Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Taman Fitnes Bandung Nggak Direkomendasikan untuk Berolahraga: Bukannya Bikin Sehat malah Bikin Sakit Warga

Handri Setiadi oleh Handri Setiadi
30 Mei 2025
A A
Taman Fitnes Bandung Nggak Direkomendasikan untuk Berolahraga: Bukannya Bikin Sehat malah Bikin Sakit Warga

Taman Fitnes Bandung Nggak Direkomendasikan untuk Berolahraga: Bukannya Bikin Sehat malah Bikin Sakit Warga (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kota Bandung memiliki beragam taman yang bisa dikunjungi sesuai dengan fungsinya. Mulai taman untuk hiburan, tempat main anak, hingga taman untuk berolahraga. Nah, taman yang disebut-sebut cocok buat berolahraga di Bandung adalah Taman Fitnes.

Nama “fitnes” yang digunakan pada taman ini bukan tanpa tujuan. Mendengar namanya, orang-orang tentu langsung paham bahwa taman yang berlokasi di Jalan Teuku Teuku Umar, Kecamatan Coblong, ini dibuat dengan tujuan tempat olahraga. Saya sendiri sejak SMA sering berkunjung ke sini karena tempatnya yang rindang. Dulu hanya ada lapangan sepak bola dan trek lari di sini. Kemudian tahun 2024 mulai banyak tersedia alat fitnes yang bisa digunakan warga untuk berolahraga secara gratis.

Saya cukup kaget waktu terakhir kali saya berkunjung ke Taman Fitnes Bandung. Taman yang dulunya sering dipakai berolahraga atau sekadar nongkrong, kini kondisinya semakin tak terawat. Satu-satunya yang tak berubah dari taman ini hanyalah pohonnya yang rindang beserta kenangan.

Kondisi lapangan bola memprihatinkan

Di dalam Taman Fitnes Bandung terdapat lapangan bola yang luasnya sekitar 45m x 90m. Sementara di pinggir lapangan terdapat trek jogging yang bisa digunakan warga. Sayangnya, kondisi lapangan itu kini tak terawat.

Dulu, lapangan ini kerap digunakan warga untuk bermain bola karena areanya cukup luas dan sudah ada gawangnya. Namun kini kondisinya malah memprihatinkan. Rumput yang tumbuh tak diurus, tanahnya becek, dan kondisi gawangnya kini kurang layak.

Sampah berserakan di Taman Fitnes Bandung

Ketika masuk ke tamannya, saya cukup terkejut dengan sampah yang berserakan di mana-mana. Di trek lari berserakan kresek dan sampah plastik lainnya. Di pinggir lapangan malah jadi tempat pembuangan sampah.

Belum lagi di Taman Fitnesnya gundukan sampah bekas makanan dan botol terlihat di mana-mana. Bahkan ada kresek sampah menggantung di salah satu alat fitnes! Taman Fitnes Bandung yang menghabiskan anggaran sekitar 200 juta rupiah ini sepertinya sekarang lebih cocok jadi Taman Sampah.

Banyaknya sampah yang berserakan di Taman Fitnes Bandung ini mungkin salah satu penyebabnya karena ketiadaan tempat sampah. Ketika saya berada di sana dan mau membuang sampah sisa makanan pun harus mencari keluar taman dulu. Kalau memang tidak menyediakan petugas kebersihan, minimal tempat sampah disediakan di beberapa titik di taman ini lah. Masa iya tempat sampah juga nggak ada satu pun.

Baca Juga:

Tol Soroja, Tol yang Nyeleneh: Pendek, Nggak Ada Rest Area, tapi Strategis

4 Hal yang Lumrah di Bandung tapi Tampak Aneh di Mata Orang Semarang

Alat fitnes di Taman Fitnes Bandung banyak yang rusak bahkan raib

Seperti yang saya sampaikan di atas, di Taman Fitnes ini tersedia beberapa alat fitnes. Akan tetapi yang bisa digunakan hanya tinggal 4 alat. Ada yang rusak, ada pula yang raib.

Alat fitnes yang rusak ini merupakan alat untuk membantu olahraga jalan di tempat. Ketika saya mencobanya secara langsung, alat untuk menopang kaki sebelahnya sudah hampir copot. Alih-alih membantu olahraga, alat tersebut malah membahayakan. Beberapa alat lainnya pun sebenarnya mulai berkarat.

Niat olahraga untuk sehat, malah mengundang penyakit

Beberapa orang mengunjungi Taman Fitnes Bandung mungkin niatnya untuk sekadar nongkrong, jajan, atau menikmati pepohonan. Tapi karena namanya Taman Fitnes, banyak juga yang mengunjunginya dengan niat berolahraga.

Sayangya, di taman ini masih banyak orang yang tidak peka terhadap lingkungan. Selain banyak sampah dibuang sembarangan, banyak juga yang merokok di dalam taman. Niat untuk berolahraga seakan-akan hancur ketika melihat kondisi taman yang banyak sampah dan juga orang yang merokok. Belum lagi alat-alat fitnes di sini rusak dan berkarat. Salah-salah malah celaka ketika digunakan.

Sebetulnya Taman Fitnes bisa menjadi spot olahraga terbaik di Bandung, asalkan semua pihak merawatnya dengan sungguh-sungguh. Sangat disayangkan jika niat ingin olahraga di taman ini malah berubah jadi petaka karena kondisi taman yang tak terawat.

Penulis: Handri Setiadi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Hal yang Bikin Taman Film Bandung Jadi Nggak Nyaman untuk Dikunjungi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Mei 2025 oleh

Tags: BandungTaman Fitnes Bandung
Handri Setiadi

Handri Setiadi

Kadang guru, kadang suka baca buku, anggap saja teman baikmu.

ArtikelTerkait

Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda Mojok.co

Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda

15 Januari 2026
Barang-barang yang Tidak Saya Sangka Borma Toserba Bandung Menjualnya Mojok.co

Barang-barang yang Tidak Saya Sangka Dijual di Borma Toserba Bandung, Ada Suku Cadang Motor hingga Tanah Lembang

23 Februari 2025
4 Dosa Pedagang Es Kelapa Muda di Jalanan Kota Bandung (Unsplash)

4 Dosa Pedagang Es Kelapa Muda di Jalanan Kota Bandung yang Membuat Pembeli Jadi Kecewa

16 September 2024
Bandros, Bus Wisata yang Perlu Dicoba Saat Berkunjung ke Bandung

Bandros, Bus Wisata yang Perlu Dicoba Saat Berkunjung ke Bandung

12 Februari 2022
Bandung Kota Kuliner, tapi Orang Asli Bandung Jarang Kulineran braga

Nasib Jalan Braga setelah Pandemi

25 Oktober 2022
cewek di bandung cantik mojok.co

Bukan “Cewek Bandung Cantik-cantik” tapi “Cewek, di Bandung, Cantik-cantik”

24 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasihat Penting untuk Gen Z yang Pengin Banget Jadi ASN

Daripada ASN Day, Kami para ASN Lebih Butuh Serikat Pekerja!

5 Mei 2026
Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Menunggu Mati (Pixabay)

Merindukan Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Sepi Menunggu Mati

10 Mei 2026
Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus (Unsplash)

Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus: Pertama, Please, Jangan Panik

8 Mei 2026
Saatnya Warga Bantul Berbangga dengan Embung Potorono yang Bisa Membuat Warga Sleman Iri

Saatnya Warga Bantul Berbangga dengan Embung Potorono yang Bisa Membuat Warga Sleman Iri

6 Mei 2026
Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso (Unsplash)

Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso: Sebuah Tutorial Merusak Mood Pecinta Bakso Daging Sapi

10 Mei 2026
Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan Terminal

Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan

9 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.