Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Supra X Lambang Pilih Kasih Honda kepada Cinta Saya: Blade 110

Anisa Fitrianingtyas oleh Anisa Fitrianingtyas
30 Juli 2023
A A
Supra X Lambang Pilih Kasih Honda kepada Cinta Saya Blade 110 (Unsplash)

Supra X Lambang Pilih Kasih Honda kepada Cinta Saya Blade 110 (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Dulu, saya pernah menulis untuk Mojok kalau Suzuki Shogun bisa mengalahkan Honda Vario. Kala itu, Suzuki Shogun memang andalan saya. Kini, 7 tahun kemudian, saya menemukan Honda Blade 2011 110cc. Sebuah motor yang akhirnya harus mengalah kepada Supra X, yang lebih “disayang” Honda. 

Blade 2011 itu bodinya gemoy, beda banget dengan pendahulunya yang lebih kurus. Blade saya ini ciamik bener lantaran memiliki 2 striping berbeda, bahkan ada mode striping macam pembalap.

Betapa bahagianya saya memiliki motor ini. Sudah gesit, beda pula dari yang lain. Saya jadi merasa eksklusif karena tidak banyak orang yang memiliki Blade. Beda dengan teman sejawatnya, Supra X atau Revo.

Namun sayang, rasa cinta saya seperti “bertepuk sebelah tangan” setelah Honda tidak melanjutkan produksi Blade. Padahal saya lagi pengin beli motor dan generasi terbaru Blade yang akan saya pinang. Yah, rencananya begitu.

Pertanyaan dan hujatan berputar di dalam kepala. Kenapa motor kesayangan, yang lain dari yang lain, terpaksa “mati”?

Banyak yang memandang sebelah mata bodi gemoy si Blade

Ibarat semangka, bodi Blade itu bulat dan menyegarkan. Joknya lebar, cocok untuk siapa saja yang lemaknya menyebar di pantat. Tapi nggak bakal masuk ke kriteria cantik, sih. Beda dengan Supra X yang kurus itu. 

Kepungan motor matik menjadi tantangan Supra X dan Blade

Zaman sekarang, motor matik sudah menguasai jalanan. Makanya, semboyan “real man uses three pedals” jadi makin nggak terkenal. Orang-orang juga malas pakai motor bebek atau oper gigi. Come on! Enak banget lho pakai manual. Pegalnya merata, nggak cuma di tangan.

Yang kayak gini jadi tantangan Supra X, Blade, dan motor manual lainnya. Padahal, yang manual itu lebih enak. Misalnya, paling enak kalau pas di lampu merah yang kebetulan posisinya di tanjakan. Tangan satunya bisa bebas menggaruk misal hidung mendadak gatal.

Baca Juga:

Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos

Kenapa banyak pemilik motor Honda nggak mau servis motor di bengkel resmi atau AHASS?

Mohon maaf, Supra X itu bentuk pilih kasih dari Honda

Ini menurut saya aja, ya. Buat saya, Honda itu pilih kasih, deh, khususnya untuk Supra X ketimbang Blade. Misalnya, Supra X kan udah punya 125cc sejak 2007. Sementara itu, Honda baru ngasih 125cc untuk Blade pada 2014. Padahal, Blade itu unik, baik dari sisi bodi sampai striping.

Iya, saya agak maklum karena Supra itu “buyutnya” Blade. Jadi mungkin tirakatnya memang lebih mantap. Selain itu, Blade juga memilih tahu diri. Sebagai cucu dari Supra, ya sudah jadi legowo saja.

Overall, saya tetap cinta Blade. Meski sudah berusia lebih dari 10 tahun, Blade masih tetap irit. Buat 50 kilometer, cuma butuh  1 liter aja. Untuk ukuran motor tua, itu masih tangguh. Blade juga kuat banget buat muter-muter di gunung. Jalan nanjak juga masih oke.

Terlebih, paling penting ketika di parkiran kamu nggak bingung letak motormu kayak mereka yang naik matik dan Supra X. Di situ Blade hadir mencolok lahir dan batin!

Penulis: Anisa Fitrianingtyas

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Supra X 2004, Motor Penuh Kenangan yang Tetap Tangguh meski Dimakan Usia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Juli 2023 oleh

Tags: honda bladehonda supra xhonda variosupra xsuzuki shogun
Anisa Fitrianingtyas

Anisa Fitrianingtyas

Perempuan pembelajar suka pindah-pindah lokasi menulis. Peduli dengan alam, lingkungan, dan suami. Putu Sukowati, yang sudah merantau bertahun-tahun tapi masih suka makan pecel.

ArtikelTerkait

Yamaha NMAX Itu Motor Overrated dan Nggak Spesial Sama Sekali, kok Bisa Penggunanya Arogan di Jalan? kendaraan dinas kades yamaha all new nmax 155 honda vario

Hari Gini Beli Honda Vario? Ah, Nggak Maen, Patah Nanti Rangkanya. Nih, 3 Rekomendasi Motor yang Lebih Worth It!

13 September 2023
Yamaha Aerox, Motor yang Aneh, Mahal, dan Suspensi kayak Batu (Unsplash) motor matic

5 Motor Matic yang Meresahkan di Jalanan dan Sering Dihujat, Awas Panas!

30 Januari 2024

Honda Vario 125 esp atau Vario Led Old, Generasi Vario Paling “Ganteng”

16 Februari 2025

Honda Supra X Emang Tangguh di Jalan Terjal, Bukan di Jalan Aspal

21 November 2021
honda vario 125 cbs iss fitur baru idling stop sistem rem pakem mojok.co

Rem Honda Vario Itu Bukan Nggak Pakem, tapi Karakternya Memang Seperti Itu

21 Oktober 2021
Supra X 125 Andalan Petani Kecamatan Ijen Bondowoso (Unsplash)

Supra X 125, Motor Tangguh Andalan Petani Kecamatan Ijen Bondowoso

29 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Setelah akad KPR rumah, saya baru sadar bahwa beli rumah bukannya jadi solusi, tapi justru jadi masalah baru

1 Agustus 2026
Cipatat, kecamatan di Bandung Barat yang kontribusinya sering luput dari perhatian orang-orang Mojok.co

Kasihan Kecamatan Cipatat lebih sering diingat buruknya, padahal punya banyak kontribusi lain bagi Bandung Barat

31 Juli 2026
Benteng Engelenburg sudah lenyap, tapi jasanya menandai hari jadi Klaten pada 28 Juli akan selalu diingat Mojok.co

Benteng Engelenburg sudah lenyap, tapi perannya untuk hari jadi Klaten akan selalu diingat

28 Juli 2026
Mustahil Hidup Tentram di Lingkungan Pecinta Sound Horeg Banyuwangi (Pexels) malang

Saya sudah hidup di Malang selama 2 tahun, dan tetap tidak bisa menerima sound horeg

25 Juli 2026
Trauma menginap di hotel murah Cikarang yang lebih cocok jadi tempat uji nyali daripada tempat bermalam Mojok.co

Trauma menginap di hotel murah Cikarang yang lebih cocok jadi tempat uji nyali daripada tempat bermalam

30 Juli 2026
Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya Mojok.co

Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya

1 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.