Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kesehatan

Susu Bear Brand Memang Lebih Istimewa dari Merek Lain, tapi Nggak Perlu Sampai Ngebucin demi Covid-19, sih

Aminah Sri Prabasari oleh Aminah Sri Prabasari
5 Juli 2021
A A
Susu Bear Brand Memang Lebih Istimewa dari Merek Lain, tapi Nggak Perlu Sampai Ngebucin Demi Covid-19, sih terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

“Semua merek susu, mau itu Bear Brand, Ultra Milk, Diamond Milk, atau Indomilk, sama-sama mengandung protein, vitamin, dan mineral yang baik untuk tubuh. Beda pada rasa dan harga saja yang bisa disesuaikan dengan selera dan budget masing-masing.” Demikian tulis Mas Wisnu yang resah menonton video masyarakat yang melakukan panic buying susu Bear Brand sebelum diberlakukan PPKM darurat. Saya sepakat, panic buying produk susu saat pandemi adalah tindakan bodoh.

Akan tetapi, beragam merek produk susu yang beredar di pasaran bukan hanya beda rasa dan harga. Kandungan gizi susu cair dalam kemasan tidak ditentukan oleh merek, melainkan dari proses pengemasannya.

Bear Brand memang lebih istimewa, sih. Terutama dari merek lain yang disebutkan Mas Wisnu. Apa sebabnya? Karena diproses dengan metode sterilisasi sehingga kandungan gizinya lebih tinggi. Sementara itu, susu cair kemasan yang beredar di pasaran saat ini diproses dengan tiga cara. Mari kita kupas satu per satu

Proses #1 UHT

Menurut SK BPOM RI No. HK.00.05.52.4040 Tahun 2006 tentang Kategori Pangan, susu UHT adalah produk susu cair yang diperoleh dari susu segar yang disterilkan pada suhu tidak kurang dari 135°C selama 2 detik dan dikemas segera dalam kemasan yang steril. Proses pemanasan dengan suhu tinggi membuat kandungan gizi dalam susu UHT berubah dan memiliki kandungan protein yang lebih rendah daripada susu pasteurisasi. Selain itu, kalsium yang tadinya bersifat larut dalam susu akan berubah menjadi kalsium yang tidak larut yang sulit diserap tubuh. Kelebihannya tahan lama dan bisa disimpan dalam suhu ruang karena itu di minimarket kita bisa menemukannya di rak. Contoh produk susu UHT adalah Ultra Milk, Morinaga Chil-Go, Diamond Milk, dst.

Proses #2 Pasteurisasi

Menurut Keputusan Kepala Badan Karantina Pertanian No. 436.a/Kpts/PD.670.320/L/11/07 tentang Petunjuk Pelaksanaan Tindakan Karantina Hewan terhadap Susu dan Produk Olahannya, susu pasteurisasi adalah susu yang diolah dengan memanaskan susu di bawah titik didih susu, dengan cara pemanasan pada temperatur 63–65°C selama 30 menit (dikenal dengan istilah Pemanasan Low Temperature Long Time atau LTLT) dan pemanasan pada temperatur 71–72°C selama 15 detik (dikenal dengan istilah Pemanasan High Temperature Short Time atau HTST).

Susu pasteurisasi lebih aman dikonsumsi dibandingkan susu segar yang belum diolah sama sekali. Namun, masa simpan susu pasteurisasi tidak selama susu UHT, kurang lebih sekitar dua minggu saja di dalam kulkas. Contoh produk susu pasteurisasi adalah susu Greenfields, Cimory, Diamond Fresh Milk, dst.

Proses #3 Sterilisasi

Menurut SK BPOM RI No. HK.00.05.52.4040 Tahun 2006 tentang Kategori Pangan, susu sterilisasi adalah produk susu cair yang diperoleh dari susu segar yang dipanaskan pada suhu tidak kurang dari 100°C selama waktu yang cukup untuk mencapai keadaan steril komersial dan dikemas secara kedap (hermetis).

Kok mirip-mirip ya antara susu pasteurisasi dengan susu sterilisasi?

Baca Juga:

Saya Lebih Percaya Dokter Tirta daripada Influencer Kesehatan Lainnya, To The Point, dan Walk The Talk!

Promosi Kesehatan: Jurusan Underrated yang Dianggap Cuma Sales, padahal Garda Terdepan Kesehatan Rakyat

Singkatnya, pasteurisasi bertujuan untuk membunuh mikroorganisme yang merugikan saja, sedangkan sterilisasi bertujuan untuk membunuh semua mikroorganisme. Kedua proses tersebut memengaruhi daya simpan susu. Susu pasteurisasi dengan metode HTST dapat bertahan hingga 14 hari di dalam lemari es, sedangkan susu sterilisasi dapat disimpan dalam suhu ruang dalam waktu yang lebih lama selama kondisinya steril.

Nah, dari penjelasan beda susu pasteurisasi dengan susu sterilisasi itu bertambah lagi alasan lain susu Bear Brand lebih istimewa, yaitu kemasannya dari kaleng sehingga membuat produk ini lebih aman untuk dibawa ke mana saja dibandingkan dengan merek susu sterilisasi lain seperti Indomilk dan Asia Panda.

Ada produk susu sterilisasi lain dalam kemasan kaleng, merek Tujuh Kurma, tapi tambahan kurma pada susu membuat produknya kurang “fleksibel” terutama untuk dikonsumsi anak-anak.

Di satu sisi, memborong susu Bear Brand itu manusiawi karena saking kepingin menambah gizi supaya terhindar atau bahkan pulih dari Covid-19, karena itu susu Bear Brand juga sering dimasukkan dalam daftar wajib saat mengirim makanan ke handai taulan yang sedang isolasi mandiri.

Tapi di sisi lain, sebenarnya mengonsumsi susu saat sedang terinfeksi virus Covid-19 itu malah berisiko, lantaran susu mengandung Omega-6 yang bisa memperparah inflamasi atau peradangan. Virus Covid-19, kan, menyerang pernapasan, dampaknya jadi ada peradangan di paru-paru karena itulah terjadi sesak napas, Bun.

Mengutip Medical News Today, diet anti-inflamasi berfokus pada buah-buahan dan sayuran segar karena bisa menjadi sumber antioksidan yang baik, ditambah dengan Omega-3. Contohnya apel, alpukat, sayuran berdaun hijau tua (kangkung, bayam, sawi hijau), ubi jalar, brokoli, kacang-kacangan (kenari, hazelnut, kacang merah), biji-bijian utuh (gandum dan beras merah), cokelat hitam, ikan berminyak (salmon, mackerel, sarden, teri, dll.).

Saya sedikit tahu tentang diet anti-inflamasi karena praktik langsung 4 tahun belakangan meski sering cheating karena berat, Bun. Makanan yang harus dikurangi konsumsinya dalam diet anti-inflamasi adalah makanan tinggi Omega-6 seperti daging, produk susu dan olahannya (keju, mentega, dan es krim), margarin, dan minyak nabati. Masih ditambah mengurangi makanan tinggi indeks glikemik seperti gula dan makanan olahan.

Jadi harus anti-susu, nih? Nggak, dong. Susu kaya Omega-6 yang diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang, mengatur metabolisme, dan meningkatkan fungsi otak.

Boleh saja konsumsi susu saat isolasi mandiri, tapi imbangi dengan makanan yang bagus untuk anti-inflamasi. Lebih bagus jika skip saja, ganti dengan jus sayur dan buah tanpa gula.

Meski susu Bear Brand memang bergizi tinggi, nggak perlu juga sampai ngebucin, apalagi saat pandemi begini, Bun.

BACA JUGA Menjawab Rasa Penasaran Soal Icon dan Iklan Susu Bear Brand dan tulisan Aminah Sri Prabasari lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Oktober 2021 oleh

Tags: bear brandKesehatanKuliner TerminalsusuUHT
Aminah Sri Prabasari

Aminah Sri Prabasari

Perempuan yg merdeka, pegawai swasta yg punya kerja sambilan, pembaca yg sesekali menulis. Tertarik pada isu gender, politik, sosial dan budaya.

ArtikelTerkait

Serupa tapi Tak Sama, Inilah Perbedaan Antara Cilok dan Salome terminal mojok

Perbedaan Antara Cilok dan Salome yang Wajib Diketahui Pencinta Jajanan Kaki Lima

2 Agustus 2021
Kaum Anti Makan Daging Kambing Wajib Melakukan Hal Ini agar Idul Adha Tetap Merasa Gembira terminal mojok

Kaum Anti Makan Daging Kambing Wajib Melakukan Hal Ini agar Idul Adha Tetap Merasa Gembira

18 Juli 2021
Alergi Makanan Bukan Masalah Sepele, Pebisnis Kuliner Harus Mulai Paham Isu Gawat Ini! rekomendasi susu alfamart

Alergi Makanan Bukan Masalah Sepele, Pebisnis Kuliner Harus Mulai Paham Isu Gawat Ini!

5 Agustus 2023
kesehatan fisik dan mental

Kebiasaan yang Merusak Kesehatan Fisik dan Mental, Tapi Sering Dilakukan

19 September 2019
Botol Minum Berbahan Stainless Steel, Sebaik-baiknya Botol Minum  Mojok.co

Botol Minum Berbahan Stainless Steel, Sebaik-baiknya Botol Minuman

26 November 2023
Bakmi Mewah Rasa Sop Buntut, Mi Instan yang Menurut Saya Cukup Mewah terminal mojok

Bakmi Mewah Rasa Sop Buntut, Mi Instan yang Menurut Saya Cukup Mewah

25 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026
Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

15 Mei 2026
Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Pernah Menyetir Mobil Adalah Red Flag Sesungguhnya di Jalan Raya Mojok.co

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Paham Logika Nyetir Mobil Lebih Red Flag di Jalan Raya

14 Mei 2026
Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

17 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.