Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Suka Duka Berduka: Drama Komedi Lokal yang Segar

Muhammad Sabilurrosyad oleh Muhammad Sabilurrosyad
20 Agustus 2022
A A
Suka Duka Berduka Drama Komedi Lokal yang Segar Terminal Mojok

Suka Duka Berduka Drama Komedi Lokal yang Segar (Instagram Suka Duka Berduka)

Share on FacebookShare on Twitter

Akhir-akhir ini, sebuah series original buatan Vidio sedang menarik perhatian. Sebuah series berjudul Suka Duka Berduka hadir menyajikan tontonan drama komedi yang memanfaatkan momen duka sebagai poros cerita. Sesuatu yang cukup unik sekaligus segar.

Series yang baru saja berakhir pada 13 Agustus 2022 lalu ini berjumlah 8 episode. Mengangkat cerita mengenai berbagai seluk beluk kejadian ketika meninggalnya Rauf Afan, seorang kakek berusia 77 tahun, yang meninggalkan tiga anak, satu menantu, tiga cucu, dan satu istri muda.

Posisi unik dari Suka Duka Berduka ini ada pada premis yang memanfaatkan situasi berduka. Bahwa dari situasi duka, ternyata bisa menghasilkan berbagai ironi yang jenaka. Dan sumber kejenakaan dari series ini ada pada para keluarga yang ditinggalkan Opa Rauf, keluarga yang aneh.

Keluarga Opa Rauf memang begitu unik, aneh, dan beraneka ragam. Mulai dari istri muda yang usianya lebih muda dari anak-anaknya, menantu politisi, cucu seorang pesepakbola profesional, hingga cucu kecanduan nyimeng. 

Ada berbagai momen yang bisa membuat sebuah keluarga berkumpul, salah satunya adalah momen berduka. Namun, dengan komposisi keluarga Rauf yang unik, kita akan melihat berbagai masalah yang hadir ketika semuanya berkumpul, mulai dari hari pemakaman hingga 40 harian.

Tentu saja, masalah warisan akan menjadi sumber utama kekacauan. Selain itu, kita akan melihat berbagai kekacauan lain penuh akan satire dan komedi gelap. Ada berbagai masalah yang terjadi, mulai dari politisi yang bingung cari dukungan dan modal, nyimeng di suasana duka, kedatangan sanak saudara yang punya berbagai cerita erotis, segala macam drama endorse-an artis influencer, potret atlet yang rawan pensiun muda, dan berbagai kelakukan ajaib keluarga besar Rauf lainnya yang meski bikin geleng-geleng dan aneh, tapi kok terasa begitu relate dan familier. Yah, namanya juga satire.

Suka Duka Berduka adalah salah satu dari sedikitnya serial lokal yang terasa solid. Premis dan berbagai masalah unik tersebut berhasil dieksekusi dan dinikmati berkat kehadiran karakter-karakter yang kuat serta gaya bercerita yang unik.

Selain atribut dan komposisi karakter yang unik, para karakter ini juga terasa kuat karena berhasil diperankan oleh para cast yang tampil apik, utamanya aktor senior seperti Jajang C Noer, Luna Maya, Tora Sudiro, Oka Antara, dan Ersa Mayori yang berhasil menghidupkan karakter dan suasana dengan sangat baik. Sementara para aktor muda, meski tidak sesolid para seniornya, penampilan mereka jelas jauh dari kata mengecewakan.

Baca Juga:

Pembagian Warisan Bisa Bikin Kaya Mendadak Sekaligus Tiba-tiba Kehilangan Saudara

Mengutuk Jeda Internasional Sebagai Pelanggan Vidio Bulanan

Khususnya Jihane Almira Chedid yang berperan sebagai Naomi. Karakter Naomi dibebankan sebagai narator dalam cerita ini, di mana segala kejadian kacau yang terjadi dalam keluarga ini diceritakan melalui POV-nya. Berkat itu, Suka Duka Berduka memiliki gaya bertutur yang unik.

Pada dasarnya, series ini secara adil men-cover semua karakternya. Berawal dari narasi Naomi, seorang istri yang sedang menceritakan kelakuan keluarga suaminya, Ipung, yang merupakan cucu dari Rauf Afan. Ia berhasil memperkenalkan berbagai karakter unik dan segala permasalahan yang meliputinya. Karena posisi Naomi yang merupakan orang di luar keluarga tersebut, maka ia menjadi mata penonton yang mewakili betapa dia juga merasa aneh dengan keluarga suaminya tersebut.

Karakter favorit saya adalah Yo’e, pembantu keluarga Rauf Afan. Akting dan tingkahnya berhasil memberi perasaan yang menyenangkan, entah karena ekspresinya yang lucu atau karena interaksinya yang selalu menghasilkan perasaan feel good.

Pada akhirnya, keluarga Rauf secara stereotipe memang bisa dikategorikan sebagai keluarga kondang dengan masalah klasik yang bisa diduga, rebutan harta warisan. Namun, series ini jauh dari kata dangkal yang serba hitam putih. Para karakternya berdimensi. Selain itu, meski sering gontok-gontokan, pada akhirnya mereka adalah keluarga, yang kadang benci kadang sayang, love-hate relationship yang wajar.

Ada berbagai alasan kenapa series ini terasa menyegarkan. Selain premis dan konsep menabrakan suka dan duka yang menarik, series ini juga unik karena hanya memanfaatkan satu lokasi untuk menjalankan semua cerita, yaitu rumah Rauf Afan. 

Dari segi teknis, series yang disutradarai Nia Dinata dan Andri Cung ini memiliki camerawork yang unik berupa gerakan yang dinamis penuh zoom in/zoom out.yang tak beraturan. Mungkin tidak semua orang cocok, tapi berkat cerita yang solid, hal itu tidak jadi masalah.

Pada akhirnya, Suka Duka Berduka adalah pilihan series yang cukup menarik karena menawarkan berbagai hal yang segar, mulai dari konsep cerita, storytelling, hingga teknis.

Saya sendiri cukup senang dengan hadirnya series ini di Vidio. Dengan begitu, Vidio cukup concern dengan variasi series originalnya, agar tak terjebak dengan kesan tempatnya series-series Wattpad yang kualitasnya menyebalkan.

Penulis: Muhammad Sabilurrosyad
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Menebak Alasan Nicholas Saputra Jadi Pemeran Utama Sayap-Sayap Patah.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 Agustus 2022 oleh

Tags: lokalserial dramaSuka Duka Berdukavidiowarisan
Muhammad Sabilurrosyad

Muhammad Sabilurrosyad

Tukang nonton.

ArtikelTerkait

situs trowulan candi berahu mojok

Situs Trowulan: Bukti Ketidakmampuan Kita dalam Menjaga Warisan Nenek Moyang

5 Agustus 2021
Harvest Moon Mengajarkan bahwa Kesuksesan Berawal dari Warisan

Harvest Moon Mengajarkan bahwa Kesuksesan Berawal dari Warisan

9 Januari 2023
7 Rekomendasi Drama Korea yang Aman Ditonton Selama Bulan Puasa, Bebas Adegan Ciuman dan Seks!

7 Rekomendasi Drama Korea yang Aman Ditonton Selama Bulan Puasa, Bebas Adegan Ciuman dan Seks!

11 Maret 2024
Selain Harta Benda, Narasi Juga Tak Kalah Penting untuk Diwariskan terminal mojok.co

Selain Harta Benda, Narasi Juga Tak Kalah Penting untuk Diwariskan

21 Oktober 2020
Pentingkah Revisi KUHP karena Warisan Belanda?

Pentingkah Revisi KUHP karena Warisan Belanda?

10 Desember 2022
Untuk Orang yang Bilang Jadi Anak Tunggal Itu Enak, Please STOP LYING

Untuk Orang yang Bilang Jadi Anak Tunggal Itu Enak, Please STOP LYING

19 Mei 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang Mojok.co

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

23 Februari 2026
Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi Mojok.co

Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi

24 Februari 2026
Trio Senator AS Roma: Mancini, Pellegrini, Cristante

Trio Senator AS Roma

23 Februari 2026
Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

27 Februari 2026
Pembagian Warisan Bisa Bikin Kaya Mendadak Sekaligus Tiba-tiba Kehilangan Saudara Mojok.co

Pembagian Warisan Bisa Bikin Kaya Mendadak Sekaligus Tiba-tiba Kehilangan Saudara

1 Maret 2026
Nasi Godog, Makanan Magelang yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang, Tampilan dan Rasanya Absurd Mojok.co

Nasi Godog Magelang, Makanan Aneh yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang

28 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.