Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

6 Keunggulan Surabaya yang Bikin Orang Bangkalan Madura Minder sebagai Tetangganya

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
20 Januari 2026
A A
6 Keunggulan Surabaya yang Bikin Orang Bangkalan Madura Minder sebagai Tetangganya Mojok.co

6 Keunggulan Surabaya yang Bikin Orang Bangkalan Madura Minder sebagai Tetangganya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya rasa tidak ada kabupaten paling ciut ketika melihat tetangga sebelahnya selain Bangkalan Madura. Ya, kabupaten yang berada di ujung barat Pulau Garam ini  harus bertetangga dengan salah satu kota terbesar di Indonesia, yakni Surabaya. Ah, membayangkan saja sudah sangat memprihatinkan nasibnya. Apalagi kalau kalian sampai menjadi warganya.

Ibarat lagunya Mas Arie Wibowo, Bangkalan Madura dan Surabaya itu bagai singkong dan keju. Jauh sekali. Ilustrasi ini saya maksudkan bukan untuk mendiskreditkan masyarakatnya. Sebaliknya, supaya pemerintah yang kita gaji ini bisa lebih peka pada ketimpangan yang terjadi antara dua kabupaten dan kota ini.

Bagi warga Surabaya sih ini biasa, tapi bagi warga Bangkalan Madura, kondisi ini bikin kita ciut luar biasa.

#1 Kampus top di Indonesia ada di Surabaya

Tak ada yang patut dibanggakan selain akses dan kualitas pendidikan yang baik. Ya, itulah satu hal yang bikin Bangkalan Madura langsung ciut ketika berhadapan dengan Surabaya. Di Surabaya, total 7 pendidikan tinggi negeri saat ini. Sementara di Bangkalan baru punya satu, yakni Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

Ketujuh kampus negeri di Surabaya tersebut, yakni UNAIR, ITS, UNESA, UINSA, UPN, PENS, dan PPNS. Lalu, kita tahulah, kualitas kampus UNAIR dan ITS udah bukan lagi tingkat nasional, tapi sudah internasional.

Nah, sebagai tetangganya, apa nggak ciut tuh Bangkalan Madura? 

#2 Surabaya banyak perpustakaan

Kualitas kampus tentu tidak berdiri sendiri. Kualitas pendidikan akan meningkat seiring akses pengetahuan juga terbuka bebas. Nah, inilah perbedaan kedua antara Surabaya dan Bangkalan Madura. Perpustakaan umum di Surabaya banyak sekali pilihannya. Ada Perpustakaan Disperpusip Jatim, Perpustakaan Umum Kota Surabaya, dan satu lagi yang menurut saya cukup recommended, Perpustakaan Umum Bank Indonesia yang berlokasi di Jalan Taman Mayangkara.

Selain perpustakaan yang dikelola pemerintah, banyak juga perpustakaan milik swasta atau pribadi yang juga dibuka untuk umum. Misalnya, C20 Library. Haduh, pokoknya gampang deh.

Baca Juga:

Meski Keras dan Bisa Kejam, Faktanya Jakarta Bisa Bikin Rindu. Tapi Maaf, Saya Memilih Tidak Lagi Merantau dan Pulang ke Surabaya

Reputasi Universitas Trunojoyo Madura Makin Menurun, bahkan Orang Madura Sendiri Mikir Dua Kali untuk Kuliah di Kampus Ini

Nah, di Bangkalan belum ada kan?

Baca juga Saya Tidak Pernah Memilih Lahir di Madura, tapi Kenapa Saya Terus-terusan Dihina? Apakah Salah Jadi Orang Madura?

#3 Banyak ruang terbuka untuk bersantai

Selanjutnya, jika bosan beraktivitas di indoor, Surabaya banyak Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang bisa dijadikan pilihan untuk bersantai. Mulai dari Taman Bungkul, Taman Harmoni, atau sekedar duduk-duduk di pinggiran aliran sungai di Jalan Ngagel. Itu sudah cukup bikin tenang dan mengurangi stress.

Lah, di Bangkalan, paling kalau ingin bersantai di ruang terbuka hijau cuma di alun-alun. Ya, alun-alun kabupaten yang tidak menarik itu. Kalau mau santai, perlu mati-matian cari area yang nyaman, sebab sampahnya banyak yang berserakan. Hadeh!

#4 Banyak sarana hiburan

Fakta yang tidak perlu disangkal selanjutnya adalah Surabaya punya banyak pilihan hiburan. Kalian mau cari apa saja di Surabaya pasti ada, bioskop, berbagai kuliner, toko buku, thrifting baju, dan lain sebagainya. Pokoknya banyak. Mal-mal besar di Surabaya juga bertebaran.

Ini berbeda saat kalian di Bangkalan Madura. Jangankan mal besar, mal kecil Bangkalan Plaza saja sekarang makin sepi, masih untung nggak mati. Itu pun nggak mati karena sekarang ada Mall Pelayanan Publik atau MPP hehehe,  ke mall bukan mau belanja tapi mau ngurus KTP.

Baca juga Kuliah di Surabaya, lalu Bekerja di Bangkalan Madura Adalah Malapetaka, Gajinya Bercanda!

#5 UMK Surabaya dua kali lipat UMK Bangkalan Madura

Selanjutnya, UMK keduanya sangat menunjukkan betapa tertatih-tatihnya warga Bangkalan Madura. Di kabupaten ini, UMK 2026 hanya Rp2,5 juta. Tapi, kalian nyebrang Suramadu 15 menit, UMK warga Surabaya sudah dua kali lipat, yakni Rp5,2 juta.

Miris nggak tuh kami sebagai warga Bangkalan Madura!

Ibarat nih ya, kita sebelumnya dipisah sama laut. Maklumlah beda jauh. Lha sekarang, sudah disatukan sama jembatan Suramadu, penghasilan warga Madura tetap segitu-segitu aja. Bukankah ini malah makin memperjelas kesengsaraan Bangkalan Madura?

#6 Transportasi umum terintegrasi

Terakhir, hal yang saya kagumi dari Surabaya adalah layanan transportasinya yang sudah cukup terintegrasi. Transportasi umum yang murah pasti ada yang lewat lewat di banyak titik di Surabaya. Melalui aplikasi GOBIS Suroboyo, kalian bisa mengetahui secara real-time transportasi umum yang beroperasi di Surabaya, mulai dari Suroboyo Bus, Wirawiri, sampai Trans Jatim. Haduh, bagus banget pokoknya.

Lha, di Bangkalan, jangankan aplikasi yang terintegrasi, Trans Bangkalan yang kemarin dicoba saja sudah gagal. Alasannya, katanya sepi peminat. Padahal, pemkabnya saja yang tidak niat. Coba kalo beneran niat, sosialisasinya tentu jelas dan menyeluruh supaya semua masyarakat tahu. 

Ya sudah, itulah enam yang bikin saya sebagai warga Bangkalan Madura ciut saat melihat Surabaya. Tulisan ini sekali lagi buka untuk mendiskreditkan Bangkalan Madura. Jujur, saya begitu cinta sama kabupaten ini. Makanya, saya mengkritisi supaya yang rusak bisa bapak/ibu pejabat pemerintah perbaiki. Sekian!

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 4 Hal yang Bikin Saya Kaget Saat Berkunjung ke Madura untuk Pertama Kali.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 Januari 2026 oleh

Tags: Bangkalanbangkalan maduramaduraorang bangkalanSurabaya
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

4 Hal Tentang Gresik yang Sering Disalahpahami Orang Awam (Wikimedia Commons)

4 Hal Tentang Gresik yang Sering Disalahpahami Orang Awam

30 Oktober 2024
PRJ Surabaya, Sebuah Usaha Meniru PRJ di Jakarta yang Maksa Banget

PRJ Surabaya, Sebuah Usaha Meniru PRJ di Jakarta yang Maksa Banget

24 Oktober 2023
Kasta Tempat Duduk di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya terminal mojok.co

Kasta Tempat Duduk di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya

31 Januari 2022
Madura Tidak Akan Muncul sebagai Kandidat Ibu Kota Jawa Timur, Dilirik Saja Tidak toko buku

Madura Tidak Akan Muncul sebagai Kandidat Ibu Kota Jawa Timur, Dilirik Saja Tidak

6 April 2023
Bangkalan Madura Nggak Cocok Dijadikan Destinasi Wisata: Sebuah Peringatan sebelum Kalian Kecewa surabaya

Bangkalan Madura Nggak Cocok Dijadikan Destinasi Wisata: Sebuah Peringatan sebelum Kalian Kecewa

31 Desember 2023
Jalan Perak, Jalan Paling di Berbahaya di Surabaya Sekaligus Tempat Orang Surabaya Mengasah Skill Berkendara

Jalan Perak, Jalan Paling di Berbahaya di Surabaya Sekaligus Tempat Orang Surabaya Mengasah Skill Berkendara

28 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.