Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Suka Duka yang Saya Rasakan Selama Tinggal di Purworejo Bagian Selatan

Miyarsih oleh Miyarsih
12 Maret 2024
A A
Suka Duka yang Saya Rasakan Selama Tinggal di Purworejo Bagian Selatan

Suka Duka yang Saya Rasakan Selama Tinggal di Purworejo Bagian Selatan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kultur gotong royong masyarakat Purworejo selatan masih kuat

Pada masyarakat yang berkarakteristik pedesaan dan pertanian seperti di wilayah Purworejo bagian selatan ini, solidaritas sosial antarmasyarakatnya masih terjalin sangat kuat. Hal ini digambarkan oleh Emile Durkheim, seorang filsuf dan sosiolog dari Perancis pada tahun 1893 dalam bukunya berjudul The Division of Labour in Society yang membahas mengenai pembagian kerja pada masyarakat khususnya mengenai solidaritas mekanik yakni solidaritas yang didasarkan atas kesadaran kolektif yang merujuk pada sistem kepercayaan dan moral bersama.

Kuatnya solidaritas mekanik pada masyarakat yang tinggal di Kecamatan Purwodadi, Purworejo bagian selatan ini dapat dilihat dari masih tingginya kultur gotong royong dalam berbagai acara atau hajatan. Misalnya tradisi rewang atau nyinom (membantu menyiapkan masakan) untuk pernikahan, kelahiran, sunatan, kematian, dll. Ada juga tradisi sambatan (membantu tetangga yang hendak membangun rumah) dan sebagainya.

ADVERTISEMENT

Purworejo bagian selatan memiliki pantai yang terkenal dengan ombak besar

Di Kecamatan Purwodadi, tepatnya di Desa Jatimalang, terdapat pantai yang terkenal dengan ombaknya yang besar. Namanya Pantai Dewa Ruci. Dilansir dari berbagai sumber, besarnya gelombang laut di pantai jalur selatan Pulau Jawa ini terjadi karena secara geografis berhadapan langsung dengan lautan lepas (Samudera Hindia) dan dengan pola kecepatan angin yang cenderung lebih besar.

Selain itu, mitos mengenai Nyi Roro Kidul juga masih santer berkembang di masyarakat, khususnya pada masyarakat generasi tua yang kini berusia 50 tahunan ke atas atau generasi Baby Boomers (kelahiran tahun 1946-1964) dan generasi X atau Gen Bust (1965-1976). Hal itu nampak dari adanya gugon tuhon atau kepercayaan masyarakat berupa larangan untuk memakai baju berwarna hijau pupus (hijau muda) dan merah. Warna tersebut dipercaya masyarakat identik dengan Nyi Roro Kidul, yang oleh sebagian masyarakat Jawa dikenal sebagai penguasa laut atau pantai selatan.

Kehadiran patung yang mengubah wajah Perempatan Pendowo

Bagi pemudik yang memilih transportasi darat yang melewati jalur selatan, khususnya ke arah Jogja pasti sudah nggak asing dengan tempat naik turun bus, yakni Pendowo. Pendowo sebenarnya merupakan perempatan besar yang menghubungkan jalur Purworejo-Jogja dan terletak di Dusun Pendowo, Desa Bragolan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo.

Wajah Pendowo saat ini sudah berubah dengan hadirnya patung Pandawa Lima yang dibangun sejak tahun 2018 lalu. Sejarah penamaan Pendowo itu tak lepas dari nama tempat (dusunnya) yakni Pendowo, yang pada zaman dahulu di sekitar tempat tersebut terdapat 5 pohon jati besar yang saling berdekatan. Di samping itu, patung Pandawa Lima juga terinspirasi dari 5 tokoh wayang dalam kisah Mahabrata, yaitu Yudistira (Puntodewa), Bima (Werkudoro), Arjuna, Nakula, dan Sadewa.

Jalanannya “berirama” seperti slogan Purworejo

Kabupaten Purworejo terkenal dengan slogannya “Purworejo Berirama” yang merupakan singkatan dari bersih, indah, rapih, aman dan nyaman. Slogan itu pula yang kerap dijadikan bahan bercandaan, terutama oleh orang-orang yang baru pertama kali berkunjung ke Purworejo. Sebab, jalanan di kabupaten ini berirama alias bergelombang.

Kontru tanah atau jalan yang nggak rata dan jalur berkelok-kelok memang cukup banyak dijumpai di wilayah Kabupaten Purworejo. Misalnya di Kecamatan Loano, Bruno, Bener, dan sekitarnya.

Baca Juga:

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

Sulitnya mencari angkutan umum di jalur selatan Purworejo

Sayangnya dari sekian banyak keindahan dan kenyamanan, menemukan angkutan umum di Purworejo bagian selatan cukup sulit, tak terkecuali di Kecamatan Purwodadi. Dari puluhan angkot yang ada, paling hanya satu atau dua angkot yang sampai ke jalur selatan. Sebagian besar angkutan umum hanya berhenti sampai perempatan Purwodadi.

Tak ayal masyarakat di wilayah selatan Desa Purwodadi seperti Desa Guyangan hingga Congot kesulitan menemukan angkot. Makanya banyak yang harus membawa kendaraan sendiri apabila hendak bepergian meski masih dalam satu kabupaten.

Langkanya angkutan umum itu dirasakan masyarakat sejak lama. Saya bahkan masih ingat sekitar tahun 2014-2016, saya yang masih duduk di bangku SMK harus menunggu angkot cukup lama. Rerata waktu tunggu untuk mendapatkan angkot saat itu antara 30 menit sampai 1 jam.

Mirisnya, semakin ke sini langkanya angkot/kopada (semacam minibus) semakin parah. Maka tak usah heran pelajar dari Purworejo bagian selatan yang sekolah di area kota harus membawa kendaraan sendiri. Mereka biasanya menitipkan motor di Desa Purwodadi atau bahkan membawanya sampai ke lokasi tujuan.

Menurut saya pribadi hal ini cukup meresahkan. Apalagi mengingat karakteristik masyarakat secara usia, kebutuhan, dan status sosial ekonominya. Gimana nasib orang tua yang sudah lanjut usia atau pelajar yang belum memiliki SIM karena masih di bawah umur? Atau gimana dengan mereka yang nggak punya kendaraan pribadi dan nggak mampu naik sepeda ontel? Apakah mereka harus bergantung pada orang lain terus?

Begitulah suka duka yang saya rasakan selama tinggal di Purworejo bagian selatan. Semoga sukanya bisa memberi manfaat dan dukanya bisa menjadi sumber untuk perbaikan bersama.

Penulis: Miyarsih
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Purworejo, Tempat Ideal bagi para Introvert yang Mendambakan Ketenangan Hidup.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 12 Maret 2024 oleh

Tags: jawa tengahKabupaten PurworejoKecamatan PurwodadiPurworejo
Miyarsih

Miyarsih

A life long learner person.

ArtikelTerkait

Klaten Nggak Melulu Candi Prambanan dan Umbul Ponggok, Ada Desa Kemudo yang Tak Kalah Istimewa! klaten solo jogja

Klaten Nggak Melulu Candi Prambanan dan Umbul Ponggok, Ada Desa Kemudo yang Tak Kalah Istimewa!

11 Mei 2024
Kedu, Sebaik-baiknya Kecamatan yang Ada di Temanggung

Kedu, Sebaik-baiknya Kecamatan yang Ada di Temanggung

21 Februari 2024
Kabupaten Purworejo, Kabupaten Tak Dianggap padahal Jasanya Besar dan Surganya para Introvert

Purworejo Tetap Jadi Kota Pejuang, Bukan karena Julukannya, tapi karena Muda-mudinya yang Terus Berjuang demi Kesejahteraan

7 September 2025
Stasiun Semarang Poncol: Saksi Bisu Sejarah hingga Urban Legend di Sudut Kota Semarang

Stasiun Semarang Poncol: Saksi Bisu Sejarah hingga Urban Legend di Sudut Kota Semarang

17 Mei 2023
Kabupaten Purworejo, Kabupaten Tak Dianggap padahal Jasanya Besar dan Surganya para Introvert

Purworejo, Kabupaten Penuh Potensi, tapi Ditinggal Kabur Pemudanya, Berpotensi Jadi Kota (yang Terpaksa) Tua!

20 Juni 2025
7 Kosakata Bahasa Jawa Blora yang Wajib Dipahami Pendatang

7 Kosakata Bahasa Jawa Blora yang Wajib Dipahami Pendatang

8 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Pejuang Rupiah

Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Memahami Perjuangan Pejuang Rupiah di Atas Aspal

25 Juni 2026
Alasan Saya Gemar Berjalan Kaki di Bandar Lampung kendati Rasanya seperti Uji Nyali

Alasan Saya Gemar Berjalan Kaki di Bandar Lampung kendati Rasanya seperti Uji Nyali

24 Juni 2026
Alasan Saya Senang Nonton Film di Bioskop Sendirian, Lebih Fokus dan Bebas Pilih Film Sesuai Selera Mojok.co

Alasan Saya Senang Nonton Film di Bioskop Sendirian, Lebih Fokus dan Bebas Pilih Film Sesuai Selera

28 Juni 2026
Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja Mojok.co

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja

25 Juni 2026
8 Kuliner Legendaris di Solo yang Sering Disebut dan Beneran Enak  Mojok.co

8 Kuliner Legendaris di Solo yang Sering Disebut dan Beneran Enak 

28 Juni 2026
Jalanan Surabaya yang "Liar" Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas Mojok

Jalanan Surabaya yang “Liar” Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas

24 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.