Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

‘The Cuts Indonesia’, Ajang Bakat Unik yang Bikin Saya Doyan ke Barbershop

Muhammad Ikhsan Firdaus oleh Muhammad Ikhsan Firdaus
4 Oktober 2020
A A
'The Cuts Indonesia', Ajang Bakat Unik yang Bikin Saya Doyan ke Barbershop terminal mojok.co

'The Cuts Indonesia', Ajang Bakat Unik yang Bikin Saya Doyan ke Barbershop terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Acara bertajuk pencarian bakat, sudah begitu lama menghiasi televisi Indonesia. Entah itu kompetisi menyanyi anak-anak, kompetisi memasak, kompetisi ngelawak, kompetisi sulap, hingga kompetisi menahan kerasukan makhluk halus. Dan yang akan saya bahas ini adalah The Cuts Indonesia yang cenderung beda dari yang lain.

Saya akui, menonton acara bertajuk kompetisi itu menyenangkan, saya bahkan sampai memiliki jagoan pada setiap acara ajang bakat yang saya saksikan. Bukan hanya menonton, saya juga pernah mengorbankan pulsa saya untuk mengirim banyak sms dukungan demi idola saya yang beraksi di televisi. Jika jagoan saya juara, tentu saya akan merasa senang, tapi jika tereleminasi, ya sudah pasti saya juga akan kecewa.

Banyaknya penonton pada setiap ajang pencarian bakat, juga menandakan bahwa sponsor akan datang mengantre, dan tentu ini adalah pemasukan penting bagi setiap stasiun televisi. Oleh karena itu, banyak sekali acara bertajuk kompetisi yang telah berhasil di pasar, akan dibuat terus season terbarunya setiap tahun.

Awal 2017, Trans 7 menayangkan salah satu ajang pencarian bakat yang terbilang baru di Indonesia. Acara tersebut mengadu keahlian para peserta dalam memangkas rambut, khususnya memangkas rambut pendek.

The Cuts Indonesia tayang setiap hari Minggu, di setiap episodenya para peserta akan beradu memangkas rambut seorang model dan dinilai oleh juri. Sama dengan ajang pencarian bakat kebanyakan, peserta yang paling buruk performanya akan dipulangkan. Hingga akhirnya tersisalah dua peserta, dan akan beradu dalam tajuk grand final.

Sebagai penonton, saya mengapresiasi hadirnya kompetisi The Cuts Indonesia, walau format ajang bakat sudah sangat biasa, tapi Trans 7 berani menghadirkan kompetisi memangkas rambut yang sepertinya pertama di Indonesia.

Memang pada tahun-tahun sebelum 2017, barbershop—pangkas rambut dengan fasilitas lengkap—lagi ramai bermunculan. Di jalan besar, mudah sekali menemukan barbershop. Pelanggannya pun terlihat cukup banyak, walau harganya bisa berkali-kali lipat dari pangkas rambut tradisional, tapi toh banyak juga orang yang memilih bercukur di barbershop.

Setiap barbershop berusaha melayani para pelanggannya dengan pelayanan maksimal, salah satunya adalah dengan merekrut barber atau tukang cukur yang berkualitas. Sebab dengan harga yang lebih tinggi dibanding pangkas rambut tradisional, barbershop harus memiliki kelebihan pada kualitas pekerjanya. Bekerja di tempat ber-AC, penampilan modis, dan berdedikasi terhadap seni, membuat profesi barber akhirnya cukup digandrungi.

Baca Juga:

Mengenal Ciri-ciri Gondes dari Pengamatan Saya Selama Hidup di Bantul, Pusat Gondes di Jogja

3 Rahasia yang Bikin Uniqlo Sukses di Industri Fashion

Sebelum membuat program The Cuts Indonesia, saya yakin Trans 7 telah melihat ekosistem yang sehat ini terjadi dalam dunia barbershop Indonesia. Ini juga menandakan bahwa ada pasar yang diharapkan bisa menyaksikan The Cuts Indonesia agar mereka dapat meraup keuntungan.

Selain itu, berkat menonton The Cuts Indonesia, saya jadi mengetahui bahwa laki-laki bisa sangat detail dalam urusan mencukur rambut. Sejak kecil, saya selalu mempercayakan rambut saya kepada pangkas rambut tradisional yang durasi cukurnya sangat singkat.

Sebelumnya, saya tidak pernah mempermasalahkan gaya rambut apapun. Setiap cukur rambut, saya selalu menunjuk gambar pada poster top collection. Walaupun setelah selesai cukur, rambut saya tidak mirip dengan yang digambar, tapi toh saya tetap membayar jasa tukang cukur tersebut. Bahkan, saya akan terus melakukan hal yang sama seperti ini ketika rambut saya sudah kembali panjang.

Setelah menonton The Cuts Indonesia beberapa episode, saya melihat para barber yang begitu teliti memangkas rambut para model. Mereka memperhatikan bentuk kepala, tipe rambut, transisi pada rambut, hingga ada efek shadingnya. Melihat hal yang baru seperti ini, saya jadi sedikit penasaran bagaimana jika sesekali saya cukur rambut di barbershop.

Tidak berselang lama, akhirnya saya memutuskan untuk cukur rambut di barbershop. Selain tempatnya yang lebih bersih dan adem, perbedaan mendasar adalah para barber-nya yang ramah dan mau menyarankan gaya rambut yang tepat untuk orang seperti saya. Walau harus mengeluarkan duit lebih, tapi sesekali boleh juga untuk cukur di barbershop. Akhirnya, kebiasaan saya bercukur berubah karena acara The Cuts Indonesia.

Sebagai ajang bakat, The Cuts juga sudah memiliki juri yang kompeten. Jurinya juga berasal dari latar belakang yang berbeda, tapi memiliki benang merah yang serupa, ada barber terkenal Hanoch Sitompul, ada aktor Alex Abbad, ada Wak Doyok pria fashionable dari Malaysia, dan ada juga Claudia Adinda fashion designer.

Tapi, The Cuts Indonesia bukan tidak memiliki kekurangan. Kurangnya rasa dekat antara peserta dan penonton adalah sebuah kendala. Bagi saya, ruh dari acara kompetisi adalah kedekatan antara peserta dan penonton.

Ketika menonton The Cuts Indonesia, saya merasa seru saja, tapi hampa. Saya tidak bisa bersimpati dengan para peserta. Tidak ada seseorang yang bisa saya jagokan untuk memenangi kompetisi tersebut. Entahlah, mungkin karena ajang bakat ini kurang memiliki bumbu drama atau hal non teknis lainnya.

Saya tidak tahu, apakah saat itu program ini lantas menguntungkan Trans 7 atau tidak. Tapi, sebenarnya hingga saat ini saya menantikan The Cuts Indonesia season kedua. Tentu dengan beberapa perbaikan, agar lebih seru.

Photoby Luis Quintero via Pexels.com

BACA JUGA Cara Ampuh Memperbaiki Jam Tidur Adalah dengan Memiliki Tanggung Jawab dan tulisan Muhammad Ikhsan Firdaus lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Januari 2022 oleh

Tags: fashionprogram televisi
Muhammad Ikhsan Firdaus

Muhammad Ikhsan Firdaus

Pemuda yang memiliki cita-cita dapat mengunjungi berbagai negara di Asia.

ArtikelTerkait

3 Kesamaan Garut dan Madura Selain Dikenal sebagai Penghasil Tukang Cukur terminal mojok.co

3 Kebiasaan Tukang Cukur yang Harusnya Ditinggalkan

16 November 2020
ngeprank

Pura-Pura Diculik Demi iPhone X: Ngeprank?

26 Juli 2019
Nobatkan Indosiar sebagai Stasiun TV Paling Kreatif yang Pernah Ada! terminal mojok.co

Nobatkan Indosiar sebagai Stasiun TV Paling Kreatif yang Pernah Ada!

6 Februari 2021
5 Pembagian Kerja Kuli Berdasarkan Fashion yang Dikenakan terminal mojok.co

5 Pembagian Kerja Kuli Berdasarkan Fashion yang Dikenakan

30 November 2020
benci produk luar backstreet boys Cynantia Pratita Perlu Membawakan Lagu Post-Hardcore Ini di Indonesian Idol terminal mojok tita idol tita indonesia idol vokalis band metal

Cynantia Pratita Perlu Membawakan Lagu Post-Hardcore Ini di Indonesian Idol

3 Desember 2020
Bikin Solid hingga Nggaya dengan ‘Gwajam’, Jaket Angkatan di Kampus Korea Selatan terminal mojok

Bikin Solid hingga Nggaya dengan ‘Gwajam’, Jaket Angkatan di Kampus Korea Selatan

6 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini

19 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026
Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026
Normalisasi Utang Koperasi demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah Seperti Keluarga Mojok.co

Normalisasi Utang Koperasi Kantor demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah seperti Keluarga

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.