Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Surabaya Bukan Venesia, Nggak Butuh Taksi Air, Benahi Saja Transportasi Daratnya!

Tiara Uci oleh Tiara Uci
27 September 2024
A A
Surabaya Bukan Venesia, Nggak Butuh Taksi Air, Benahi Saja Transportasi Daratnya!

Surabaya Bukan Venesia, Nggak Butuh Taksi Air, Benahi Saja Transportasi Daratnya!

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah mewacanakan akan membangun kereta tanpa rel seperti di IKN, Wali Kota Surabaya juga berencana membuat transportasi umum berbasis air atau taksi air. Menurut Pak Wali Kota Eri Cahyadi, taksi air bisa menjadi solusi kemacetan sekaligus dapat digunakan untuk pengembangan wisata dan logistik.

Warga Surabaya patut bangga memiliki wali kota yang banyak ide dan rencana. Luar biasa memang pemimpin kita yang satu ini, pantas saja semua partai politik mendukung Pak Eri pada Pilkada Surabaya 2024. Ha wong memang beliau ini banyak sekali gebrakannya.

Sebagai warga Surabaya, saya senang-senang saja memiliki wali kota yang banyak ide dan program kerja. Hanya saja, kalau boleh saran, khusus untuk taksi air ini, sebaiknya rencana tersebut tidak perlu direalisasikan dengan beberapa pertimbangan sebagai berikut:

Jalur taksi air sudah dilewati Suroboyo Bus dan Trans Semanggi

Taksi air rencananya akan beroperasi dari Gunungsari ke Petekan. Masalahnya, jalur tersebut sudah dicover oleh Suroboyo Bus dan Trans Semanggi. Ngapain membuat rute transportasi umum yang sudah dicover oleh bus? Kan tidak efektif, malah berpotensi buang-buang uang dan anggaran.

Kalaupun taksi air ini sekedar dibuat hiburan, bukan difungsikan untuk transportasi umum, hal tersebut tetap tidak masuk akal juga lantaran selama ini di sungai Kali Mas sudah ada hiburan yang sejenis.

Sedimentasi sungai di Surabaya tinggi

Kondisi sungai-sungai di Surabaya sedimentasinya tinggi, rawan bencana. Kalau musim hujan airnya meluap sehingga menyebabkan banjir. Di Sungai Kalimas yang notabene sungai terluas, sekaligus sungai yang rencananya dilewati taksi air, kedalamannya kurang lebih 30 cm saat surut, sementara saat pasang hanya sebatas lutut orang dewasa.

Dengan kondisi tersebut, jika Pemkot Surabaya mengoperasikan taksi air, misalnya menggunakan speedboat akan sulit direalisasikan karena sungainya kurang dalam, yang ada speedboatnya nyangkut tanah, nggak bisa jalan. Masa mau menggunakan gondola seperti di Venesia? Siapa yang kuat mendayung perahu di sepanjang sungai Kali Mas?

Sebenarnya bisa sih, sungainya direvitalisasi terlebih dahulu meskipun biayanya pasti mahal. Masalahnya, Pemkot harus menentukan skala prioritas, tidak mungkin merevitalisasi sungai Kalimas demi taksi air, padahal ada sungai-sungai lain yang kondisinya jauh lebih buruk dan sering meluap ketika musim hujan datang seperti Sungai Jagir dan Rolak.

Baca Juga:

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang

Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi

Masalah lain, yang mungkin luput dari pengamatan pemkot adalah jalur sungai di Surabaya tidak semuanya bebas hambatan. Sudah ada banyak sungai yang di atasnya dilalui jalan atau jembatan. Kalau misalnya ada taksi air (speedboat atau perahu ketinting) masa jalan di atasnya harus dirobohkan terlebih dahulu. Kan ndak mungkin, to?

Kalaupun tidak dirobohkan, ya masa taksi airnya hanya beroperasi saat musim kemarau (airnya agak surut) saja? Kan malah nggak efektif juga. 

Demi urai kemacetan atau demi pencitraan?

Salah satu alasan dibangun taksi air adalah untuk mengurai kemacetan di Kota Pahlawan. Aduh, alasan tersebut terdengar seperti dibuat-buat dan nggak masuk akal. Saya tidak percaya proyek ini demi kemaslahatan umat.

Kalau Pemkot dan Dishub Surabaya sudah memaksimalkan transportasi umum di darat, lalu membangun taksi air demi mengurangi kemacetan mungkin saya percaya. Lah ini, transportasi darat saja masih awut-awutan (tidak diprioritaskan), lha kok malah mau membangun taksi air demi urai kemacetan. Bilang saja mau pencitraan, pamer kemajuan kalau Surabaya memiliki semua mode transportasi umum di darat, udara, dan air.

Lagipula Surabaya bukan kota terapung atau kota air seperti Venesia, ngapain menyusahkan diri dengan membangun transportasi berbasis air?

Memaksimalkan transportasi umum darat Surabaya dulu bisa kan?

Transportasi umum darat (Suroboyo Bus, Trans Semanggi, dan feeder Wara Wiri) mulai mengalami peningkatan jumlah penumpang. Sayangnya, perkembangan positif tersebut tidak diimbangi dengan kualitas pelayanan. Armada bus sering mogok, AC mati, sopir ugal-ugalan, dan kondisi halte yang tidak layak masih menjadi masalah yang belum terselesaikan.

Ketimbang menghabiskan anggaran dalam jumlah besar untuk membangun mode transportasi berbasis air dari nol, mengapa tidak mengalokasikan dana tersebut untuk perbaikan transportasi darat yang sudah ada. Jangan sampai Suroboyo Bus, Trans Semanggi, dan Warawiri yang sudah mulai diminati warga menjadi semakin sepi dan kembali ditinggalkan karena infastrukturnya tidak ditingkatkan.

Sejujurnya, saya suka-suka saja kalau Surabaya memiliki taksi air. Namun, dalam hal pembangunan transportasi umum, saya masih sepakat dengan pernyataan Pak Jonan (Mantan Dirut PT KAI) bahwa transportasi umum itu kebutuhan dasar warga untuk bermobilitas sama seperti kesehatan dan pendidikan.  

Menjadi tanggung jawab pemerintah untuk membangun transportasi umum, minimal harus merata dan aksesibel. Oleh karena itu, Jonan tak setuju dengan kereta cepat karena Jawasentris (rute kereta cepat sudah dicover kereta api dan pesawat). Akan lebih baik jika uangnya digunakan membangun kereta api di luar pulau Jawa demi kemerataan akses transportasi.

Fokus yang lebih urgent

Dengan logika yang sama, saya juga merasa taksi air belum dibutuhkan dan tidak urgent dibangun. Ketimbang fokus pada pasar yang belum jelas, kenapa tidak memfokuskan diri untuk mengembangkan transportasi darat yang jelas-jelas sudah mulai diminati masyarakat dengan menambah rute agar merata di seluruh area Surabaya.  

Transportasi umum itu bukan perkara keren-kerenan, tapi soal mampu atau tidaknya menjadi solusi mobilitas warga. Setelah transportasi darat terpenuhi (merata dan aksesibel), silakan membangun transportasi umum yang hebat-hebat. Ha ini, Halte Pasar Ikan Gunungsari saja cuma modal palang doang, reko-reko bangun taksi air. Ra masuk blas! 

Penulis: Tiara Uci
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Surabaya Mau Bikin Transportasi Air Niru Belanda, Padahal Kalinya Butek dan Belum Aman

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 September 2024 oleh

Tags: Surabayataksi airtransportasi umumvenesia
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

Jembatan Suramadu Pusat Segala Pelanggaran Lalu Lintas, Pantas Banyak yang Kapok Melewatinya Mojok.co

Jembatan Suramadu Pusat Segala Pelanggaran Lalu Lintas, Pantas Banyak yang Kapok Melewatinya

1 Februari 2024
Rute LRT Jalur Cibubur Adalah Seburuk-buruknya Penataan Akses Transportasi Publik

LRT Jalur Cibubur Adalah Seburuk-buruknya Penataan Akses Transportasi Publik

3 April 2024
5 Hal yang Biasa di Surabaya, tapi Jarang Ditemui di Trenggalek Mojok.co

5 Hal yang Biasa di Surabaya, tapi Luar Biasa di Trenggalek

11 November 2025
Royal Plaza Surabaya Makin Mewah, Nggak Cocok Jadi Mal Sejuta Umat Lagi

Royal Plaza Surabaya Makin Mewah, Nggak Cocok Jadi Mal Sejuta Umat Lagi

11 Desember 2024
Jambangan, Kecamatan di Surabaya yang Paling Ramah Perantau. Harga Kos Murah, Lingkungan Bersih, dan Lokasinya Strategis Mojok.co

Jambangan, Kecamatan di Surabaya yang Paling Ramah Perantau. Harga Kos Murah, Lingkungan Bersih, dan Lokasinya Strategis

18 Agustus 2024
Penderitaan Kuliah di Semarang dan Surabaya, Kota Mana yang Paling Menyiksa Mahasiswa?

Penderitaan Kuliah di Semarang dan Surabaya, Kota Mana yang Paling Menyiksa Mahasiswa?

13 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Turkiye Burslari, Beasiswa Pemerintah Turki yang Layak Diperebutkan, Lolosnya Gampang dan Nggak Ada Kewajiban Mengabdi Mojok.co

Turkiye Burslari, Beasiswa Pemerintah Turki yang Lolosnya Gampang dan Nggak Ada Kewajiban Mengabdi

28 Februari 2026
Pengalaman Naik Whoosh Pertama Kali, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Bikin Mental Orang Kabupaten Jiper Mojok.co KA Feeder Whoosh

Sisi Gelap KA Feeder Whoosh, Fasilitas Gratis yang Bikin Penumpang Whoosh Merasa Miris

1 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

UNNES Semarang Rajin Menambah Mahasiswa, tapi Lupa Menyediakan Parkiran yang Cukup

24 Februari 2026
Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

26 Februari 2026
Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

26 Februari 2026
Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli Mojok.co

Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli

28 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.