Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Teori Konspirasi Isi Bensin Angka Ganjil yang Bikin Hidup Lebih Ribet tapi Mungkin Berguna

Ken Elsaning Savitri oleh Ken Elsaning Savitri
21 November 2024
A A
Teori Konspirasi Isi Bensin Angka Ganjil yang Bikin Hidup Lebih Ribet tapi Mungkin Berguna

Teori Konspirasi Isi Bensin Angka Ganjil yang Bikin Hidup Lebih Ribet tapi Mungkin Berguna

Share on FacebookShare on Twitter

Isi bensin angka ganjil mungkin belum masuk daftar teori konspirasi kelas dunia seperti “pendaratan di bulan itu bohongan” atau “Mark Zuckerberg itu alien,” tapi buat sebagian orang, ini sudah jadi ritual sakral, termasuk saya. Teori ini datang dari pengalaman pribadi dan tentu saja gosip tetangga. Angka ganjil bikin hidup lebih aman dari kemungkinan nakalnya petugas pom bensin.

Mungkin teori ini terdengar seperti teori yang dikarang di grup WhatsApp keluarga. Tapi buat saya masuk akal juga kalau dipikir-pikir.

Dulu, sebelum saya mengilhami teori ini, kalau saya masuk pom bensin, saya akan dengan pede bilang, “Isi Rp100.000, Mbak/Mas.” Angka genap ini jelas mainstream. Saking mainstream-nya, petugas langsung mencet satu tombol aja, dan jreng, bensin masuk. Tapi, masalahnya, ini gampang banget digunakan. Apa benar angka itu menunjukkan bensin yang masuk sesuai? Bagaimana kalau sebenarnya hanya Rp98.000, tapi kita terlalu sibuk mengintip layar HP atau terlalu sibuk nyari dompet untuk menyadarinya?

Nah, di sinilah teori angka ganjil muncul sebagai game-changer. Kalau kamu bilang, “Isi Rp103.000, Mbak/Mas,” petugas nggak bisa cuma modal pencet satu tombol. Mereka harus mencet angka satu-satu. Harus fokus. Harus hati-hati. Sebentar, siapa tahu mereka sambil mikir, Ini orang niat banget sih isi Rp103.000? Kenapa nggak genep Rp100.000 aja? Tapi ya, itulah intinya: bikin mereka nggak punya waktu untuk berpikir macam-macam atau main-main.

Kenapa (harus) isi bensin angka ganjil?

Angka ganjil ini dipercaya sebagai strategi untuk mencegah kecurangan. Dengan angka yang tidak bulat, petugas harus memasukkan nominal secara presisi. Dengan begini, mereka nggak bisa cuma klik satu tombol dan bersantai. Jadi, isi angka ganjil ini semacam “protes kecil” yang bikin mereka lebih berhati-hati dan, setidaknya dalam teori, memastikan bensin yang kamu bayar benar-benar masuk ke tangki kendaraanmu.

Meski teori ini belum terbukti secara ilmiah (dan sejujurnya, siapa yang mau bayar risetnya?), banyak orang yang percaya. Minimal, angka ganjil memberikan efek psikologis. Kita merasa lebih berdaya, lebih aman, dan sedikit lebih pintar dari sistem.

Nah, gimana kalau tetap mau isi angka genap? Toh, ganjil begitu merepotkan.

Ya nggak apa-apa juga sih kalau tetap isi genap. Pasti ada juga orang yang malas ribet. “Ngapain sih repot-repot bikin angka ganjil segala? Hidup udah susah, jangan tambah-tambahin kerjaan!” Tapi buat saya, kalau langkah sekecil ini bisa mengurangi risiko kecurangan, kenapa tidak? Apalagi kalau kamu adalah tipe orang yang menikmati hal-hal kecil yang bikin hidup lebih seru.

Baca Juga:

5 Alasan Saya Menyesal Tidak “Hijrah” Jadi Pelanggan SPBU Shell sejak Dahulu

3 Hal yang Saya Benci Ketika Mengisi Bahan Bakar di SPBU Pertamina

Apa teori ini selalu ampuh?

Tentu saja, isi bensin angka ganjil bukan jaminan hidup tanpa masalah. Kalau pom bensin itu benar-benar nakal, mau isi angka ganjil, genap, atau pakai kode rahasia, atau bahkan morse, tetap saja mereka bisa nyari celah. Tapi, buat sebagian orang, langkah ini adalah bentuk usaha. Seperti kata pepatah, lebih baik mencegah daripada menyesal alias yakin usaha sampai.

Seandainya teori ini diterapkan oleh seluruh rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, orang-orang ramai-ramai isi bensin dengan angka ganjil, pom bensin mungkin bakal jadi lebih jujur, atau minimal lebih sibuk. Petugas pom bensin harus kerja lebih teliti, dan kita semua merasa sedikit lebih aman—walaupun, jujur saja, ini lebih ke soal sugesti daripada bukti nyata.

Jadi, buat kamu yang belum pernah mencoba, nggak ada salahnya bikin hidup lebih ribet dengan isi bensin angka ganjil. Kalau teori ini ternyata salah, anggap saja kamu sedang mempraktikkan seni membuat hidup lebih seru.

Penulis: Ken Elsaning Savitri
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 7 Hal yang Bisa Dilakukan di SPBU selain Mengisi Bahan Bakar

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 November 2024 oleh

Tags: bbmisi bensin angka ganjilkecuranganpom bensin
Ken Elsaning Savitri

Ken Elsaning Savitri

Peminat Ilmu Komunikasi & Seni Persuasi. Mampu memenangkan debat dan negosiasi dengan siapa saja, kecuali saat berhadapan dengan keinginan self-reward diri sendiri

ArtikelTerkait

Berkali-kali Kehabisan Bensin Setelah Isi di Pertamini, Apakah Mesin Tersebut Bisa Dipercaya?

Berkali-kali Kehabisan Bensin Setelah Isi di Pertamini, Apakah Mesin Tersebut Bisa Dipercaya?

10 Januari 2025
3 Hal yang Saya Takutkan Saat Isi Bensin di SPBU Self Service sebagai Introvert isi bensin

Cara Isi Bensin yang Jelas Lebih Masuk Akal Menghindari Kecurangan Oknum SPBU daripada Pakai Angka Ganjil yang Ribet dan Kocak

23 November 2024
Dosa SPBU Pertamina Lebih Dikit Ketimbang SPBU Shell (Unsplash)

SPBU Pertamina Memang Punya Dosa, tapi Masih Mendingan Dibanding SPBU Shell

7 Juli 2023
Memangnya kalau Ujian Nasional Dikembalikan, Kualitas Pendidikan Bakal Meningkat Secara Ajaib? Saya sih Nggak Yakin

Memangnya kalau Ujian Nasional Dikembalikan, Kualitas Pendidikan Bakal Meningkat Secara Ajaib? Saya sih Nggak Yakin

13 Oktober 2024
3 Hal yang Saya Benci Ketika Mengisi Bahan Bakar di SPBU Pertamina

3 Hal yang Saya Benci Ketika Mengisi Bahan Bakar di SPBU Pertamina

5 Oktober 2025
Nyatanya, Beralih dari Kendaraan Konvensional ke Kendaraan Listrik Tak Semudah Itu mobil listrik jember

Nyatanya, Beralih dari Kendaraan Konvensional ke Kendaraan Listrik Tak Semudah Itu

5 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Sudah Saatnya KAI Menyediakan Gerbong Khusus Pekerja Remote karena Tidak Semua Orang Bisa Kerja Sambil Desak-Desakan

Surat Terbuka untuk KAI: War Tiket Lebaran Bikin Stres, Memainkan Perasaan Perantau yang Dikoyak-koyak Rindu!

7 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Kuliner Jepara Nggak Cuma Pindang Serani, Ada Juga Horok-Horok yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang Mojok.co

Kuliner Jepara Nggak Cuma Pindang Serani, Ada Juga Horok-Horok yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

9 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.