Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Tanah Merah, Kecamatan Potensial di Bangkalan Madura yang Kacau Gara-gara Nggak Diperhatikan

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
21 Juli 2024
A A
Tanah Merah, Kecamatan Potensial di Bangkalan Madura yang Kacau Gara-gara Nggak Diperhatikan

Tanah Merah, Kecamatan Potensial di Bangkalan Madura yang Kacau Gara-gara Nggak Diperhatikan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Berada di tengah kabupaten dan dilewati jalan nasional

Hal lain yang juga mendukung alasan di atas adalah lokasi Kecamatan Tanah Merah yang strategis, yakni tepat berada di tengah kabupaten dan dilewati jalan nasional di Bangkalan Madura.

Sejak Suramadu diresmikan pada 2009, menurut saya sebenarnya Tanah Merah sudah bisa menjadi pusat pekembangan, terutama perekonomian, di Bangkalan Madura. Sebab dari arah Suramadu, Tanah Merah dengan dua pasar besarnya menjadi kawasan pertama yang dilewati pengendara yang ingin menuju menuju Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Dulu sebelum Suramadu beroperasi, orang dari Surabaya yang akan pulang ke Madura harus melewati pusat Kabupaten Bangkalan dahulu yang berada di ujung barat, sehingga agak muter-muter. Ini pula yang menurut saya menjadi alasan ketimpangan wilayah Bangkalan, sebab pusat kabupatennya tidak strategis, yakni berada di paling ujung. Sehingga membuat perkembangan di ujung timur, selatan, dan utara cukup lamban.

Makanya menurut saya, Kecamatan Tanah Merah ini merupakan kawasan paling potensial jika ingin memulai pemerataan di Bangkalan Madura. Sebab lokasinya sangat strategis.

Sayangnya, nggak ada yang memperhatikan

Akan tetapi apa yang bisa diharapkan dari pejabat pemerintah kita. Kecamatan Tanah Merah malah menjadi kecamatan yang nggak diperhatikan di Bangkalan Madura. Saya tidak mengada-ngada dengan opini ini.

Pertama, Pasar Palawija yang menjadi pasar terbesar di Bangkalan Madura sekarang bangunannya malah terbengkalai. Sudah dibangun bertahun-tahun, dana yang dihabiskan pun puluhan miliar, tapi sampai sekarang cuma jadi pajangan.

Kedua, tak ada SMA negeri di kecamatan ini. Jadi, siswa-siswi yang ingin sekolah di SMA negeri harus sekolah di kecamatan sebelah dengan jarak puluhan kilometer. Pendidikan tinggi juga belum ada. Padahal kebanyakan kecamatan di Bangkalan jika pun mereka tak memiliki SMA negeri, mereka pasti memiliki Pendidikan Tinggi Swasta (PTS).

Betapa malang nasib Tanah Merah Bangkalan Madura ini.

Baca Juga:

Kampus di Bangkalan Madura Bakal Jadi “Pabrik” Pengangguran kalau Tidak Serius Berbenah

Urus KTP di Bangkalan Madura Ternyata Tidak Menjengkelkan seperti yang Dikira

Yah, melihat situasi ini tentu kita tak perlu kaget melihat perkembangan Bangkalan Madura yang lamban. Kecamatan Tanah Merah yang strategis dan potensial saja hanya dipermainkan, apalagi kawasan lain. Sepertinya kita masih jauh dari kesejahteraan. Tapi, saya tak akan berhenti berharap. Melalui tulisan ini, semoga Bapak/Ibu pemegang kebijakan bisa makin serius untuk membangun Bangakalan tercinta ini!

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Pasar Tanah Merah, Pasar Terbesar di Bangkalan Madura yang Penuh Masalah.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 21 Juli 2024 oleh

Tags: Bangkalanbangkalan maduraTanah MerahTanah Merah Bangkalan
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

4 Penyesalan yang Akan Kalian Rasakan jika Kuliah di Bangkalan Madura, Pikir-pikir Lagi

4 Penyesalan yang Akan Kalian Rasakan jika Kuliah di Bangkalan Madura, Pikir-pikir Lagi

19 Mei 2025
Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali! sumenep, pamekasan

Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali!

4 Oktober 2025
3 Ladang Dosa Pemerintah Bangkalan Madura, Rakyat Sengsara! (Unsplash)

3 Ladang Dosa Pemerintah Bangkalan Madura karena Terus Membuat Warganya Sengsara

4 Juni 2025
Bangkalan Plaza Madura, Mal Kebanggaan Orang Bangkalan yang Hidup Segan, Mati Tak Mau

Bangkalan Plaza Madura, Mal Kebanggaan Orang Bangkalan yang Hidup Segan, Mati Tak Mau

27 Januari 2024
Desa Jangkar Bangkalan, Desa Paling Angker di Madura, Orang Meninggal di Desa Ini Pasti Gentayangan!

Desa Jangkar Bangkalan, Desa Paling Angker di Madura, Orang Meninggal di Desa Ini Pasti Gentayangan!

7 Maret 2024
Review Mie Gacoan Bangkalan, Cabang yang Anomali karena Tidak Perlu Antre Mojok.co

Review Mie Gacoan Bangkalan, Cabang yang Anomali karena Tidak Perlu Antre

2 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Alasan Wonogiri Masih dan Akan Selalu Jadi Ibu Kota Bakso Indonesia, Malang Minggir Dulu!

20 Mei 2026
Kos Murah yang Diidamkan Berujung Penyesalan karena Tabiat Buruk Ibu Kos yang Suka Ngutang Mojok.co

Rasa Syukur Tinggal di Kos Murah Berubah Jadi Penyesalan karena Tabiat Buruk Ibu Kos yang Suka Ngutang

20 Mei 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Masalah Utama Tulungagung Bukan Wisata, tapi Tradisi Korupsi di Kursi Bupati

19 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.