Demokrasi Indonesia dan Bayang-bayang Vandalisme yang Sulit Dilepaskan

Nggak ada yang salah. Menjadi salah kalau sudah mulai ada kerusuhan, bentrok, dan berakhir dengan aksi-aksi vandalisme yang nggak bertanggung jawab.
Lagu Entah Apa yang Merasuki “Demokrasi” Kita dan Efek Suara Gagak

Saya telah terkena kecanduan ke-empat. Lagu “Entah Apa yang Merasukimu” terngiang-ngiang di kepala saya seperti kenangan bersama mantan, sulit dilupakan.
Jadi Musisi Itu Lebih Menjanjikan Daripada Jadi Presiden

Karya Ahmad Dhani akan tetap dicintai banyak orang, saya jadi berpikir jika jadi musisi itu lebih menjanjikan daripada jadi presiden.
Berkat KPK Saya (Pernah) Merasa Bangga Pada Negara Ini

Berkat KPK, wong cilik jadi ngerti apa itu gratifikasi, bisa ngurus administrasi, dan nggak harus menyaksikan orang berpangkat petentang-petenteng lagi.
Perihal Revisi UU KPK

Satu sisi, saya setuju bahwa KPK harus dibenahi dan diperkuat, di sisi lain, revisi UU KPK bisa menjadi backdoor pelemahan KPK.
Membela Jokowi dari Pengeroyokan Boleh, Tapi Jangan Dengan Cara Bodoh!

Membela Jokowi saat dikeroyok boleh dan sah saja. Tapi jangan bodoh dengan menghembuskan isu anti pancasila dan NKRI yang di masa lalu bikin orang beringas!
RUU KPK Adalah Bukti Betapa Progresifnya DPR dan Presiden Kita

RUU KPK bahkan tidak perlu melalui Prolegnas untuk menjadi pembahasan legislatif. Hanya membutuhkan rapat selama 30 menit dan tanpa debat.