Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Subway Adalah Kombinasi Restoran Fast Food dengan Nyali Besar dan Makanan Enak

Saar Ailarang Abdullah oleh Saar Ailarang Abdullah
28 Juli 2023
A A
Peresmian Pembukaan Subway Pertama di Yogyakarta.

Peresmian Pembukaan Subway Pertama di Yogyakarta.

Share on FacebookShare on Twitter

Kemarin (Kamis, 27/07) saya mendapatkan kesempatan menghadiri grand opening salah satu restoran fastfood terbesar di dunia, yaitu Subway. Lower Ground Pakuwon Mall Jogja menjadi tempat yang mereka pilih. Kehadiran Subway di Jogja tentu tidak boleh dilewatkan setelah sukses besar di dunia.

Sesampainya di sana, saya menemukan suasana yang ramai dan riang. Baik antusiasme para pengunjung maupun desain dari restoran. Subway memakai furnitur yang minimalis, tapi justru pas dengan luas restoran. Rasanya jadi lebih nyaman dan nggak terkesan sempit. Perpaduan warna hijau dan kuning pada dinding membuat restoran semakin terasa cozy dan elegan. 

Subway di Pakuwon Mall Jogja. Interiornya menyenangkan.
Subway di Pakuwon Mall Jogja. Interiornya menyenangkan.

Suasana ramai semakin menjadi ketika Vasilis John Vasiliou, Pemimpin PT Sari Sandwich Indonesia, memperagakan cara membuat wrap. Beberapa saat setelah acara berlangsung, saya mulai berkeliling mengamati penganan yang Subway sajikan.

Sambutan yang menyenangkan dari Subway

Suguhan pertama yang saya nikmati adalah cookies dan teh. Cookies mereka ini enak. Tidak terlalu keras, tapi tidak juga terlalu lembut. Yang saya coba adalah cookies dengan isian kismis. Sekali lagi, rasanya pas, nggak terlalu manis. Cocok sekali dengan teh hangat.

Selesai dengan cookies, saya langsung menyantap salah satu main course Subway. Saya memesan diced beef steak basic dan mushroom soup. Yang tersaji adalah roti, daging beef steak, dan sayuran serta saus khusus. Perpaduan yang lagi-lagi terasa pas, lagi enak. 

Gurih dari roti dan daging pada gigitan pertama sangat melekat di langit-langit mulut. Ketika mulai fokus mengunyah daging, sensasi juicy sangat dominan. Seperti memakan tenderloin steak premium. Lumer di mulut pada kunyahan berikutnya. Pasta dan saus rahasia mereka menyempurnakan setiap gigitan dari sandwich tersebut. Hmmm… saya sampai merasa tidak rela untuk menghabiskannya. Tapi tidak bisa berhenti mengunyah. Saking enaknya.

Untuk mushroom soup juga lumer banget di mulut. Rasa dari kaldu jamur yang begitu kuat dan creamy itu membuat saya tidak berhenti menyeruputnya. Kuahnya yang tidak begitu encer dan tidak begitu kental juga sangat memanjakan lidah. Ditambah lagi potongan-potongan segar dari jamur itu sendiri melengkapi kenikmatan yang hadir di mulut. Well done, Subway.

Memang sudah saatnya Subway buka di Jogja

Sebetulnya saya sudah mengetahui kabar bahwa Subway akan buka di Jogja sejak April 2023. Hanya, saat itu, belum ada kabar pasti terkait tanggal pembukaan restoran tersebut untuk umum. Saat itu saya langsung memahami bahwa ini sudah saatnya mereka mulai membuka cabang di Jogja.

Baca Juga:

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

3 Sisi Gelap Jembatan Suramadu yang Bikin Wisatawan Enggan Balik Lagi ke Madura

Iya, saya tidak terlalu kaget bahwa akhirnya Subway ini bisa sampai di Jogja. Melihat pertumbuhan pada strategi pemasaran yang sangat melesat dan menjalar ke berbagai daerah, bahkan belahan dunia. Tidak heran lagi kalau sekarang kita bisa menemukannya di Jogja.

Retail restoran cepat saji asal negeri Paman Sam ini sudah berdiri sejak 1965. Nama awal restoran ini ialah Pete’s Super Submarine hingga akhirnya pada 1968 berganti nama menjadi Subway. Perjalanan panjang yang dilalui oleh Fred De Luca dan Peter Buck, selaku founder dan CEO sudah tidak perlu diragukan lagi. Lebih dari setengah abad restoran ini berdiri hingga akhirnya sekarang memiliki kurang lebih 44.000 gerai yang tersebar merata di seluruh negara. 

Strategi yang selalu jitu dan keberanian mengambil keputusan

Strategi Subway untuk ekspansi terbilang jitu. Pemilihan lokasi yang strategis sangat diperhatikan oleh Fred, selaku founder. Pembukaan gerai pertama di Bridgeport, Connecticut, Amerika, terbilang sukses. 

Secara Bridgeport ini adalah salah satu kota terpadat di negara bagian Connecticut dan kota kelima terbesar di New England. Antusias masyarakat setempat sangat besar menyambut inovasi dalam dunia sandwich.

Bayangkan saja, grand opening subway di Bridgeport berhasil menjual ratusan porsi dalam satu hari. Peluang yang sangat bagus untuk perusahaan “startup” saat itu. Tidak butuh waktu lama bagi Fred dan Peter untuk memperluas cabang mereka. 

Melihat antusias konsumen dan merasa produk mereka dapat diterima dengan baik, dalam waktu beberapa tahun saja, Pete’s Super Submarine sudah membuka 16 gerai di wilayah tersebut. Hingga akhirnya pada 1984 mereka mulai mengambil langkah penting dengan memperluas penjualan ke luar negeri. Ajaib bukan? Dalam waktu belasan tahun saja, dan di usia mereka yang terbilang masih muda, sudah berhasil membuka puluhan restoran di berbagai daerah maupun negara.

Sejarah Subway di Indonesia

Subway ini sudah ada di Indonesia sejak lama. Kira-kira sejak periode 90-an. Pertama kali menginjakan kakinya di Indonesia, Subway memilih membuka gerai perdananya di sejumlah mall di daerah Jakarta dan Bali. Kurang lebih sewindu lamanya Subway ini bergelut meramaikan pasar fastfood di Indonesia, yang saat itu pesaingnya hanya KFC dan McDonald’s. 

Kalau disebut bersaing pun, sebetulnya mereka beda pasar. Kalau gerai fast food lain mengedepankan menu unggulan pada ayam crispy, tidak dengan Subway. Mereka lebih fokus pada olahan sandwich, wrap, serta side menu. 

Namun sayang, resesi pada 1997 dan 1998 menjadi petaka. Ekonomi yang melemah memberi dampak kepada revenue. Hingga akhirnya mereka harus tutup permanen pada 2005.

Lantas, pada 2021 yang lalu, tepatnya 15 Oktober, mereka mengambil langkah berani dengan membuka cabang lagi di Indonesia. Padahal, saat itu, resto-resto lain sedang “berdarah-darah” untuk survive dari pandem Covid-19. Memang, sejak dulu, “darah pemberani” mengalir di nadi Subway. Melalui naungan PT Sari Sandwich Indonesia, anak perusahaan Mitra Adiperkasa (MAP Boga Adiperkasa), Subway membuka kembali cabang pertamanya di Cilandak Town Square, Jakarta. 

Yang membedakan Subway dengan fast food lainnya

Yang membedakan Subway dari gerai fast food lainnya adalah kita mendapatkan kesempatan untuk menciptakan sandwich sendiri. Mulai dari pemilihan roti, daging, sayur, topping, sampai sausnya. Kita bisa mengombinasikannya sesuai mau kita. Selain itu, kita juga bisa memesan ukuran sendiri. 

Sudah begitu, para “sandwich artist” juga sangat humble ketika membantu kita membuat sandwich sendiri. Mau bertanya atau minta rekomendasi akan kombinasi isian sandwich, mereka dengan senang hati menjawab semua. Bahkan kita bisa bercerita apa saja kepada mereka asal nggak ada antrean aja. Sangat cocok bukan untuk anak muda yang tidak mempunyai tempat bercerita?

Silvia Muryadi, Head of Marketing menjelaskan konsep Subway yang hadir untuk anak muda.
Silvia Muryadi, Head of Marketing menjelaskan konsep Subway yang hadir untuk anak muda.

Menurut Silvia Muryadi, Head of Marketing Subway, konsep di atas memang dirancang untuk memikat Gen Z dan millennial. “Tidak ada perbedaan menu yang ditawarkan di Yogyakarta dengan kota lain. Jaringan makanan cepat saji ini dikenal dengan sandwich, wrap, salad, di mana para konsumen dapat memilih sesuai selera,” jelas beliau.

Subway Sandwich Artist yang humble, ramah, dan siap membantu menciptakan menu sesuai selera kamu.
Subway Sandwich Artist yang humble, ramah, dan siap membantu menciptakan menu sesuai selera kamu.

Menurut saya ini strategi yang simpel, tapi sangat menarik. Yah, anak muda zaman sekarang memang sering pilah-pilih soal makanan. Sudah begitu kemauan mereka suka berubah-ubah sesuai mood atau sesuatu yang sedang trend. Oleh sebab itu, konsep “membuat sandwich kita sendiri” sangat cocok untuk restoran kekinian.

Hadir untuk memenuhi selera anak muda

Yah, pada akhirnya, menurut saya ya, Subway memang hadir untuk memenuhi selera anak muda. Untuk itu, mereka sudah punya 85 outlet di Indonesia. 

Akhir kata, kalau kalian baru mau mencoba Subway, coba pesan menu beef steak dengan pilihan roti keju parmesan. Minta tambah topping keju mozzarella lalu ditutup dengan saus Chipotle Southwest. Sungguh perpaduan surgawi. 

Saya yakin, Anda akan menjadi orang paling egois di dunia ketika sedang memakan menu itu. Jangankan membagi satu gigitan, diajak ngobrol ketika sedang menikmati Subway saya yakin kalian bisa langsung naik pitam. Saking tidak mau ketinggalan enaknya dari tiap gigitan. Gokil.

Ada Subway di Pakuwon Mall.
Ada Subway di Pakuwon Mall.

Penulis: Saar Ailarah Abdullah

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Apakah Subway Cocok untuk Lidah Orang Indonesia?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Juli 2023 oleh

Tags: pilihan redaksisandwich subwaysejarah subwaySubwaysubway jogjawrap subway
Saar Ailarang Abdullah

Saar Ailarang Abdullah

Pernah kuliah di UIN Syarif Hidayatullah jurusan Komunikasi Penyiaran Islam. Sedang belajar banyak hal sembari menikmati sebatang kretek.

ArtikelTerkait

Purwokerto Bakal Menghadapi Petaka 100 Ribu Mahasiswa (Unsplash)

100 Ribu Mahasiswa Bakal Menjadi Petaka Bagi Purwokerto di Masa Depan, Jika….

15 Oktober 2023
Pemalang Suram! Lampu Penerangan Jalan kok Kalah Terang sama Lampu Motor Honda Scoopy?

Pemalang Suram! Lampu Penerangan Jalan kok Kalah Terang sama Lampu Motor Honda Scoopy?

23 November 2023
Culture Shock Orang Jogja Saat Merantau ke Surabaya

Culture Shock Orang Jogja Saat Merantau ke Surabaya: Salah Saya Apa kok Dipisuhi Cak Cuk Terus?

5 September 2023
Kesan Saya Nyobain Beras Bulog untuk Pertama Kali Terminal Mojok.co

Kesan Saya Nyobain Beras Bulog untuk Pertama Kali

26 Februari 2022

Dibanding Happy Asmara dan Tasya Rosmala, Yeni Inka Adalah Juaranya!

17 September 2021
Sisi Gelap Malioboro Jogja, Jalan Kebanggan Orang Jogja yang Diam-diam Jadi Tempat Buang Sampah dan Tempat Tinggal Gelandangan Mojok.co

Banyak Wisatawan Nggak Tahu, Malioboro Jogja Diam-diam Jadi Tempat Buang Sampah dan Tempat Tinggal Gelandangan

26 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

20 Februari 2026
Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

26 Februari 2026
Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang Mojok.co

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

23 Februari 2026
Dosa Penjual Oseng Mercon, Makanan Khas Jogja Paling Seksi (Wikimedia Commons)

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

23 Februari 2026
Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic, Motor Mahal yang Nggak Masuk Akal, Harga Setara Mobil Bekas, Fiturnya Minim!

21 Februari 2026
6 Dosa Penjual Jus Buah- Ancam Kesehatan Pembeli demi Cuan (Unsplash)

6 Dosa Penjual Jus Buah yang Sebetulnya Menipu dan Merugikan Kesehatan para Pembeli Semata demi Cuan

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”
  • Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya
  • Sarjana Cumlaude PTN Jogja Adu Nasib ke Jakarta: Telanjur Syukuran Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Bulan Pertama Belum Turun

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.