Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Hal yang Membuat Tawangmangu Kurang Pas Disebut Tempat Wisata

Yoga Tamtama oleh Yoga Tamtama
16 Juni 2023
A A
3 Hal yang Membuat Tawangmangu Kurang Pas Disebut Tempat Wisata

3 Hal yang Membuat Tawangmangu Kurang Pas Disebut Tempat Wisata (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jadi arena sunmori

Jalan sepanjang Tawangmangu yang berkelok-kelok seperti arena sirkuit Mandalika dan mulus ini membuat tempat ini jadi favoritnya orang-orang yang gemar motoran. Bahkan rute jalan yang demikian membuat salah satu klub motor di Indonesia menjajal keseruan touring di sana. Tepatnya minggu lalu, klub motor yang digagas oleh Andre Taulany, The Prediksi, melakukan touring dengan rute Solo-Tawangmangu-Jogja. Klub motor The Prediksi yang beranggotakan bapak-bapak lawak tersebut menjelajahi kelokan jalan Tawangmangu sambil mencicipi segarnya udara Gunung Lawu.

Selain The Prediksi, klub motor lokal juga banyak yang menjajal kelokan jalan Tawangmangu. Seperti klub motor Herek CB misalnya. Tak jarang, beberapa titik di sekitaran kawasan wisata Tawangmangu dipadati oleh joki-joki dari klub motor. Bahkan hampir setiap weekend ada saja sunmori atau touring ala-ala klub motor macam itu. Makanya tempat ini kayaknya lebih tepat disebut sebagai arena sunmori atau touring.

Tempat yang-yangan

Warga Tawangmangu itu tergolong baik hati, lho, Gaes. Kalau kalian pernah berkunjung ke sini dan melewati jalan terminal sampai jalan tembus, kalian pasti bakal menemui bapak-bapak di pinggir jalan yang mempersilakan mampir. Padahal bapak-bapak itu nggak mengenal siapa yang dia ajak mampir. Nah, kalau kalian baru pertama kali berkunjung dan bertemu bapak-bapak seperti saya deskripsikan itu, kalian pasti bingung.

Jadi gini, sebagai tujuan wisata, Tawangmangu juga menyediakan penginapan bagi pengunjung yang ingin bermalam setelah seharian menikmati liburan. Bapak-bapak yang mempersilakan mampir itu bermaksud menawarkan penginapan. Warga Karanganyar sih menyebutnya dengan istilah “kamar kosong”. Sebenernya niat bapak-bapak yang menawarkan kamar kosong ini baik, justru niatan dari calon penyewa kamar kosong yang terkadang kurang baik.

Penginapan itu kan idealnya untuk beristirahat dan menikmati liburan, ya, tapi lain ceritanya kalau di Tawangmangu. Ketika weekend tiba apalagi saat malam tahun baru, kamar-kamar yang kosong tadi jadi padat terisi. Betul, terisi dengan pasangan muda-mudi yang memadu kasih. Kalau pasangan resmi sih silakan aja, tapi banyak juga yang belum menikah alias cuma sebagai pasangan kekasih. Kenapa saya tahu? Bukan berarti saya pernah mencoba kamar kosong, tetapi teman saya banyak yang menjadi member alias pelanggan setia.

Sampai sini paham kan kenapa Tawangmangu kurang pas kalau disebut sebagai tempat wisata aja. Bahkan menurut teman saya, Tawangmangu udah bukan lagi tempat wisata, melainkan tempat untuk bercumbu kasih. Bukan cuma soal kamar kosong lho, tapi memang bener kebanyakan tempat wisata di Tawangmangu dipadati oleh wong yang-yangan. Jadi kayaknya memang lebih cocok jadi tempat yang-yangan, ya.

Saya nggak bermaksud menghilangkan citra “wisata” Tawangmangu. Sampai sekarang tempat wisata di kecamatan ini juga masih banyak dikunjungi kok walaupun lebih ramai warung kopi, coffee shop, dan penginapannya.

Penulis: Yoga Tamtama
Editor: Intan Ekapratiwi

Baca Juga:

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

BACA JUGA Tawangmangu, Sebaik-baiknya Tempat untuk Pensiun.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 16 Juni 2023 oleh

Tags: jawa tengahtawangmangutempat wisata
Yoga Tamtama

Yoga Tamtama

Hamba sahaya yang bingung dengan cita-cita. Anak Singkong keturunan Jawa.

ArtikelTerkait

UIN Walisongo Semarang Universitas Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

UIN Walisongo Semarang: Universitas Terbaik di Jawa Tengah Dilihat dari Letak dan Cabang Kampusnya

24 Oktober 2023
UIN Salatiga Menyimpan Salah Paham yang Menyesatkan (Unsplash)

UIN Salatiga Menyimpan Salah Paham yang Menyesatkan

3 Januari 2024
4 Tempat Wisata Alam di Kaliangkrik Magelang yang Menyegarkan Mata Terminal Mojok

4 Tempat Wisata Alam di Kaliangkrik Magelang yang Menyegarkan Mata

12 Juli 2022
Polanharjo, Kecamatan Ternyaman untuk Ditinggali di Kabupaten Klaten

Polanharjo, Kecamatan Ternyaman untuk Ditinggali di Kabupaten Klaten

17 Januari 2024
Parkir Semrawut di Jalan Gatot Subroto Bukti Nyata Penataan Solo Masih Kacau

Parkir Semrawut di Jalan Gatot Subroto Bukti Nyata Penataan Solo Masih Kacau

13 Maret 2024
Indomaret Kota Lama Semarang Cantik, Nggak Kalah Estetis dari Indomaret Yudonegaran Jogja

Indomaret Kota Lama Semarang Cantik, Nggak Kalah Estetis dari Indomaret Yudonegaran Jogja

13 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co

Malang Bukan Lagi Kota yang Dingin dan Asri, Kini Ia Menjelma Jadi Kota Panas dan Tak Menyenangkan

10 Juni 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Tiga Tahun Menjadi Fungsionaris Organisasi Mahasiswa, Saya Menyadari bahwa Organisasi Mahasiswa Tak Ada Bedanya dengan Tempat Penitipan Balita

8 Juni 2026
Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online Mojok.co

Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online

9 Juni 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Para Pengendara Motor di Jogja Itu Terkenal dengan Santainya, kecuali Orang Bantul Selatan

9 Juni 2026
Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

6 Juni 2026
4 Mitos Seputar Skripsi yang Bikin Mahasiswa Stres magang skripsi kuantitatif

Tips Cepat Lulus Skripsi Kuantitatif Tanpa Jadi Tumbal Statistik dari Dosen, Dijamin Waras!

4 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.