Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Harga Mahal, Kualitas Inkonsisten, Apakah Tea Break Bakalan Break?

Akbar Mawlana oleh Akbar Mawlana
20 September 2023
A A
Harga Mahal, Kualitas Inkonsisten, Apakah Tea Break Bakalan Break? (Pixabay.com)

Harga Mahal, Kualitas Inkonsisten, Apakah Tea Break Beneran Break? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tea Break menjadi bisnis minuman kekinian yang sudah menemani masyarakat Indonesia selama enam tahun. Dalam catatan sejarahnya, Tea Break sudah berdiri sejak 2017. Selama enam tahun itu, sudah banyak outlet Tea Break di berbagai wilayah Indonesia. Setidaknya, sudah tersebar di 11 provinsi. 

Namun, di balik banyaknya jumlah outlet yang tersebar, ternyata saya melihat ada persoalan cukup serius, bahwa sekarang banyak outlet yang mulai sepi pembeli. Di Sumenep, ada empat outlet, dari keempatnya saya melihat semua outletnya sepi pembeli. 

Begitu juga dengan lima outlet di Lumajang. Ketika pulang kampung, saya melihat outlet-outlet Tea Break di Lumajang mulai sepi pembeli. Tidak jauh berbeda dengan outlet di Royal Plaza, Surabaya, waktu saya belanja, juga menyaksikan outletnya sepi pembeli. Padahal, waktu awal saya kuliah, outlet Tea Break di Royal Plaza selalu antre pembeli. 

Sepinya pembeli di Surabaya, Sumenep, dan Lumajang, bagi saya adalah sebuah kewajaran. Menurut pandangan saya, Tea Break tidak memiliki konsep bisnis yang jelas. Dalam artian tidak ada nilai jual lebih yang ditawarkan kepada konsumen.

Coba lihat Excelso dan Beli Kopi

Padahal, kalau melihat bisnis-bisnis minuman yang mampu bertahan lama, mereka punya nilai jual lebih yang diberikan pada konsumen. Misalnya, Excelso. Excelso, selain menawarkan tempat yang nyaman, juga menawarkan sajian beragam varian kopi khas Indonesia. Sehingga, para pencinta kopi nusantara yang ingin ngopi akan pergi ke Excelso. 

Atau jika ingin dibandingkan dengan bisnis yang setara Tea Break, bisa mengambil contoh Beli Kopi. Beli Kopi bukan hanya menawarkan kopi kekinian pada masyarakat. Lebih dari itu, Beli Kopi memiliki nilai jual lebih berupa menu kopi kekinian yang variatif dengan harga ekonomis.

Berbeda dengan Tea Break yang sekadar menjual minuman kekinian. Padahal, jika dilihat kembali, jauh sebelum menjamur, sudah banyak yang menjual minuman kekinian. Misalnya saja, di Sumenep dan Lumajang sudah banyak orang yang menjual minuman kekinian di tengah kota sebelum ada Tea Break. 

Kalau di Surabaya bagaimana? Tidak usah ditanyakan lagi. Sebagai pusat kuliner di Jawa Timur, sudah banyak pebisnis di Surabaya yang menjual minuman kekinian jauh sebelum merek ini ada. 

Baca Juga:

4 Varian Rasa Nutrisari yang Gagal dan Bikin Pembeli Kapok

3 Minuman Pesanan Pelanggan yang Bikin Barista Full Senyum

Jadi, jika dipikir ulang, Tea Break sebatas meng-copy ide bisnis minuman kekinian, tanpa memberikan sebuah hal yang berbeda. Padahal, dalam perspektif ekonomi, seorang produsen harus memberikan hal yang berbeda pada konsumen agar tidak mengalami kejenuhan. Namun, hal tersebut tidak dilakukan oleh mereka. Alhasil, seiring berjalannya waktu, masyarakat mengalami kebosanan untuk membeli produk yang dijual Tea Break. 

Kebosanan masyarakat terhadap produk tersebut, juga disebabkan oleh kualitas produknya yang tidak berkualitas. Tidak percaya?

Kualitas produk yang tidak dijaga

Saya pernah membeli menu STMJ di Tea Break. Awalnya, saya berekspektasi, akan merasakan susu, telur, madu, dan jahe murni. Namun, setelah saya melihat proses pembuatannya, ekspektasi saya melenceng. Soalnya, STMJ-nya dibuat dengan bubuk instan. Tentu saja, rasanya mengecewakan. Lantaran, rasanya jauh dari STMJ yang keseluruhan bahannya benar-benar dibuat dari bahan murni.

Kekecewaan saya juga dirasakan waktu membeli varian kopi susu. Sebagai penikmat kopi, saya bisa merasakan bahwa tidak ada rasa kopi sedikit pun dari produk kopi susu mereka. Ini bukan perkara harganya yang murah. Jika dibandingkan dengan Beli Kopi yang harganya sama, masih lebih terasa kopi di Beli Kopi. Maka, persoalannya ada pada kualitas bahan kopi yang digunakan. 

Beberapa kekecewaan saya pada kualitas produk Tea Break, sebenarnya juga dirasakan oleh teman. Teman saya kecewa dengan kualitas rasa minuman taro dan matcha-nya. Dia sebagai pecinta ulung minuman taro dan matcha, dibuat kecewa karena taro dan matcha-nya tidak terasa sama sekali. Teman saya menilai rasa taro dan matcha yang “hilang” bisa terjadi akibat bahan yang digunakan tidak baik.

Dan yang mengejutkan lagi, teman saya sempat mengatakan bahwa dengan kualitas produk Tea Break yang tidak baik, harganya terbilang mahal. Itu sebabnya, yang menjadikan merek ini mulai ditinggalkan oleh pembelinya. 

Tea Break akan break?

Harganya yang mahal, kualitas produknya yang tidak terjaga, dan ditambah konsep bisnisnya yang biasa saja, tidak heran apabila Tea Break mulai sepi pembeli. Jadi, sudah seharusnya mereka segera berbenah. Jika tidak segera berbenah, bukan tidak mungkin akan break, alias gulung tikar. Mungkinkah itu terjadi? 

Semoga saja tidak. Sebab, bagaimanapun juga, Tea Break sudah menjadi sahabat masyarakat kelas menengah ke bawah yang ingin mencicipi minuman kekinian. Semoga pihak Tea Break lekas mengoreksi kekurangannya. 

Penulis: Akbar Mawlana
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Rekomendasi Minuman Excelso yang Enak dan Jarang Ditemukan di Coffee Shop Lain

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 September 2023 oleh

Tags: kualitasminumanproduktea break
Akbar Mawlana

Akbar Mawlana

Alumni S1 Sosiologi dan sekarang menjadi pegiat literasi. Suka menulis isu sosial.

ArtikelTerkait

4 Hal yang Tak Ingin Kalian Dengar Saat Servis di Bengkel AHASS, Bikin Senam Jantung!

Menjawab Pertanyaan Kenapa Kualitas Bengkel AHASS Berbeda-beda

27 Agustus 2024
7 Kuliner Paling Nggak Masuk Akal terminal mojok

7 Kuliner Paling Nggak Masuk Akal

23 Agustus 2021
fruit tea pouch mojok

Betapa Susahnya Minum Fruit Tea Pouch: Dicoblos Susah, kalau Digigit Rontok Gigimu

19 Agustus 2021
5 Menu Paling Enak di Fore Coffee yang Sebaiknya Kalian Coba Terminal Mojok

5 Menu Paling Enak di Fore Coffee yang Sebaiknya Kalian Coba

3 Juni 2022
boyolali oleh-oleh khas produk susu mojok

5 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Boyolali selain Susu

23 September 2020
5 Minuman Kemasan Enak di Supermarket yang Jarang Diketahui Orang Terminal Mojok

5 Minuman Kemasan Enak di Supermarket yang Jarang Diketahui Orang

12 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

19 Februari 2026
3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026
4 Gudeg Jogja yang Rasanya Enak dan Cocok di Lidah Wisatawan

Gudeg Jogja Pelan-Pelan Digeser oleh Warung Nasi Padang di Tanahnya Sendiri, Sebuah Kekalahan yang Menyedihkan

18 Februari 2026
Honda Brio, Korban Pabrikan Honda yang Agak Pelit (Unsplash)

Ketika Honda Pelit, Tidak Ada Pilihan Lain Selain Upgrade Sendiri karena Honda Brio Memang Layak Diperjuangkan Jadi Lebih Nyaman

16 Februari 2026
Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

21 Februari 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.