Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Suzuki GSX R150, Motor Kencang yang Nggak Cocok Dipakai untuk Pacaran

Budi oleh Budi
24 Juni 2023
A A
Suzuki Satria 120 R dan Kenangan Cinta Pertama yang Sulit Dilupakan suzuki gsx r150 Suzuki GSX-S150 Touring Edition suzuki smash titan suzuki lets

Suzuki (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Teman saya, Mawar (tentu saja bukan nama sebenarnya) cerita soal pengalamannya dibonceng naik motor sport. Alih-alih jadi pengalaman yang menyenangkan, dibonceng motor sport menjadi mimpi buruk yang nggak mau dia ulang.

Mungkin ada anggapan bahwa motor sport seperti Suzuki GSX R150 adalah sekeren-kerennya motor. Bahkan siapa saja yang memakainya bisa bertambah kekerenan dan tentu saja menarik perhatian semua orang, termasuk teman saya. Mawar namanya.

“Motor sport tuh memang ganteng banget, Di. Aku suka sama cowok yang pakai motor jenis ini. kelihatan makin macho saja, keren gitu,” ujar teman saya yang senyumnya bisa membuat orang-orang lupa akan masalahnya.

“Hari itu akhirnya Mas gebetan mau ngajak jalan setelah beberapa bulan intens chattingan. Motor sport biru yang lampu depannya agak aneh parkir di depan rumah. Warna birunya mentereng, di bodinya tertulis tulisan Suzuki berwarna putih, gede banget. Bahkan sebagian hurufnya nyempil, hampir nggak kebaca,” lanjutnya.

“Kok kamu tahu kalau itu Motor Suzuki?”

“Ya tahu, Di. Lha wong di atas lampu depan ada tulisan Suzuki warna putih. Tapi lebih kecil.”

“Aku senang banget waktu itu. Berasa jadi wanita yang beruntung sedunia,” tutur dia.

Saya hanya manggut-manggut mengikuti ceritanya. Nggak berani mencela, apalagi motor yang saya pakai hanya Honda Beat. Jelas kalah dari semua sisi, kecuali kalau bicara soal irit.

Baca Juga:

Suzuki Satria Pro Punya Fitur Keren di Balik Bodi yang Tampak Payah

Suzuki GSX-R150, Motor Sport untuk Kalian yang Muak dengan Honda CBR dan Yamaha R15

Susah naik pas mau bonceng

“Sampai tiba waktunya pergi setelah dia nungguin aku dandan. Wajahnya fine-fine saja, nggak tampak cemberut kayak mantanku dulu. Disuruh nunggu sebentar saja sudah ngereog. Bayangkan Di, sudah motornya keren. Orangnya juga penyabar. Idaman banget nggak sih?” ucap Mawar dengan semangat.

“Iya deh iya,” saya hanya menjawab ketus. Gelato yang masih beku malah terasa panas.

“Tapi aku agak kecewa. Itu lho, untuk naik ke boncengannya susah. Footstep belakang nggak friendly banget. Tinggi banget gilak,” lanjutnya.

“Mana aku kudu ancang-ancang dulu. Terus kudu pegangan ke Masnya. Pokoknya repot deh. Tampilan doang yang keren, tapi kalo mau mbonceng ngerepotin. Mana saat itu aku pakai rok lagi.”

“Masak rok aku mau robek. Akhirnya harus ganti celana dulu. Haduh.”

“Naik motor sport emang nyusahin. Tampang doang yang keren. Kalau soal nyaman mah tetap Honda Beat.” Jawab saya sambil menghibur diri.

Tenaga GSX R150 terlalu barbar

“Aku kira perkara susah naik adalah hal terakhir. Tapi ada hal yang lebih nyebelin lagi. Larinya itu lho nggak bisa santai. Saya hampir beberapa kali terjungkal ke belakang gara-gara si Masnya tiba-tiba ngegas. Mana aku nggak mau pegangan, risih aja kalau harus pengangan sama cowok,” Mawar kembali berujar setelah meminum kopi yang dia pesan.

“Oh iya, kenapa sih motor sport nggak ada pegangan buat pembonceng?”

“Asli, sepanjang jalan rasanya tersiksa. Nggak nyaman. Mau pegangan Masnya tapi risih, nggak pegangan resiko jatuh. Pun kalau mau pegangan kayaknya aku bakal nungging banget, posisi jok belakang Suzuki GSX R150 lebih tinggi, tinggi banget malahan. Kan nggak enak ya kalau dilihat orang di jalan. Dilema banget waktu itu.” Katanya sebelum mengisap Camel favoritnya.

“Wqwqwqwqwq,” saya ketawa. Kayak bakal lucu kalau lihat kejadian itu.

Baca halaman selanjutnya

Tenaga beringas yang susah ditaklukkan

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 25 Juni 2023 oleh

Tags: boncenganmotor sportsuzuki gsx r150
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

Suzuki Gixxer SF 250: Motor Sport kok Satu Silinder? Pede Betul

Suzuki Gixxer SF 250: Motor Sport kok Satu Silinder? Pede Betul

21 Juni 2023
Terimakasih Indonesia Telah Membelikan Satpol PP Jogja Motor Sport 100 Juta terminal mojok.co

Terimakasih Indonesia Telah Membelikan Satpol PP Jogja Motor Sport 100 Juta

24 Desember 2021
Suzuki Gixxer SF 250: Mesinnya Sederhana, Desainnya Biasa Saja

Suzuki Gixxer SF 250: Mesinnya Sederhana, Desainnya Biasa Saja

18 Januari 2022
Rumor Varian Motor Honda PCX 170 cc: Ngapain Coba Honda Bikin Varian PCX yang Baru? Kayak Nggak Ada Kerjaan Lain Aja

Rumor Varian Motor Honda PCX 170 cc: Ngapain Coba Honda Bikin Varian PCX yang Baru? Kayak Nggak Ada Kerjaan Lain Aja

30 Agustus 2023
Udahlah, Nggak Sok-sokan Beli Motor Sport Saat SMA! Ini Alasannya! terminal mojok.co

Udahlah, Nggak Sok-sokan Beli Motor Sport Saat SMA! Ini Alasannya!

28 Februari 2021
pemuda kasmaran spare parts motor jadul lubang jalanan mojok

4 Tipe Pemuda Kasmaran yang Boncengan sambil Yang-yangan

14 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan  Terminal

Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan 

8 Juni 2026
4 Mitos Seputar Skripsi yang Bikin Mahasiswa Stres magang skripsi kuantitatif

Tips Cepat Lulus Skripsi Kuantitatif Tanpa Jadi Tumbal Statistik dari Dosen, Dijamin Waras!

4 Juni 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Para Pengendara Motor di Jogja Itu Terkenal dengan Santainya, kecuali Orang Bantul Selatan

9 Juni 2026
5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya Mojok.co

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

8 Juni 2026
Lampung Bukan Tempat Merantau untuk Orang Lemah

Lampung Itu Nama Provinsi, Bukan Nama Kota. Pas SD Pernah Belajar IPS Nggak sih?

8 Juni 2026
5 Barang Unik yang Saya Temukan di Facebook Marketplace, Surga yang Underrated

Facebook Marketplace, Titik Kumpul Barang Unik dan Berguna, sekaligus Surganya para Penipu

4 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.