu sapi perah mojok

Acara Bagi-bagi Susu Gratis di Sekolah Dasar Adalah Berkah bagi Saya

23 Juni 2021
Di Balik Keluguan Patrick Star, Ada Jiwa Diktator dalam Dirinya Saat Jadi Pemimpin terminal mojok.co

Di Balik Keluguan Patrick Star, Ada Jiwa Diktator dalam Dirinya Saat Jadi Pemimpin

13 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Semua orang tahu Jalan Juanda Ciputat dan Jalan Raya Sawangan adalah jalan neraka kemacetan

Semua orang tahu Jalan Juanda Ciputat dan Jalan Raya Sawangan adalah jalan neraka kemacetan

27 Juli 2026
Culture Shock Naik Kapal Batu Layar dari Lombok ke Surabaya: Penumpang Cekcok dengan Brimob dan Keributan Lainnya

Lombok jadi surga pariwisata, tapi bikin warganya cuma jadi penonton dari luar pagar kemewahan

23 Juli 2026
3 hal yang mendorong saya meninggalkan Alfagift dan beralih Klik Indomaret walau lebih mahal Mojok.co

3 hal yang mendorong saya meninggalkan Alfagift dan beralih Klik Indomaret walau lebih mahal

26 Juli 2026
Meski terancam DO karena modal nekat, kuliah akan selalu menjadi keputusan paling bijak yang pernah saya ambil

Meski terancam DO karena modal nekat, kuliah akan selalu menjadi keputusan paling bijak yang pernah saya ambil

28 Juli 2026
Akal-akalan pemandu yang bikin liburan di Lembang Bandung berakhir kecewa Mojok.co

Akal-akalan pemandu yang bikin liburan di Lembang Bandung berakhir kecewa

28 Juli 2026
Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos Mojok.co

Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos

28 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.