Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Tempat Wisata Populer yang Sering Dikira Berada di Ciwidey Bandung, padahal Bukan

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
20 November 2024
A A
4 Tempat Wisata Populer yang Sering Dikira Berada di Ciwidey Bandung, padahal Bukan Mojok.co

4 Tempat Wisata Populer yang Sering Dikira Berada di Ciwidey Bandung, padahal Bukan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ciwidey sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Bandung yang terkenal akan destinasi wisatanya. Bahkan, kecamatan yang berada di sisi selatan Kota Bandung ini kerap menjadi alternatif ketika orang-orang malas berwisata ke Lembang. Katanya, Ciwidey relatif lebih sepi daripada Lembang sehingga plesir ke sana terasa lebih nyaman. 

Akan tetapi, sebagai seseorang yang cukup mengenal Bandung Raya, saya ingin mengungkapkan fakta unik. Beberapa daerah wisata populer yang disangka wisatawan berada di Kecamatan Ciwidey sebenarnya berada di Kecamatan Rancabali. Sebuah kecamatan yang terus berkembang karena geliat wisatanya. 

Di balik kesalahpahaman wisatawan terhadap Ciwidey Bandung

Saya bisa memahami kesalahan orang-orang dalam mengidentifikasi beberapa lokasi wisata itu. Sebab, Kecamatan Rancabali merupakan pemekaran dari Kecamatan Ciwidey. Dahulu, Ciwidey Bandung memang memiliki wilayah luas, bahkan sampai ke perbatasan Cianjur. Itu mengapa sebagian besar objek wisata populer di Bandung Selatan tercatat berada di wilayahnya. Namun, setelah pemekaran dan muncul Kecamaran Rancabali, Ciwidey kini hanya berperan sebagai penghubung dan penunjang wisata menuju Rancabali.

Walau kini hanya berperan sebagai penghubung dan penunjang, wisatawan lokal dan luar Bandung terlanjur mengenal beberapa tempat wisata bagian dari Ciwidey. Kesalahpahaman ini diperpanjang dengan peran media yang kerap kali salah dalam menginformasikan. Di bawah ini beberapa tempat wisata populer yang sering dikira berada di Ciwidey Bandung, padahal berada di Rancabali.

#1 Kawah Putih

Kawah Putih adalah sebuah danau yang terbentuk dari letusan Gunung Patuha pada abad ke-10. Daya tarik kawah yang berada di ketinggian 2.194 mdpl itu adalah tanah yang bercampur dengan belerang di sekitar kawah ini berwarna putih. Selain itu, warna air yang berada di kawah ini juga berwarna putih kehijauan. Keunikan lainnya, air kawah bisa berubah warna sesuai dengan kandungan kadar belerang di dalamnya. 

Selain danau, Kawah Putih dikelilingi oleh hutan yang sangat eksotis yang menambah keindahan wisata ini. Di tempat wisata ini banyak spot foto yang Instagramable abis, seperti dermaga kayu yang menjorok ke danau. Ada juga jembatan bambu yang bernama Skywalk Cantigi. Keindahan Kawah Putih menjadikan tempat itu sebagai spot foto preweding, lokasi syuting film dan video clip artis. 

Walaupun dekat dan melewati Ciwidey, namun wisata kawah putih bukan berada di Kecamatan Ciwidey. Lebih tepatnya berada di Desa Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.

#2 Ranca Upas

Ranca Upas atau Kampung Cai Ranca Upas merupakan salah satu destinasi alam terbaik untuk refreshing dari sesaknya suasana perkotaan. Tempat wisata yang berada di ketinggian 1.700 mdpl itu terkenal dengan bumi perkemahannya yang memiliki luas sekitar 215 hektar. Selain sebagai bumi perkemahan, Ranca Upas juga terkenal dengan penangkaran rusanya, serta spot-spot foto yang sangat Instagramable.

Baca Juga:

Saya Setuju Teras Cihampelas Dirobohkan, dan Tata Lagi Jalan Cihampelas agar Jadi Lebih Menarik

3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

Bagi yang suka aktivitas petualangan, kalian bisa menjelajahi jalur trekking lintas hutan, motor ATV, aktivitas berkuda, paintball (war games), dan panahan. Setelah puas dengan aktivitas ini, kalian bisa memanjakan diri dengan berendam air panas alami, belanja dan memetik buah strawberry, serta mengikuti program healing forest (camp). Disini juga kita bisa berinteraksi dan memberi makan rusa  secara langsung.

Wisata Ranca Upas juga bukan berada di Kecamatan Ciwidey ya. Tapi, berada di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.

#3 Situ Patenggang atau Situ Patengan

Situ Patenggang atau Situ Patengan adalah objek wisata alam berbentuk danau yang berada di ketinggian 1.600 mdpl. Daya tarik danau ini memiliki pemandangan yang sangat eksotik dan asri karena yang dikelilingi oleh kebun teh. Terkadang sesekali muncul kabut dikala cuaca sedang dingin-dinginnya. Fasilitas kawasan wisata ini cukup lengkap. Kalian dapat dengan mudah menemukan spot foto yang menarik,  restoran, hingga penginapan. 

Konon, Danau ini diyakini sebagai simbol cinta antara Dewi Rengganis dan Ki Santang. Dua sejoli ini hidup di dunia yang berbeda. Itu mengapa Dewi Rengganis meminta Ki Santang untuk dibuatkan danau yang lengkap dengan perahunya. Jadi, saat Dewi Rengganis turun ke bumi, ia bisa bertemu di danau tersebut dengan Ki Santang. Nama dari danau ini, patenggang dari kata pateangan-teangan yang berarti saling mencari, menggambarkan hubungan mereka. 

Sesuai dengan namanya situ Patenggang atau Situ Patengan berada di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali. Bukan berada di Kecamatan Ciwidey.

#4 Kawah Rengganis

Dahulu, nama tempat wisata ini adalah Kawah Cibuni. Namun, pihak pengelola mengubah namanya menjadi Kawah Rngganis supaya lebih hits dan kekinian. Kawah Rengganis merupakan objek wisata yang terbentuk dari  letusan Gunung Sunda Purba yang terjadi jutaan tahun lalu. Kawah ini memiliki kandungan belerang yang sangat tinggi. Pengunjung dapat menikmati air panas alami dari sumber airnya langsung dan dipercaya mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit, terutama penyakit kulit.

Kawah Rengganis yang semula dikenal sebagai tempat pemandian air panas alami, kini semakin populer dengan kehadiran Jembatan Gantung atau Rengganis Suspension Bridge. Jembatan gantung yang dibuka pada tahun 2022 ini memiliki pajang 370 meter dan dibangun di atas kawasan Gunung Patuha. Rengganis Suspension Bridge merupakan jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara.

Kawah Rengganis ini tidak berada di Kecamatan Ciwidey walaupun dekat dengan Ciwidey. Tapi berada di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.

Itulah 4 tempat wisata populer yang sering disalahpahami berada di Ciwidey Bandung, padahal berada di Kecamatan Rancabali.  Kalau keempat tempat wisata populer itu masih disebut berada di Ciwidey, kasihan atuh Kecamatan Rancabali. Kecamatan ini juga punya hak untuk dikenal dan terkenal.

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 8 Tempat Wisata yang Sering Dikira Berada di Lembang, padahal Bukan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 November 2024 oleh

Tags: Bandungciwideyciwidey bandungwisata bandung
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Seorang warga sipil Bandung yang ngojol membelah kemacetan kota di atas motor setiap pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Cimahi Terbuat dari Kesalahpahaman yang Perlu Diluruskan Mojok.co

Cimahi Terbuat dari Kesalahpahaman yang Perlu Diluruskan

6 Mei 2024
Pemindahan Unpad ke Jatinangor Katanya Terinspirasi dari Kota Akademik Tsukuba di Jepang. Tapi kok Gini, ya?

Pemindahan Unpad ke Jatinangor Katanya Terinspirasi dari Kota Akademik Tsukuba di Jepang. Tapi kok Gini, ya?

5 Agustus 2023
4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Liburan ke Surabaya Mojok.co bandung

Culture Shock Warga Bandung ketika Menjadi Arek Suroboyo: Motoran Pake Sarung? Nasi Goreng Merah?

27 Juni 2025
10 Istilah Populer di Kampus Unpad yang Penting Diketahui Mahasiswa Baru Mojok.co

10 Istilah di Unpad yang Perlu Diketahui Mahasiswanya biar Nggak Dikira Kuper

7 Januari 2026
Colenak Murdi Putra: Camilan Legendaris dari Bandung yang Jadi Jamuan Istimewa KAA 1955

Colenak Murdi Putra: Camilan Legendaris dari Bandung yang Jadi Hidangan Istimewa KAA 1955

19 Maret 2023
Sejarah Batu Kuda dan Misteri Suara Kuda Keramat di Gunung Manglayang terminal mojok

Sejarah Batu Kuda dan Misteri Suara Meringkik di Gunung Manglayang

4 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
  • Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.