Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Terkuak! Inilah Makna Tersembunyi di Balik Logo Korpri!

Andri Saleh oleh Andri Saleh
23 September 2021
A A
Terkuak! Inilah Makna Tersembunyi di Balik Logo Korpri! terminal mojok.co

Terkuak! Inilah Makna Tersembunyi di Balik Logo Korpri! terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Di dunia ini, ada begitu banyak misteri yang belum terpecahkan. Sebut saja misteri segitiga bermuda, alien, atau Unidentified Flying Object (UFO). Sampai detik ini, misteri-misteri itu masih belum bisa terpecahkan secara ilmiah.

Sebagai seorang PNS, tentunya bukan kapasitas saya mengungkap misteri-misteri besar itu. Saya hanya bisa mengungkap misteri-misteri yang bersifat sederhana dan remeh-temeh, salah satunya adalah logo Korpri. Iya, logo Korpri. Tahu, kan, logo Korpri?

Buat saya, logo Korpri menyimpan misteri yang sangat dalam. Coba, deh, lihat dengan saksama. Logo Korpri yang tersusun dari elemen pohon rimbun, rumah, pilar, dan kepakan sayap, itu nggak ada relevansinya sama sekali dengan profesi anggota Korpri.

Meski saya sudah baca berulang-ulang makna logo Korpri di Wikipedia dan website resmi instansi pemerintah, saya masih yakin ada makna lain yang jadi misteri terselubung di balik logo Korpri itu.

Apa saja, sih, misteri yang ada di balik logo Korpri? Yuk, kita bedah satu persatu.

Pertama, pohon rimbun. Menurut informasi resminya, pohon rimbun ini tersusun dari 17 ranting, 8 dahan, dan 45 daun. Ini melambangkan perjuangan Korpri yang dimulai sejak proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945. Iya, sih, benar. Tapi, kok, ya, nganu, ya. Agak maksa gitu.

Kalau menurut saya, sih, pohon rimbun itu melambangkan keteduhan, ketenangan, dan kenyamanan. Ini identik dengan profesi PNS yang notabene anggota Korpri. Profesi PNS, kan, boleh dibilang profesi yang nyaman. Pekerjaan dan penghasilan yang stabil, dapat uang pensiun, dan punya SK yang bisa digadaikan kalau lagi kondisi darurat. Kurang nyaman apa, coba?

Kedua, rumah. Makna resminya adalah rumah itu sebagai tempat dan wahana pemersatu seluruh anggota Korpri sekaligus perekat bangsa. Ini malah lebih maksa lagi. Kan, nggak mesti rumah juga kalau mau melambangkan pemersatu dan perekat. Bisa yang lain-lain yang lebih sederhana. Lem, misalnya. Wqwqwq.

Baca Juga:

4 Alasan Pegawai P3K Baru Harus Pamer di Media Sosial

Tunjangan Kinerja buat ASN, Beban Kerja buat Honorer, di Mana Adabmu?

Menurut saya, rumah melambangkan kemapanan seseorang. Semakin bagus rumahnya, semakin mapan orangnya. Makanya, setiap PNS (yang notabene anggota Korpri) itu biasanya berlomba-lomba menggadaikan SK-nya untuk berbagai keperluan yang berkaitan dengan rumah. Entah itu membeli rumah, mencicil rumah, atau minimal renovasi rumah. Pokoke rumah, wes. Biar kelihatan mapan, gitu.

Ketiga, pilar. Nggak ada makna tersendiri untuk elemen pilar ini. Kalau informasi resminya, makna pilar itu menyatu dengan elemen rumah tadi. Ya, semacam perekat bangsa gitu, lah.

Menurut saya, sih, poin penting justru ada di elemen pilar ini. Di logo Korpri itu, ada 5 pilar yang berjejer menyangga atap rumah. Ini memberikan makna bahwa tanggal 5 adalah tanggal kritis bagi para PNS (yang notabene anggota Korpri), khususnya yang punya cicilan rumah.

Setelah gajian di tanggal 1, gaji akan didistribusikan secara sempurna ke berbagai pihak. Entah itu cicilan, keperluan rumah tangga, atau bayar utang. Pastinya, tanggal 5 sudah kritis. Dan, yang paling besar kontribusinya dalam penyerapan gaji adalah cicilan rumah.

Keempat, sayap yang mengepak. Kalau makna resminya, sayap yang mengepak ini melambangkan pengabdian dan perjuangan Korpri untuk mewujudkan organisasi yang mandiri dan profesional. Ini terlalu mengawang-ngawang dan pastinya ora mashoook!

Menurut saya, simpel saja. Makna dari sayap yang mengepak adalah seorang PNS (yang notabene anggota Korpri) itu harus punya cita-cita tinggi. Kalau pensiun nanti, perlu membuat baliho semacam baliho Kepak Sayap Kebhinnekaan yang viral kemarin itu. Siapa tahu bisa jadi anggota wakil rakyat yang terhormat. Lumayan, kan?

Nah, itulah makna tersembunyi di balik logo Korpri yang sempat jadi misteri. Kalau boleh usul, sih, logo Korpri itu baiknya diganti saja dengan sesuatu yang lebih relevan. Tapi, sampai paragraf terakhir ini ditulis, saya belum terpikirkan kira-kira gambar apa yang cocok untuk menggantikan logo Korpri. Masih jadi misteri, kayaknya. Ehehe~

Sumber Gambar: Wikipedia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 September 2021 oleh

Tags: logo korpripns
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

Kini Kita Tahu Alasan Anak Muda Ogah Menjadi PNS (Unsplash)

Kini Kita Tahu Alasan Anak Muda Ogah Menjadi PNS

10 Mei 2023
Wahai Karyawan Startup, Dosen, dan PNS, Bergabunglah dengan Serikat Pekerja!

Prabu Yudianto Menjelaskan Cara dan Pentingnya Membangun Serikat Pekerja

20 April 2023
Cara Gadai SK ke Bank: Syarat, Ketentuan, dan Produk-produk yang Harus Diketahui

Cara Gadai SK ke Bank: Syarat, Ketentuan, dan Produk-produk yang Harus Diketahui

1 Oktober 2022
15 Istilah yang Sering Digunakan dalam Kegiatan Instansi Pemerintah PNS

Kita Sebaiknya Nggak Perlu Nyinyir PNS yang Menuntut Upah Layak

23 Mei 2022
3 Alasan PNS Seharusnya Nggak Usah Lembur terminal mojok

3 Alasan PNS Seharusnya Nggak Usah Lembur

4 Oktober 2021
CPNS 2024 Angkatan Paling Sial, Saya Terpaksa Tetap Cari Lowongan Kerja Sambil Menunggu Pengangkatan Mojok.co

CPNS 2024 Angkatan Paling Sial, Saya Terpaksa Tetap Cari Lowongan Kerja Sambil Menunggu Pengangkatan

14 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.