Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Surat Terbuka: Untuk Jürgen Klopp dan Liverpool FC

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
31 Mei 2019
A A
liverpool

liverpool

Share on FacebookShare on Twitter

Hallo Jürgen Klopp und natürlich die Spieler des FC Liverpool insgesamt. Stell dir vor, ich bin einer deiner Fans. Für Jürgen bin ich jemand, der es mag, wie er mit Spieler besonders auf dem Feld anspricht, besonders wenn er ein Dortmunder Trainer ist.

Bahasa Jerman saya tuliskan di awal agar lebih terkesan akrab dengan Jürgen Klopp, terima kasih untuk teman saya yang sudah membantu dalam mentranslate. Kurang lebih, jika dalam Bahasa Indonesia seperti ini:

Halo, Jürgen Klopp dan tentunya pemain Liverpool FC secara keseluruhan. Perkenalkan, saya adalah salah satu dari penggemar kalian. Untuk Jürgen, saya menjadi seseorang yang menyukai bagaimana cara Anda dalam melakukan pendekatan kepada pemain khususnya saat di lapangan, ekspresif, khususnya saat menjadi pelatih di Dortmund.

Liverpool? Saya sudah menjadi pendukung sekitar dari tahun 2000-an. Mungkin belum lama dibandingkan dengan fans lain, tapi percayalah, saya tidak mungkin berpaling, dengan atau tanpa gelar yang diraih pada tiap gelaran musim Liga Premier Inggris. Gelar Liga Champions dengan Steven Gerrard menjadi salah satu pahlawannya adalah yang paling saya ingat, sebab saya menonton secara langsung bagaimana drama terjadi.

Terlihat frustrasi di babak pertama (tertinggal 3-0) sampai akhirnya menyamakan kedudukan, lalu akhirnya menyegel gelar juara melalui titik putih. Betul-betul drama yang epic dan patut dikenang oleh seantero bumi—bagi fans maupun lawan.

Setelahnya—meski sudah bergonta-ganti pelatih, mengubah strategi, bahkan memiliki pemain kelas dunia sekali pun—Liverpool belum juga merasakan bagaimana ada dalam euforia menjadi juara Liga Inggris, yang mana fans juga ingin merasakan euforianya, khususnya saya agar bisa membalas banter dari fans lain.

Pernah, ketika kedatangan Brendan Rogers Liverpool hampir saja juara jika memenangkan beberapa pertandingan terakhir, sampai akhirnya Gerrard, yang kita kenal sebagai Legenda hidup Liverpool, jatuh terpeleset di pertandingan penting dalam memperebutkan gelar Liga Inggris. Sudah, lupakan. Itu hanya sebagian dari kenangan kelam, masih banyak kenangan kelam lainnya.

Lalu, setelah memutuskan kontrak dengan Borussia Dortmund, akhirnya Liverpool mendapatkan angin segar, mendapatkan service dari pelatih yang saya kagumi seperti Anda, Jürgen Klopp. Taktik, passion, juga emosional yang selalu menarik untuk dilihat dari layar kaca—oh iya, saya merupakan salah satu fans Liverpool dari Indonesia.

Baca Juga:

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Persamaan Kontroversi Feodalisme Pondok Pesantren dan Liverpool yang Dibantu Wasit ketika Menjadi Juara Liga Inggris

Sungguh, sangat luar biasa pencapaian Anda di musim pertama bersama Liverpool (atau waktu itu hanya baru separuh musim?) karena baru saja menjabat sebagai pelatih, langsung menembus partai final di europa league bertemu dengan Sevilla. Meski pada akhirnya harus bertekuk lutut karena kalah dengan skor 1-3.

Pada waktu itu, saya pikir tidak apa. Anggaplah sebagai pemanasan. Belum lagi, para pemain yang ada saat itu tidak semuanya menjadi bagian dari rencana Anda, itu hanya sisaan pemain dari pelatih sebelumnya.

Toh, pemanasan saja sudah membuat gebrakan yang sangat baik, besar kemungkinan prospek setelahnya akan jauh lebih baik, tidak menutup kemungkinan mendapatkan gelar Liga Inggris, yang pastinya ditunggu oleh para staff, pemain, juga fans Liverpool yang ada di seluruh dunia. Harapannya demikian.

Musim terus berganti, gelar juara pun belum didapat, entah dari kompetisi domestik maupun di Benua Eropa, Liga Champions. Musim 2017/2018 harapan sempat terwujud saat Liverpool bisa melenggang sampai dengan partai final dan bertemu dengan raksasa dari Spanyol, Real Madrid.

Namun, dewi keberuntungan belum memihak pada Liverpool saat sejak awal Mohamed Salah cedera bahu dan hanya bermain beberapa menit, ditambah blunder dari Karius yang membuat asa fans Liverpool makin sirna. Walau setelahnya Karius meminta maaf dan menangis, tetap saja Liverpool harus puas di posisi kedua.

Bicara soal posisi kedua, pada musim 2018/2019 ini di Liga Premier Inggris, poin Liverpool sempat jauh di atas Manchester City, seakan jadi kutukan, tetap saja Liverpool gagal juara dan menegaskan Anda, Jürgen Klopp, sebagai pelatih spesialis juara 2 -paling tidak selama melatih Liverpool.

Pada surat terbuka ini, saya juga ingin menyampaikan keluh kesah saya kepada Anda, Jürgen Klopp dan Liverpool. Sebagai fans yang sudah muak dengan ledekan “next year is our year”, rasanya wajar jika saya mulai menuntut agar Anda juga Liverpool segera mendapatkan gelar. Baik domestik maupun di kompetisi eropa. Walaupun saya bukan fans garis keras, tentu rasa iri tetap menyelimuti saya saat tim lain mendapat gelar, khususnya tim dari Inggris.

Kali ini, pada Minggu 02 Juni 2019 (02.00 WIB), Anda dan Liverpool akan melakonin kembali partai puncak Liga Champions. Rasanya saya tidak ingin berharap banyak, khawatir kecewa atau terlalu larut dalam euforia.

Yah, masuk partai final saja sudah senang, meski hal itu belum cukup untuk membungkam jari-jemari para fans tim lain di media sosial yang akan menyindir dan meledek kami sebagai fans, jika kembali gagal juara.

Saya sempat mencoba beralih mendukung tim lain yang kemungkinan juaranya besar, sehingga saya bisa berkata kepada fans lain bahwa, tim saya baru saja mendapat gelar. Apa Anda tahu, berapa kali pun saya mencoba beralih, tetap saja tidak bisa. Di kepala dan di hati saya, tetap lebih suka mendukung Anda juga Liverpool. Baik menang, seri, atau pun kalah.

Selamat berjuang di final Liga Champions melawan Tottenham Hotspurs, Liverpool. Du wirst niemals alleine gehen (You’ll never walk alone), Jürgen!

Dari salah satu fans yang ingin sekali Liverpool mendapat gelar Liga Champions musim ini.

Terakhir diperbarui pada 5 Oktober 2021 oleh

Tags: Jürgen KloppLiga ChampionsLiverpoolSepak Bola
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Menghitung Penghasilan Kojiro Hyuga di Juventus

Juventus, Klenik Kutukan Gol Muntari, dan Identitas Pecundang yang Perlu Diterima

8 Agustus 2020
Manchester United Tidak Layak ke Liga Champions, Chelsea dan Leicester Lebih Pantas MOJOK.CO

Manchester United Tidak Layak ke Liga Champions, Chelsea dan Leicester Lebih Pantas

24 Juli 2020
ansu fati barcelona bangkrut fcb femeni la masia arthur melo barcelona pjanic juventus MOJOK

Sampai Kapan Jadi Menyedihkan seperti Ini, Barcelona?

18 September 2021
Arsenal Harusnya Menang Tanpa “Diving” Bukayo Saka (Unsplash)

Arsenal Seharusnya Bisa Mengalahkan Bayern di Liga Champions dan Ini Bukan tentang “Diving” Bukayo Saka

10 April 2024
Sepak Bola dan Sihir Adalah Kolaborasi yang Erat Tak Terbantahkan terminal mojok.co

Ada yang Lihat Hilal di Old Trafford?

7 Mei 2019
4 Perilaku Atlet Sepak Bola Indonesia yang Menghambat Prestasi Timnas di Kancah Internasional terminal mojok.co

Tentang Aparat yang Memainkan Bola, Vietnam Sudah Memulainya Sejak Lama

17 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026
Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

17 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026
motor Honda Stylo 160: Motor Matik Baru dari Honda tapi Sudah Disinisin karena Pakai Rangka eSAF, Bagusan Honda Giorno ISS Honda motor honda spacy

Honda Stylo Adalah Motor Paling Tidak Jelas: Mahal, tapi Value Nanggung. Motor Sok Retro, tapi Juga Modern, Maksudnya Gimana?

15 Maret 2026
Lotek Khas Solo Bikin Pencinta Lotek Asal Jogja Culture Shock

Lotek Adalah Kuliner Favorit Warga Jogja yang Lebih Janggal dan Lebih Ganjil daripada Gudeg

20 Maret 2026
Normalisasi Utang Koperasi demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah Seperti Keluarga Mojok.co

Normalisasi Utang Koperasi Kantor demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah seperti Keluarga

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.