Suzuki Smash Titan 2011, Motor Super Bandel Saksi Bisu Perjalanan Hidup

Suzuki Satria 120 R dan Kenangan Cinta Pertama yang Sulit Dilupakan suzuki gsx r150 Suzuki GSX-S150 Touring Edition suzuki smash titan suzuki lets

Suzuki (Shutterstock.com)

Di tengah ramenya motor matik berkeliaran, saya nggak silau. Hingga kini, saya masih setia dengan keluaran Suzuki Smash Titan 2011. Pernah pakai motor bebek lain, tapi motor ini bikin saya gagal move on dan ogah beli motor lain lagi.

Motor ini dibeli sejak 2011, tahun pertama kalinya Smash Titan model ini dirilis. Motor inilah yang menjadi saksi bisu saya belajar naik motor, mulai dibonceng orang, hampir terguling, sampai lincah menggunakan motor. Boleh dibilang kalo saya punya ikatan batin dengan motor ini, karena menemani perkembangan selama belajar.

Berbagai cerita tumbuh kembang mewarnai hidup saya bersama Suzuki Smash Titan 2011. Motor ini pernah menabrak gerobak sampai pedal rem kaki bengkok melebar, spakbor parah, sampai sering mogok gara-gara memaksakan diri menerobos banjir. Motor ini juga jadi teman hidup saya sejak SMA hingga diajak menyebar lowongan kerja.

Teman yang bandel

Motor Smash Titan 2011 ini sangat bandel dan responsif. Diajak jalan-jalan ke dalam kota oke, diajak ke Batu dari Malang kota juga oke. Tarikannya relatif enteng dan responsif. Cara menggunakannya relatif mudah. Indikator gigi mudah terbaca, rem dan gasnya oke banget, dan bodinya ramping, cocok untuk menyelinap di tengah kemacetan.

Karena motor ini, saya tertolong saat jalanan menanjak atau menurun ekstrem. Fitur oper gigi di motor ini bikin saya ogah beralih ke motor matik (takut kalo celaka). Meski bandel, putaran gasnya nggak lebay yang bikin celaka saat menanjak atau menurun kok, bagaimana saya nggak betah dengan motor ini?

BBM Suzuki Smash Titan yang begitu irit

Kenapa saya susah move on dari Smash Titan 2011 hingga detik ini? Pertama, konsumsi BBM relatif murah meski menggunakan Pertamax dengan nilai oktan 92. Kedua, biaya servis berkala relatif murah, belum lagi servisnya di bengkel resmi Suzuki.

Dengan Pertamax full tank dengan biaya sekitar 35 ribu rupiah, motor ini nggak cepat kehabisan bensin kalo dibawa Malang-Batu PP, hanya turun sedikit jarum indikatornya. Di kemacetan pun, bensinnya nggak cepat boros. Biaya servisnya hanya sekitar 100 ribu Rupiah plus ganti oli seharga 40 ribu Rupiah. Irit kan? Irit lah.

Ogah ganti

Kalo dihitung, motor saya sudah berusia 12 tahun, sudah Kelas VI SD kalo manusia. Tapi, usia benda dengan manusia beda: benda terasa tua. Sudah setua itu motor saya, tapi nggak muncul tanda-tanda penuaan karena spare parts Suzuki Smash Titan ini masih melimpah. Meski tua, bukan berarti stok nggak ada. Ha enak banget ini.

Pernah saya disarankan untuk ganti motor, yang lebih bagus lagi. Tapi saya nggak berminat. Saya masih setia dengan motor ini dan tetap ingin saya rawat hingga tua nanti, siapa tahu jadi motor antik yang limited edition. Siapa tahu, 5 tahun kemudian, harga motor ini segila Vespa, siapa tahu kan?

Penulis: Mohammad Faiz Attoriq
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Review Suzuki Smash Titan Setelah 7 Tahun Pemakaian

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version