Saya sudah hidup di Malang selama 2 tahun, dan tetap tidak bisa menerima sound horeg

Saya tetap tidak bisa menikmati dan terbiasa dengan sound horeg di Malang. Mungkin suatu saat nanti bisa, mungkin. Atau justru tidak bisa sama sekali.
Orang Malang nggak ada yang suka main ke Kayutangan. Udah macet dan semrawut, desainnya yang meniru Malioboro bikin ilfil

Justru agak aneh kalau ada orang Malang yang kalau mau main (refreshing/healing) tapi milihnya ke Kayutangan Malang.
Deklarasi Wonogiri sebagai ibu kota mi ayam bakso harusnya menyadarkan Malang bahwa reputasi saja tidak selalu cukup

Wonogiri sudah mengambil langkah dengan mengukuhkan identitas kulinernya. Kini pertanyaannya tinggal satu: apakah Malang akan diam saja?
Stadion Gajayana Malang tempat potensial yang bernasib sial

Stadion Gajayana Malang sangatlah potensial, strategis dan punya fasilitas publik lengkap. Sayang kurang terawat dan nasibnya tak jelas.
Bakso Malang adalah makanan khas Jawa Timur yang paling bisa diterima semua lidah orang Indonesia ketimbang kuliner Jatim lainnya

Bakso Malang, adalah makanan khas Jawa Timur yang paling bisa diterima ketimbang kuliner Jatim lainnya. Udah fix, no debat.
Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

Tidak ada yang lebih berhak menggunakan trotoar selain pejalan kaki itu sendiri. Tapi kasusnya berbeda di Jalan Veteran Malang.
Berhenti membandingkan Malang dan Surabaya: karakteristiknya beda, kenapa berusaha (terlalu) keras untuk membandingkannya?

Perdebatan “mending” Malang dibandingkan Surabaya merupakan hal yang tidak produktif. Mending selesaikan masalahnya, ya nggak?