Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Terminal Tambak Osowilangon di Surabaya Butuh Inovasi Agar Tidak Sepi

Tiara Uci oleh Tiara Uci
9 Mei 2023
A A
Terminal Tambak Osowilangon di Surabaya Butuh Inovasi Agar Tidak Sepi

Terminal Tambak Osowilangon di Surabaya Butuh Inovasi Agar Tidak Sepi (Mujiono Maruf via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Di Surabaya, nama Terminal Tambak Osowilangon tak sepopuler Terminal Purabaya (Bungur) atau Terminal Joyoboyo yang ada di dalam Kota Surabaya. Terminal Tambak Osowilangon berada di sisi barat Surabaya yang berbatasan dengan wilayah Gresik. Terminal ini dikelilingi tambak garam, pergudangan, dan kawasan industri. Lantaran sering dilewati truk gandeng dan kendaraan besar lainnya, jalan menuju terminal ini cukup padat dan sering macet.

Dulu, bus jarak menengah dan jauh dari barat masuk ke dalam kota Surabaya dengan pangkalan yang berada di Terminal Jayengreno (Jembatan Merah). Lantaran daerah ini merupakan pusat perdagangan dan industri di Surabaya, kehadiran Terminal Jayengreno yang menampung berbagai moda transportasi umum membuat jalannya tampak semrawut dan terlalu padat sehingga Pemkot Surabaya membangun Terminal Tambak Osowilangon yang lokasinya agak jauh dari pusat kota dengan lahan yang cukup luas dan mulai diresmikan pada tahun 1994.

Awalnya, Terminal Tambak Osowilangon digunakan untuk bus antarkota, terutama bus jurusan Surabaya ke Bojonegoro, Cepu, Tuban, Gresik, Malang, Semarang, dan Jember. Terminal ini juga menjadi tempat berhentinya angkutan dan bus kota (baca: bus Damri yang melayani rute di dalam kota Surabaya, termasuk rute dari Terminal Tambak Osowilangon ke Terminal Bungurasih).

Saya sering menggunakan Terminal Tambak Osowilangon saat bepergian dari Surabaya ke Bojonegoro, begitu juga sebaliknya. Saya besar di Bojonegoro, dan ketika masih kecil, saya sering diajak orang tua berbelanja ke Jembatan Merah Plaza dan Pasar Turi menggunakan bus. Dulu kami selalu berhenti di Terminal Tambak Osowilangon untuk kemudian berpindah moda transportasi menggunakan angkutan menuju JMP dan Pasar Turi. Makanya saya cukup familier dan akrab dengan terminal ini dari dulu sampai sekarang.

Mulai sepi

Seiring berjalannya waktu, Terminal Tambak Osowilangon yang dulunya cukup ramai, berangsur-angsur sepi. Berbarengan dengan makin jarangnya bemo dan semakin banyaknya kendaraan pribadi, terminal ini seolah tak lagi dibutuhkan.

Saya mulai melihat banyak stand makanan di dalam terminal yang perlahan-lahan tutup. Saat ini, hanya satu dua stand yang masih buka. Toilet yang dulunya bagus dan bersih mulai terlihat tua dan atapnya bolong-bolong. Beberapa bus antarkota yang dulunya beroperasi mulai gulung tikar. Praktis, terminal ini hanya menyisakan beberapa bus jurusan Bojonegoro, Cepu, Tuban, dan Gresik. Itu pun dengan armada yang terbatas dan ala kadarnya.

Jika Anda naik bus dari Terminal Tambak Osowilangon ke Bojonegoro misalnya, Anda tidak memiliki banyak pilihan. Tidak ada bus patas, sebab armadanya hanya bus ekonomi. Itu pun kadang penumpang tidak bisa memilih yang ada AC-nya. Jadwal busnya juga tidak 24 jam nonstop, seingat saya hanya sampai jam 7 malam.

Hal ini mungkin terjadi karena terminal mulai sepi penumpang, sehingga intensitas busnya pun terbatas. Dulu, di dalam Terminal Tambak Osowilangon ada bus Damri yang melayani rute di dalam Kota Surabaya. Namun kini, bus Damri pun telah berhenti beroperasi.

Baca Juga:

Meski Keras dan Bisa Kejam, Faktanya Jakarta Bisa Bikin Rindu. Tapi Maaf, Saya Memilih Tidak Lagi Merantau dan Pulang ke Surabaya

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

Jika Terminal Tambak Osowilangun adalah manusia, dia telah kehilangan banyak hal dan mulai kesepian. Andai bisa bicara, barangkali terminal ini sudah berteriak minta tolong. Di satu sisi, kesepian membuatnya ingin disuntik mati. Namun di sisi lain, masih ada pedagang kecil dan bus antarkota yang harus tetap beroperasi mengantarkan penumpang yang tak seberapa.

Mulai sepi sejak tahun 2012

Sebenarnya, tanda-tanda sepinya Terminal Tambak Osowilangon sudah ada sejak tahun 2012 lalu. Bahkan waktu itu seluruh sopir bus jurusan Semarang pernah melakukan mogok dan tak mau beroperasi. Mogok massal tersebut sempat membuat bus Surabaya-Bojonegoro juga ikutan mogok dan mengakibatkan saya tidak bisa pulang kampung selama lebih dari seminggu.

Ada beberapa upaya yang coba dilakukan Pemkot Surabaya agar Terminal Tambak Osowilangon kembali ramai dikunjungi banyak orang. Sayangnya, usaha tersebut seolah tidak menghasilkan apa-apa selain kesia-siaan.

Pedagang di dalam bus juga banyak yang mengeluh tentang sepinya terminal sehingga berimbas pada sepinya dagangan mereka. Menurut para pedagang, salah satu penyebab sepinya karena banyak armada bus yang tidak berhenti di dalam terminal dan hanya ngetem di depan pintu masuk. Tidak adanya pengunjung di dalam terminal otomatis membuat dagangan mereka sepi pembeli.

Pemkot juga masih berusaha menolong Terminal Tambak Osowilangon dengan menambah koridor Suroboyo Bus sampai ke terminal ini untuk mengganti bus Damri yang sudah tidak beroperasi. Akan tetapi, usaha tersebut rasanya terlambat. Kondisi terminal sudah telanjur sepi, sehingga kehadiran Suroboyo Bus tidak memberikan efek signifikan.

Meski begitu, saya tetap berharap Suroboyo Bus tidak ikutan berhenti beroperasi hanya karena penumpangnya masih sepi. Jika tidak ada Suroboyo Bus, orang-orang yang naik bus dari arah Bojonegoro, Tuban, dan Gresik, setelah berhenti di Terminal Tambak Osowilangon dan mau masuk ke Kota Surabaya harus naik apa? Mosok naik ojol.

Seharusnya Pemkot Surabaya menghidupkan kawasan sekitar terminal

Menurut saya, sepertinya Pemkot Surabaya harus membuat tempat wisata atau menghidupkan kawasan sekitar Tambak Osowilangon agar didatangi banyak orang. Jika aktivitas di sekitar terminal ramai, siapa tahu terminal ini kembali hidup.

Ketika rencana Piala Dunia U-20 digelar di Gelora Bung Tomo, saya cukup senang. Lokasi Stadion GBT lebih dekat dengan Terminal Tambak Osowilangon ketimbang Terminal Purabaya. Harapannya, keramaian agenda di GBT bisa membuat ini ikut didatangi banyak pengunjung. Sayangnya, agenda tersebut batal dan terminal ini tak jadi merasakan kemeriahan apa pun.

Meskipun semakin hari semakin sepi, saya berharap Pemkot Surabaya tetap memberikan pertolongan kepada Terminal Tambak Osowilangon agar tetap bisa beroperasi dan tidak tutup begitu saja. Sebab, di terminal ini, masih ada orang-orang kecil yang mencoba mengais rezeki demi menyambung hidup.

Di depan terminal, ada bangunan terbengkalai yang cukup luas. Jika Pemkot bisa memanfaatkan bangunan tersebut dan memberikan inovasi seperti membangun pasar, pusat perdagangan, atau arena bermain dan tempat wisata, mungkin saja bisa membuat terminal kembali bernyawa.

Akhir kata, semoga ke depannya kita semua bisa menikmati kembali suasana ramai di terminal ini ya, Rek.

Penulis: Tiara Uci
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Keistimewaan Royal Plaza Surabaya yang Bikin Pengunjung Membeludak Jelang Lebaran.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Mei 2023 oleh

Tags: SurabayaTerminalTerminal Tambak Osowilangon
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

Sidoarjo yang Nyatanya Membuat Wisatawan Resah dan Heran (Unsplash)

Sidoarjo yang Membuat Wisatawan Bertanya-tanya, Antara Resah dan Heran karena ini Bukan Kabupaten tapi Kota yang Menyamar

28 Oktober 2025
Royal Plaza Surabaya Makin Mewah, Nggak Cocok Jadi Mal Sejuta Umat Lagi

Royal Plaza Surabaya Makin Mewah, Nggak Cocok Jadi Mal Sejuta Umat Lagi

11 Desember 2024
Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi Mojok.co

Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi

24 Februari 2026
tiket.com, Solusi Miskinnya Transportasi Bandara Juanda Surabaya (Unsplash)

Fitur Jemputan Bandara dari tiket.com Adalah Solusi Miskinnya Transportasi di Bandara Juanda Surabaya

24 April 2024
Naik Transportasi Umum di Surabaya Adalah Simbol Kemiskinan, tapi Saya Tidak Malu Menggunakannya

Naik Transportasi Umum di Surabaya Adalah Simbol Kemiskinan, tapi Saya Tidak Malu Menggunakannya

14 Juni 2023
Kalianak dan Benowo, Jalur Gresik-Surabaya yang Bahaya dan Kerap Banjir, Pengendara Honda Beat Kudu Hati-hati!

Kalianak dan Benowo, Jalur Gresik-Surabaya yang Bahaya dan Kerap Banjir, Pengendara Honda Beat Kudu Hati-hati!

19 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

1 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.