Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Suzuki Ertiga: MPV Pertama Suzuki yang Dulu Dikenal sebagai MPV Syariah  

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
24 Agustus 2025
A A
Suzuki Ertiga: MPV Pertama Suzuki yang Dulu Dikenal Sebagai MPV Syariah  

Suzuki Ertiga: MPV Pertama Suzuki yang Dulu Dikenal Sebagai MPV Syariah  (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, Suzuki resmi meluncurkan Ertiga terbaru. Dimensinya kini lebih besar dengan  sejumlah pembaruan. Dari sisi eksterior, perubahan tampak pada spoiler atap, lampu belakang, serta panel pintu belakang. Fitur keselamatan juga ditingkatkan signifikan dengan 6 airbags di semua varian, sabuk pengaman 3 titik di tiap kursi, serta TPMS di tipe tertinggi. Kabin juga lebih nyaman berkat tambahan ventilasi AC di tengah dan dua port USB Type-C di baris kedua.

Meskipun mengalami sejumlah pembaruan, Suzuki Ertiga tampak masih ingin mempertahankan positioningnya sebagai MPV keluarga yang sopan, nggak neko-neko, dan gampang diterima semua kalangan.

Kalau diingat-ingat lagi, Suzuki Ertiga khususnya di era generasi pertama ini sempat dijuluki sebagai MPV Syariah di forum-forum otomotif dunia maya. Julukan yang terdengar unik, nyentrik dan tentu saja datang bukan tanpa alasan.

Alasan Suzuki Ertiga dicap sebagai MPV syariah

Sekitar tahun 2012, saat Ertiga pertama kali hadir di Indonesia, forum otomotif dan percakapan warganet kerap menyematkan label “mobil syariah” pada MPV pertama Suzuki itu. Penyebabnya sederhana. Yaitu, desainnya yang kalem dan tidak neko-neko dianggap merepresentasikan keluarga muslim kelas menengah yang religius, rajin datang ke kajian, tetapi tetap modern. Ditambah, harga Suzuki Ertiga lebih bersahabat dibanding Avanza atau Xenia, sementara kenyamanannya terasa di atas rata-rata.

Ndilalah, waktu itu penggunaan kata ‘syariah’ memang sedang laris manis dipakai di mana-mana. Jadi ya, ketika Suzuki Ertiga ini muncul, forum-forum otomotif langsung menyematkan label MPV Syariah pada Ertiga. Lucunya lagi, citra itu makin menguat karena di berbagai pengajian akbar, sering kali terlihat pak kiai atau ustaz dijemput panitia dengan menggunakan Suzuki Ertiga.

Mau kebetulan atau memang disengaja, yang jelas, sejak saat itu status MPV Syariah resmi melekat pada Suzuki Ertiga.

Faktor lain yang menguatkan julukan MPV Syariah pada Suzuki Ertiga

Selain karena tampilannya yang kalem dan kebetulan sering terlihat di pengajian akbar, ada beberapa faktor lain yang bikin Suzuki Ertiga makin sah disebut MPV Syariah. Pertama, soal konsumsi bahan bakar yang terkenal irit.

Untuk keluarga kelas menengah religius yang rajin bepergian ke kajian, efisiensi BBM ini jelas jadi nilai plus. Kedua, kabin Ertiga cukup lega dan nyaman, cocok dipakai satu keluarga besar. Ketiga, suspensinya yang lebih empuk dibanding kompetitor sekelasnya juga membuat perjalanan jauh ke pesantren atau silaturahmi antar-kota terasa lebih adem.

Baca Juga:

Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet

Menyiksa Suzuki Swift di Jalanan Pantura yang Tak Pernah Mulus dari Kudus ke Rembang

Hal-hal tersebut semakin menguatkan posisi Suzuki Suzuki Ertiga sebagai mobil keluarga religi yang sederhana, hemat, dan penuh pertimbangan.

Masihkah layakkah disebut MPV syariah?

Pertanyaan menarik kemudian muncul. Apakah saat ini Suzuki Ertiga masih layak disebut MPV Syariah?

Dari sisi kultur, sebutan MPV Syariah memang sudah jarang terdengar. Namun, kalau kita tarik kembali ke esensi, Ertiga sebenarnya masih menjaga ruh lamanya. Desainnya tetap kalem dan tidak neko-neko, persis ketika ia pertama kali lahir. Karakternya pun masih merepresentasikan keluarga yang mengutamakan fungsi ketimbang gaya berlebihan. Dan yang paling penting, kenyamanan masih jadi ciri khas yang konsisten hadir di setiap generasi.

Kalau soal Ertiga disebut MPV Syariah karena sering dipakai untuk antar jemput pak kyai saat ada kajian, duh, nggak tahu juga ya. Kayaknya pak kiai sekarang sudah punya mobil sendiri-sendiri, jadi nggak perlu dijemput panitia.

Jadi, apakah Ertiga masih relevan disebut MPV Syariah? Jawabannya: masih, terutama kalau kamu belinya pakai skema cicilan di bank syariah. Wkwkwk.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Suzuki All New Ertiga Hybrid Bikin Mobil Lain Ketar-ketir, Nyalakan Tanda Bahaya!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Agustus 2025 oleh

Tags: Mobil Suzukimobil syariahmpv suzukisuzuki ertigasyariah
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

mobil Suzuki APV Itu Bukan Mobil, tapi Gerobak Dikasih Mesin, Nggak Ada Nyaman-nyamannya Sama Sekali!

Suzuki APV Memang Nggak Nyaman, kalau Memang Cari Nyaman, Beli Innova!

1 Maret 2024
Mobil Suzuki SX4 X-Over, Si Kecil Tengil yang Nggak Boleh Dipandang Sebelah Mata

Mobil Suzuki SX4 X-Over, Si Kecil Tengil yang Nggak Boleh Dipandang Sebelah Mata

4 Juli 2024
Karimun Wagon R: Mobil Kecil yang Menyelamatkan Pemiliknya dari Gosip Kampung

Karimun Wagon R: Mobil Kecil yang Menyelamatkan Pemiliknya dari Gosip Kampung

25 Januari 2026
Alasan Beli Mobil Baru di Akhir Tahun 2024 Sangat Menguntungkan (Unsplash)

Kenapa Beli Mobil Baru di Akhir Tahun 2024 Sangat Menguntungkan?

20 Desember 2024
Suzuki S-Presso, Mobil "Aneh" yang Justru Jadi Pilihan Terbaik setelah Karimun Wagon R Hilang

Suzuki S-Presso, Mobil “Aneh” yang Justru Jadi Pilihan Terbaik setelah Karimun Wagon R Hilang

13 Desember 2025
Mobil Suzuki Bukan Terkesan Murahan, tapi Ia Adalah Mobil yang Rendah Hati Terminal Mojok grand vitara suzuki avenis 125 suzuki vstrom 250 sx

Mobil Suzuki Bukan Terkesan Murahan, tapi Ia Adalah Mobil yang Rendah Hati

18 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah Mojok.co

Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah

12 Maret 2026
Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

11 Maret 2026
Apa yang Bisa Dibanggakan dari Daihatsu Ayla 2018? Sebiji Kaleng Susu Diberi Roda kok Dibanggakan

Apa sih yang Bisa Dibanggakan dari Daihatsu Ayla 2018? Sebiji Kaleng Susu Diberi Roda kok Dibanggakan

11 Maret 2026
Kontrakan di Jogja itu Ribet, Mending Sewa Kos biar Nggak Ruwet, Beneran   pemilik kos

4 Kelakuan Pemilik Kos yang Bikin Jengkel Penyewanya dan Berakhir Angkat Kaki, Tak Lagi Sudi Tinggal di Situ

13 Maret 2026
Siasat Melewati 31 Jam di “Neraka” Bernama Kapal Kelas Ekonomi Surabaya-Makassar Mojok.co

Siasat Melewati 31 Jam di “Neraka” Bernama Kapal Kelas Ekonomi Surabaya-Makassar

13 Maret 2026
Honda Beat Motor yang Sempurna, Pantas Saja Didambakan Warga Kampung dan (Sayangnya) Jadi Incaran Empuk Maling Mojok.co

Honda Beat Motor yang Mudah Digunakan, Dirawat, dan Dimaling

11 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba
  • Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu
  • Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home
  • “Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten
  • Nasib Suram Pekerja Jakarta Rumah di Bekasi, Dituntut Bekerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.