Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Tanjakan Emen Subang, Tempat Wisata Paling Indah sekaligus Paling Mengerikan di Jawa Barat

Dicky Saputra oleh Dicky Saputra
11 Februari 2024
A A
Tanjakan Emen Subang, Tempat Wisata Paling Indah sekaligus Paling Mengerikan di Jawa Barat

Tanjakan Emen Subang, Tempat Wisata Paling Indah sekaligus Paling Mengerikan di Jawa Barat (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tanjakan Emen, sebuah tanjakan curam di kawasan Ciater, Subang, Jawa Barat, dikenal karena punya dua sisi yang bertolak belakang. Di satu sisi, tanjakan ini menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi, terutama di akhir pekan. Di sisi lain, tanjakan ini juga dikenal sebagai lokasi rawan kecelakaan.

Tanjakan Emen dikenal sebagai salah satu lokasi rawan kecelakaan di Jawa Barat. Kecelakaan di tanjakan ini sering terjadi, bahkan tak jarang merenggut korban jiwa. Tanjakan emen selalu masuk daftar jalanan angker atau mistis yang ada di Indonesia.

Perpaduan landscape indah dan udara sejuk

Pemandangan alam yang indah dan udara yang sejuk menjadi daya tarik utama Tanjakan Emen Subang. Dari atas tanjakan, pengunjung dapat menikmati panorama pegunungan yang memesona dan hamparan kebun teh yang luas. Tak heran, banyak wisatawan yang menjadikan tanjakan ini sebagai spot foto untuk mengabadikan momen

Udara di Tanjakan Emen begitu sejuk dan segar. Angin sepoi-sepoi membawa aroma khas teh yang menenangkan jiwa. Suara gemericik air dari sungai kecil di bawah tanjakan menambah suasana damai dan tenteram.

Sepanjang jalan kita tidak hanya disuguhi pemandangan yang indah. Banyak tempat wisata yang dapat dikunjungi seperti yang terkenal Tangkuban Perahu dan banyak lagi. Tentu saja kawasan ini menjadi pusat wisata masyarakat Bandung dan sekitarnya.

Jalanan ekstrem yang membahayakan

Namun, di balik keindahannya, Tanjakan Emen Subang menyimpan bahaya yang tak terduga. Kecelakaan di tanjakan ini sering terjadi, bahkan tak jarang merenggut korban jiwa. Faktor utama penyebab kecelakaan adalah kondisi jalan yang curam dan berbelok-belok, serta kurangnya kehati-hatian dari para pengendara.

Pada masa-masa liburan kawasan ini selalu menjadi sorotan karena pusat kemacetan dan angka kecelakaan yang tinggi.

Banyaknya kecelakaan di Tanjakan Emen telah menjadi perhatian serius dari berbagai pihak. Pemerintah daerah telah melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan keselamatan di tanjakan ini, seperti memasang rambu-rambu lalu lintas dan memperlebar jalan.

Baca Juga:

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Kawali, Kecamatan Istimewa di Kabupaten Ciamis yang Jarang Dilirik. Hanya Dilewati Wisatawan yang Fokus ke Pangandaran

Namun, upaya tersebut tampaknya belum cukup. Masih banyak pengendara yang tidak mengindahkan rambu-rambu lalu lintas dan memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Hal ini tentu saja meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

Arwah gentayangan di Tanjakan Emen

Sama seperti tempat rawan lainnya, tanjakan Emen Subang juga kerap dikaitkan dengan kisah mistis. Banyaknya kecelakaan yang terjadi di tanjakan ini, yang tak jarang merenggut korban jiwa, memicu berbagai cerita mistis. Konon, arwah penasaran gentayangan di tanjakan ini, mencari tumbal untuk menemaninya.

Salah satu cerita yang terkenal adalah kisah tentang Emen, seorang sopir oplet yang mengalami kecelakaan tragis di tanjakan ini. Arwahnya diyakini bergentayangan dan mengganggu pengendara yang melintas.

Cerita mistis lainnya adalah tentang wanita berbaju putih yang sering menampakkan diri di tanjakan ini. Sosoknya diyakini sebagai arwah korban kecelakaan yang mencari pertolongan.

Yah, silakan gali sendiri jika masih penasaran. Yang jelas, Tanjakan Emen Subang tak akan pernah kekurangan cerita seperti ini. Sebab, ya, tempatnya memang semengerikan itu.

Tanjakan Emen bukanlah ironi. Meski dia menyimpan cerita kelam di balik keindahannya, tapi memang inilah realitasnya. Apakah ini harga di balik keindahannya? Saya kurang tahu. Tapi yang jelas, kehati-hatian selalu menghindarkan kalian dari celaka.

Penulis: Dicky Saputra
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Saya Kira Subang Dingin, eh, Ternyata Sama Aja kayak Jakarta

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya

Terakhir diperbarui pada 11 Februari 2024 oleh

Tags: Jawa Baratkisah mistissubangtanjakan emen subang
Dicky Saputra

Dicky Saputra

Mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Padjadjaran.

ArtikelTerkait

Jalan Tol Lampung: Penggerak Mobilitas, Pembunuh UMKM bus akap

Pengalaman Saya Naik Bus AKAP dan Turun di Jalan Tol: Ngeri-Ngeri Sedap, Jangan Pernah Ditiru!

21 Juli 2024
Sisi Gelap Nama Purwokerto dan Purwakarta yang Bikin Pusing (Unsplash)

Sisi Gelap dari Kemiripan Nama Purwokerto dan Purwakarta yang Bikin Pusing

19 Januari 2026
Keluh Kesah Tinggal di Kecamatan Dramaga Bogor

Keluh Kesah Tinggal di Kecamatan Dramaga Bogor

30 Maret 2023
Depok Memang Unik dan Ajaib, tapi Jadi Tempat Tinggal Terbaik

Depok Memang Unik dan Ajaib, tapi Jadi Tempat Tinggal Terbaik

5 Februari 2024
5 Rekomendasi Warung Bakso Paling Enak di Bandung Terminal Mojok

5 Rekomendasi Warung Bakso Paling Enak di Bandung

20 Juli 2022
Suka Duka Menjadi Orang Jampang Sukabumi, Daerah Paling Berbahaya di Tanah Sunda karena Jadi Pusat Praktik Ilmu Hitam

Suka Duka Menjadi Orang Jampang Sukabumi, Daerah Paling Berbahaya di Tanah Sunda karena Jadi Pusat Praktik Ilmu Hitam

26 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.