Tag: Indie

Featured

Pengalaman Saya Dianggap Jadul karena Ngefans Rhoma Irama

Muhammad Arsyad

Ketika saya menyebut kalau Rhoma Irama juga menjadi penyanyi favorit, wajah teman saya langsung kecut gitu. Dia nggak menyangka.

Artikel

Soal Selera Musik, Kita Adalah Korban Dikotomi Media

Avatar

Sebagaimana bahasa, selera juga sangat subjektif. Menurut pengalaman saya, selera musik orang bisa dipengaruhi lingkungan dan kondisi dari individu tersebut.

Featured

Menjadi Music Snob Itu Nggak Ada Keren-kerennya!

Avatar

Music snob seperti ini biasanya menjangkit pendengar-pendengar baru, yang baru saja tahu tentang genre musik atau makna lirik band-band yang baru muncul.

Featured

Saling Berebut Titel Paling Indie, Buat Apa sih?

Avatar

Buat apa harus merasa paling indie-lah, merasa musiknya paling kerenlah. Udah, nggak perlu seperti itu. Nggak ada gunanya juga buat kalean-kalean-kalean!

Artikel

Rekomendasi Album yang Bukan Cuma Bahas Kopi, Gunung, dan Senja

Avatar

Apa nggak bosen sama lagu-lagu yang cuma ngomongin gunung, kopi, dan senja? Coba dengerin dulu lagu di album ini, deh.

Artikel

Pemersatu Bangsa Sebenarnya adalah Cendol Dawet

Nadya Rizqi Aditya

Menurut saya, hype cendol dawet ini lebih merakyat karena sempat ada video viral sekumpulan murid SD yang menyahut ‘cendol dawet’ dengan sangat fasih.

Artikel

Mawang dan Jawaban Atas Penyampaian Rasa Sayang Kepada Orang Tua yang Seringkali Sulit Diungkapkan

Seto Wicaksono

Bagaimana tidak, Mawang bernyanyi tanpa menggunakan rangkaian kata sesuai kaidah bahasa Indonesia dalam EYD—menggunakan bahasa sehari-hari pun tidak.

Artikel

Mengapa Harus Kopi dan Senja, Jika Teh dan Pagi Lebih Nikmat?

Avatar

Tak salah menggunakan kopi dan senja yang sebenarnya memiliki makna indah bagi penikmatnya. Namun, mengapa harus kopi dan senja?

Artikel

Selamat Datang di Malang, Kota Sejuta Kedai Kopi

Avatar

Namun, yang namanya wabah ya pasti menyebar dan menjangkit semua kalangan. Tren ini mengakibatkan terlalu banyak kedai kopi yang berdiri di Malang.

Artikel

Mendengarkan Musik Mainstream Tanpa Prasangka

Avatar

Jangan lupa, musik mainstream juga harus ditai-taikan karena, ya, mainstream : monoton, terlalu biasa, cuma cinta-cintaan.