Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

8 Tempat Wisata yang Sering Dikira Berada di Lembang, padahal Bukan

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
9 Juni 2024
A A
8 Tempat Wisata yang Sering Dikira Berada di Lembang, padahal Bukan Mojok.co

8 Tempat Wisata yang Sering Dikira Berada di Lembang, padahal Bukan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Lembang menjadi salah satu tempat liburan yang banyak direkomendasikan ketika berwisata di sekitar Bandung. Berbagai media daring kemudian berlomba-lomba membuat daftar destinasi wisata yang berada di Lembang. Sebagai seseorang yang paham betul daerah ini, saya menemukan banyak kesalahan pada informasi yang beredar di internet. Beberapa tempat wisata sebenarnya tidak terletak di Lembang. 

Sebelum membahasnya lebih lanjut, saya ingin menjelaskan terlebih dahulu tempat yang satu ini. Lembang adalah sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Bandung Barat. Sebuah kabupaten di Jawa Barat yang merupakan pemekaran Kabupaten Bandung. Sekali lagi Kecamatan Lembang itu bagian dari Kabupaten Bandung Barat ya, bukan Kabupaten Bandung, apalagi Kota Bandung. 

Sebenarnya tidak salah-salah amat Lembang dijadikan rekomendasi ketika pelancong main ke Bandung. Toh jaraknya memang terjangkau dan banyak tempat wisata menarik di sana. Hanya saja, saya terkadang risih dengan destinasi-destinasi yang sering dikira berada di Lembang hanya karena lokasinya yang berdekatan. Apalagi kalau tempat-tempat wisata itu seolah mem-branding dirinya terletak di Lembang, padahal aslinya tidak. 

Nah, di bawah ini beberapa tempat wisata yang sering disalahpahami berada di Kecamatan Lembang, padahal tidak. Saya luruskan agar wisatawan nggak lagi salah ya. 

#1 Dusun Bambu Lembang

Dusun Bambu Lembang merupakan tempat wisata alam yang mengusung konsep eco friendly. Tempat wisata ini memiliki area yang cukup luas dan tertata dengan sangat baik, bahkan fasilitas sangat lengkap, seperti ada taman bunga, danau, restoran, dan tempat menginap. Di Dusun Bambu Lembang kita bisa bebas selfie di mana saja. Apalagi di tempat ini tersedia berbagai objek foto menarik. 

Walaupun Dusun Bambu Lembang ada nama Lembang nya, tapi tempat wisata ini tidak ada di Kecamatan Lembang. Lebih tepatnya, berada di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

#2 Situ Lembang

Situ Lembang adalah danau yang dikelilingi pegunungan yang terletak di ketinggian 1.574 mdpl. Letaknya berada di antara Gunung Burangrang, Gunung Tangkuban Parahu, dan Gunung Sunda. Danau ini sebenarnya Situs ini merupakan kaldera yang dihasilkan dari letusan Gunung Sunda 2-3 juta tahun yang lalu. 

Pada 1912, Belanda mulai membangun dan mengelola situ ini. Pengunjung bisa menikmati suasana hutan dan udara pegunungan yang masih sejuk. Pengunjung juga bisa memancing sambil menikmati pemandangan danau dan tentunya kita juga bisa berkemah.

Baca Juga:

Cepogo Cheese Park di Boyolali Memang Istimewa, tapi Saya Ogah Kembali ke Sana

Drini Park, Tempat Wisata Viral di Gunungkidul yang Cukup Dikunjungi Sekali Saja

Sekali lagi saya tekankan, namanya Situ Lembang, tapi tempat wisata ini bukan berarti ada Kecamatan Lembang. Situ Lembang lebih tepatnya berada di Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

#3 Curug Tilu Leuwi Opat

Sesuai dengan namanya, Curug Tilu Leuwi Opat terdiri dari tilu/tiga curug (air terjun) dan opat/empat leuwi (sungai). Wisata Curug Tilu Leuwi Opat memiliki panorama yang sangat indah. Tak hanya keindahan air terjun dan sungainya, berbagai sarana penunjang seperti area outbond, perkemahan, hingga body rafting yang menantang bisa kita coba kalau berwisata ke sini.

Tempat wisata ini lokasinya memang dekat dengan Lembang, itu mengapa banyak yang mengira tempat wisata ini ada di Kecamatan Lembang. Padahal, aslinya, Curug Tilu Leuwi Opat terletak di Desa Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

#4 Puncak Ciumbuleuit

Puncak Ciumbuleuit atau Punclut merupakan kawasan dataran tinggi yang menawarkan panorama indah di kawasan Bandung Utara dan sekitarnya. Tinggi tempat wisata ini kurang lebih berada di ketinggian 1.000 mdpl. Udara di kawasan wisata ini sangat menyegarkan, tidak jarang wisatawan mengunjungi tempat ini untuk berolahraga dan menghirup udaranya yang segar.

Puncak Ciumbuleuit sering disalahpahami berada di Lembang. Padahal, aslinya, destinasi wisata ini berada di Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung.

#5 Tebing Keraton

Bagi kalian yang suka pemandangan indah dan foto-foto, Tebing Keraton wajib dikunjungi. Di sana kalian bisa menemukan bukit dengan tebing terjal yang menghadap ke area Taman Hutan Raya Ir. Djuanda. Di titik itu kalian juga bisa melihat Gunung Tangkuban Parahu yang elok.

Lokasi wisata ini berada di Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Lokasinya memang dekat dengan Lembang, tapi sebenarnya nggak termasuk bagian dari daerah itu. 

#6 Jendela Alam

Bagi yang ingin mengajak sang buah hati berwisata sambil bermain, Jendela Alam jadi tempat wisata yang paling pas. Tempat ini tidak hanya menyajikan wisata alam yang asri, tetapi ada juga wahana untuk mengedukasi sang buah hati. Di sini, anak-anak bisa belajar cara mengurus kebun seperti petani sungguhan lho! Seperti bisa belajar bercocok tanam, memberi pakan hewan ternak, hingga memerah susu sapi.

Tempat ini memang dekat dengan Lembang. Lokasi pastinya di Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

#7 Kafe Ruang Lapang

Sesuai dengan namanya, di tempat ini pengunjung bisa duduk-duduk di tanah lapang sambil menikmati panorama pohon hijau sejauh mata memandang. Kafe Ruang Lapang juga menyediakan tempat indoor dengan konsep tenda-tenda layaknya anak alam. Pengunjung juga bisa duduk-duduk di sepanjang instalasi batu-batuan. 

Kafe Ruang Lapang kerap disalahpahami terletak di Lembang. Padahal, tempat nongkrong ini berada di Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

#8 Taman Bunga Cihideung

Taman Bunga Cihideung menyediakan berbagai jenis bunga yang bisa dinikmati keindahannya. Taman ini memang populer dengan keindahan pemandangannya. Hamparan bunga dan tanaman hias yang cantik bisa dinikmati oleh wisatawan saat berkunjung. Di sini kita bisa berswafoto dan pengunjung juga bisa membeli bibit bunga untuk ditanam di rumah.

Tempat wisata ini juga sama dekat dengan kawasan Lembang, tapi tidak berada di Kecamatan Lembang. Tempat wisata ini, nyatanya berada di Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Nah di atas ada beberapa destinasi wisata yang sering dikira terletak di Lembang. Sekali lagi saya tekankan, hal itu keliru ya. Kalau tidak percaya, silakan cek di Google. Hal-hal seperti ini perlu diluruskan supaya Lembang tidak ikut tercoreng kalau hal-hal buruk terjadi di tempat wisata-tempat wisata itu. 

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Taman Monumen Arek Lancor Pamekasan, Bukti Orang Madura Gagal Paham Konsep Buang Sampah pada Tempatnya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Juni 2024 oleh

Tags: Kabupaten Bandung Baratlembangtempat wisatawisata
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Pengamat arus informasi. Menjalani hidup sebagai orang biasa dengan rasa ingin tahu yang luar biasa. Tidak ada hari yang lengkap tanpa membaca dan membedah berita

ArtikelTerkait

Agrowisata Jolong II Pati, Tempat yang Tepat untuk "Melambat" Mojok.co

Agrowisata Jolong II Pati, Tempat yang Tepat untuk “Melambat”

8 Januari 2024
Sebelum Mengkultuskan Jogja, Mampirlah dulu ke Malang

Sebelum Mengkultuskan Jogja, Mampirlah dulu ke Malang

9 Oktober 2021
Ojek Motor Jarak Dekat, Peluang Bisnis Menggiurkan bagi yang Punya Rumah Dekat Tempat Wisata

Ojek Motor Jarak Dekat, Peluang Bisnis Menggiurkan bagi yang Punya Rumah Dekat Tempat Wisata

18 Agustus 2024
Guru Swasta Menderita, Harus Serba Bisa tapi Gaji Bercanda (Unsplash) kabupaten bandung barat

Nasib Guru Swasta di Kabupaten Bandung Barat: Dituntut Membuat Siswa Bahagia meski Nasib Mereka Begitu Menyedihkan

7 Juli 2024
4 Keunikan Solo di Mata Orang Tegal, selain Pernah Dipimpin Gibran  Mojok.co

Keunikan Solo di Mata Orang Tegal selain Pernah Dipimpin Gibran 

17 Februari 2024
3 Tips Berwisata ke Dieng agar Berkesan dan Nggak Zonk

3 Tips Berwisata ke Dieng agar Berkesan dan Nggak Zonk

26 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan Pembayaran QRIS ke Pembeli  Mojok.co

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan QRIS ke Pembeli 

17 Januari 2026
Jujur, Saya sebagai Mahasiswa Kaget Lihat Biaya Publikasi Jurnal Bisa Tembus 500 Ribu, Ditanggung Sendiri Lagi

Dosen Seenaknya Nyuruh Mahasiswa untuk Publikasi Jurnal, padahal Uang Mahasiswa Cuma Dikit dan Nggak Dikasih Subsidi Sama Sekali

17 Januari 2026
Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

17 Januari 2026
5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo Mojok.co

5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo

15 Januari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

14 Januari 2026
Ilustrasi Hadapi Banjir, Warga Pantura Paling Kuat Nikmati Kesengsaraan (Unsplash)

Orang Pantura Adalah Orang Paling Tabah, Mereka Paling Kuat Menghadapi Kesengsaraan karena Banjir

14 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.