Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Terminal di Bogor Masih Belum Berfungsi Maksimal: Eksistensinya Antara Ada dan Tiada

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
17 Februari 2025
A A
Membayangkan Apa yang Akan Terjadi Jika di Bogor Tidak Ada Angkot terminal di bogor

Membayangkan Apa yang Akan Terjadi Jika di Bogor Tidak Ada Angkot (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Terminal di Bogor eksistensinya dipertanyakan. Kalau dianggap ada, kok kayak nggak berguna. Kalau dianggap nggak ada, kok gede banget di mata

Sebagai transportasi andalan warga Bogor, sampai dengan saat ini, angkot memang belum sempurna jika dilihat dari berbagai aspek. Keluhan soal kurang nyaman, ngetemnya lama betul, hingga kadang bikin waswas karena ada saja pencopet yang melakukan aksi, menjadi keluhan permanen yang muncul sesekali hingga saat ini.

Polemik tersebut sudah ada sejak lama; saat saya masih SD sampai dengan dewasa ini. Jika ingatan saya tidak berkhianat, belum ada perubahan. Entah karena para regulator (meski sudah berganti kepemimpinan) memang merasa sudah nyamannya begitu, tidak tahu apa yang harus dilakukan, atau memang tidak peduli keluhan dari para pengguna angkot.

Tidak berhenti sampai di situ. Hal lain yang masih luput dari perhatian adalah fungsi dari terminal di Bogor. Jika diibaratkan, terminal sama seperti rumah singgah bagi para angkot. Dan selayaknya gambaran rumah ideal pada umumnya, rumah yang baik adalah tempat yang nyaman untuk ditinggali.

Tidak melulu soal mahal atau mewah. Tapi, bisa membikin nyaman. Entah dari sisi supir maupun penumpang. Apakah hal ini menjadi perhatian atau paling tidak dipertimbangkan? Jika melihat kondisi sekaligus fungsi dari terminal yang ada di Bogor selama ini, rasanya tidak berlebihan jika saya merasa ragu.

Angkot pada ngetem di luar

Memang, sempat ada wacana bahwa terminal Baranangsiang yang terletak di kawasan kota Bogor dan dekat dengan pintu tol Jagorawi, dapat terhubung dengan layanan LRT dengan trase LRT Cibubur-Bogor. Namun, tentu saja itu akan menjadi proyek jangka panjang. Dengan catatan, jika memang masih diseriusi.

Okelah, hal itu bisa sambil didiskusikan, masuk wacana jangka panjang, sambil dipikirkan bagaimana langkah strategis ke depannya. Namun, bukan berarti hal-hal yang berkelanjutan dan dialami sehari-hari diabaikan.

Salah satu yang menjadi sorotan, tapi sepertinya dianggap sepele soal fungsi terminal di Bogor: sejauh ini, banyak sekali angkot yang alih-alih antre dengan rapi keluar-masuk terminal, malah ngetem di luar terminal. Bahkan, di depan terminal itu sendiri. Hal ini seperti dianggap wajar, karena nyaris selalu dibiarkan begitu saja. Kalaupun rapi, bisa dihitung jari. Hanya sesekali.

Baca Juga:

Beat Deluxe Merah-Hitam, Motor Honda yang Menjadi Saksi Kejayaan Warga Pamekasan yang Sekarang Menjadi Bos Warung Madura

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

Makanya, nggak heran di beberapa titik terminal yang ada, di situ pula kemandekan angkot dan kendaraan lainnya kerap terjadi. Hehehe.

Sebut saja terminal Baranangsiang, terminal Laladon, terminal Bubulak, terminal Merdeka, dan terminal Cibinong. Semua terminal yang disebutkan ini, punya pemandangan serupa: angkot yang menumpuk di depan terminal, bukan rapi di dalam terminal. Lucu, sekaligus miris di waktu berbarengan.

Jadi, fungsi terminal di Bogor ini buat apa? Pajangan, sebagai formalitas saja, dan yang penting ada, kah?

Terminal di Bogor wajib dimaksimalkan

Padahal, jika fungsi terminal bisa dimaksimalkan dengan baik, tertib dan teratur adalah dua kata yang layak disematkan kepada angkot beserta supirnya. Ruas jalan tidak akan menyempit karena angkot yang menumpuk. Kemacetan, paling tidak bisa diminimalisir. Tidak melulu dikeluhkan tanpa adanya usaha sedikit pun.

Toh, seharusnya penertiban sehari-hari dan berkelanjutan bisa dilakukan selama dilakukan dengan benar dan rasa tanggung jawab dari pihak yang berwajib atau bertugas, kan?

Petugas yang bertanggungjawab dalam hal ini digaji, lho. Artinya, malas tidak bisa dijadikan alasan. Apalagi dengan dalih, “Ah, emang susah diatur dari sananya.” Semestinya nggak bisa begitu, nggak boleh begitu.

Membenahi terminal di Bogor dari segi bangunan dan/atau tampilan, selama anggarannya ada, meski tidak selalu mudah, barangkali bisa dilakukan kapan pun. Tapi, saya pikir, akan sia-sia jika fungsi terminal tidak ikut dibenahi. Angkot malah dibiarkan begitu saja di depan, pinggir, pintu masuk-keluar terminal tanpa adanya usaha.

Maksud saya begini. Keberadaan terminal dan fungsinya itu vital bagi banyak sekali angkot maupun transportasi umum lainnya. Pengaruh dalam lingkup yang lebih besar, bisa membikin kondisi jalanan lebih teratur. Para penumpang di sekitar terminal bisa diangkut secara bergilir.

Teorinya demikian. Terkesan mudah? Iya. Tapi, sampai sekarang masih sulit dilakukan secara konsisten oleh siapa pun yang bertanggungjawab. Nggak percaya? Hasilnya, ya, lihat saja kondisi jalanan di sekitar terminal yang ada di Bogor sehari-harinya. Hehehe.

Reminder tersebut memang nggak menjamin akan meminimalisir kemacetan atau menurunkan angka kemacetan. Tapi, seenggaknya unek-unek ini bisa disampaikan. Ya, ada usaha nyata dulu gitu.

Penulis: Seto Wicaksono
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Membayangkan Apa yang Akan Terjadi Jika di Bogor Tidak Ada Angkot

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Februari 2025 oleh

Tags: Angkotbogorterminal bogor
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

7 Kuliner yang Wajib Dicicipi di Jalan Suryakencana Bogor Terminal Mojok

7 Kuliner yang Wajib Dicicipi di Jalan Suryakencana Bogor

25 Agustus 2022
Jalan Sholeh Iskandar Bogor Dianaktirikan Pemkot, Kondisinya Parah

5 Aturan Tidak Tertulis Saat Mengendarai Motor di Bogor, Patuhi ketimbang Jadi Gila dan Tak Selamat di Jalan!

27 Juli 2025
Orang Lemah Nggak Cocok Hidup di Bogor (Unsplash)

4 Pertanyaan Memuakkan yang Ditanyakan Berulang-ulang pada Orang Bogor

11 Juni 2025
4 Hal yang Wajar di Bogor tapi Tidak Lumrah di Jakarta

Nasib Pejalan Kaki di Bogor: Dianggap Penyebab Macet dan Selalu Dirampas Haknya

8 November 2025
Kendaraan Plat F Lebih Beringas daripada Plat B Jabodetabek Mojok.co

Alasan Pengendara Plat F Jauh Lebih Brutal dan Ditakuti daripada Plat B di Jalanan Jabodetabek

2 Juni 2025
Angkot Malang yang Bikin Perantau Bingung Mojok.co

Angkot Malang yang Bikin Perantau Newbie Bingung

14 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali Mojok.co

Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali

29 Januari 2026
Kawali, Kecamatan Istimewa di Kabupaten Ciamis yang Jarang Dilirik. Hanya Dilewati Wisatawan yang Fokus ke Pangandaran

Kawali, Kecamatan Istimewa di Kabupaten Ciamis yang Jarang Dilirik. Hanya Dilewati Wisatawan yang Fokus ke Pangandaran

26 Januari 2026
6 Tips Makan Soto Ayam Jalan Bank H. Loso Purwokerto Agar Makin Nikmat Mojok.co

6 Tips Makan Soto Ayam Jalan Bank H. Loso Purwokerto agar Makin Nikmat

26 Januari 2026
Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

31 Januari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
Kos LV di Jogja Isinya Maksiat, tapi Tetap Laku Diburu Mahasiswa (Unsplash) kos campur

Pindah dari Kos LV ke Kos Campur Ternyata Keputusan Buruk, Bukannya Tenang dari Desahan, Malah Tambah Sengsara

29 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.