Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Stop Menormalisasi Nilai Jelek di Jurusan Teknik, Dampaknya Sama Sekali Nggak Baik!

Moch. Fadhil Reiza Putra oleh Moch. Fadhil Reiza Putra
8 April 2025
A A
Stop Menormalisasi Nilai Jelek di Jurusan Teknik, Dampaknya Sama Sekali Nggak Baik!

Stop Menormalisasi Nilai Jelek di Jurusan Teknik, Dampaknya Sama Sekali Nggak Baik!

Share on FacebookShare on Twitter

Menormalisasi nilai buruk di jurusan teknik itu nggak pernah tepat. Dampaknya nggak sepele, dan justru bisa jadi bumerang di masa depan

Dunia perkuliahan memang macam roller coaster, isinya naik turun. UKT-nya naik, fasilitas turun, misalnya. Atau, IPK naik, kualitas kehidupan yang menurun.

Yah, memang begitulah dunia perkuliahan. Sensasinya ngeri-ngeri sedap, penuh drama, penuh tantangan. Terlebih perkara nilai, sumber stres terbesar kedua setelah UKT, yang menghantui banyak mahasiswa. Yang nilainya bagus sih, menepuk dada. Yang jelek, beda cerita, mereka pasti merasa stres karena yang ngeri dari IPK yang turun adalah, menaikkannya itu hal yang kelewat sulit.

Tapi beda cerita dengan mahasiswa jurusan teknik. Dan saya akan bahas tentang ini agak serius.

Alih-alih merasakan hal-hal buruk ketika nilainya jelek, ada mahasiswa yang merasa bangga dengan nilai-nilainya yang buruk. Mereka merasa nilai jelek adalah suatu kebanggaan dan itu sangat normal. Salah satunya ya anak-anak jursan teknik.

Jurusan Teknik memang terkenal dengan jurusan yang sulit. Entah dari materinya ataupun praktiknya. Jadi memang ya tidak heran kalau anak teknik merasa kesulitan dalam jurusan mereka. Sayangnya, para mahasiswa teknik itu tak sedikit yang termakan dan membuat stigma kalau nilai jelek dalam jurusan teknik itu sangat normal dan biasa.

Jurusan teknik bukanlah jurusan tersulit

Banyak sekali postingan di sosial media yang memberikan stigma bahwa nilai jelek dalam jurusan teknik itu biasa saja. Misalkan seperti “Nilai E=Engineering”. Bahkan ada juga yang merasa nilai C itu sudah bagus dan tidak mengulangi mata kuliah itu sudah sangat bersyukur. Sehingga tidak sedikit mahasiswa yang meremehkan nilai-nilai mereka.

Memang jurusan-jurusan Saintek layaknya teknik itu sulit. Tetapi itu bukan menjadi alasan untuk mereka merasa “Si paling sulit”. Nyatanya, jurusan-jurusan saintek lainnya tidak kalah sulit. Apalagi jurusan di luar ranah saintek seperti Soshum juga bisa dibilang sulit juga. Memang pada dasarnya ya semua jurusan itu sulit, tergantung kalian bagaimana menyikapinya.

Baca Juga:

Teknik Industri: Jurusan “Gado-Gado” dengan Krisis Identitas Permanen

15 Istilah Penting yang Harus Diketahui Mahasiswa Jurusan Teknik Telekomunikasi, Biar Sat-Set Belajar di Kelas

Kalo tradisi menormalisasi nilai buruk di jurusan teknik itu masih diteruskan hingga sekarang, hal itu akan berdampak buruk bagi para calon mahasiswa baru yang akan masuk ke jurusan teknik.

Bagaimana tidak, jika mereka termakan stigma itu para calon mahasiswa baru ini akan merasa takut untuk masuk jurusan ini. Mereka akan menganggap jurusan teknik itu sangat susah, dilihat dari cerita betapa susahnya dapat nilai yang bagus. Lalu calon mahasiswa baru ini tak menutup kemungkinan akan meremehkan hasil nilai mereka ke depannya. Padahal nilai-nilai tersebut juga berdampak bagi mereka di masa depan.

Memang nilai itu bukan patokan sepenuhnya. Tetapi, misalnya kalian daftar kerja nih, nilai buruk kalian bisa jadi menurunkan value kalian di mata recruiter. Kecuali kalau kalian memang ingin berkarir di bidang yang tidak terlalu memerlukan nilai ya itu sah-sah saja.

Normalisasi hal buruk itu nggak pernah tepat

Yang jelas, menormalisasi nilai buruk di jurusan teknik itu nggak pernah tepat. Dampaknya nggak hanya ke calon mahasiswa baru, tapi bisa jadi bumerang untuk mahasiswa yang sedang menempuh kuliah di teknik.

Alih-alih normalisasi, baiknya berbagi kiat-kiat bagaimana cara selamat atau tips dapat nilai bagus. Ini jauh lebih produktif dan bagus ketimbang menormalisasi hal buruk. Lagian, kenapa juga sih bangga punya nilai yang nggak bagus?

Penulis: Moch. Fadhil Reiza Putra
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Nggak Semua Jurusan Teknik Itu Bagus untuk Masa Depan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 April 2025 oleh

Tags: jurusan tekniknilai buruk
Moch. Fadhil Reiza Putra

Moch. Fadhil Reiza Putra

Seorang mahasiswa Sejarah di Universitas Negeri Malang yang sedang belajar menenun masa lalu menjadi narasi masa kini.

ArtikelTerkait

15 Istilah Penting yang Harus Diketahui Mahasiswa Jurusan Teknik Telekomunikasi, Biar Sat-Set Belajar di Kelas Mojok.co

15 Istilah Penting yang Harus Diketahui Mahasiswa Jurusan Teknik Telekomunikasi, Biar Sat-Set Belajar di Kelas

25 November 2023
8 Alasan Kuliah di Jurusan Teknik (Unsplash)

Nggak Semua Jurusan Teknik Itu Bagus untuk Masa Depan

8 Juli 2023
Jurusan Teknik Istimewa di Mata Orang Cikarang, Jurusan Non-Teknik Cuma Nambah Pengangguran

Jurusan Teknik Istimewa di Mata Orang Cikarang, Jurusan Non-Teknik Cuma Nambah Pengangguran

16 Oktober 2023
Teknik Industri: Jurusan "Gado-Gado" dengan Krisis Identitas Permanen

Teknik Industri: Jurusan “Gado-Gado” dengan Krisis Identitas Permanen

15 September 2025
8 Alasan Kuliah di Jurusan Teknik (Unsplash)

8 Alasan Kuliah di Jurusan Teknik Itu Bagus untuk Masa Depan

8 Maret 2023
10 Gosip Kocak Jurusan Teknik. Yuk, Ketahui Faktanya!

10 Gosip Kocak Jurusan Teknik. Yuk, Ketahui Faktanya!

14 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Kuliner Probolinggo yang Direkomendasikan, Wisatawan Wajib Tahu

3 Kuliner Probolinggo yang Direkomendasikan, Wisatawan Wajib Tahu

28 Januari 2026
Ayam Geprek Sejajar dengan Gudeg Jogja Menjadi Kuliner Khas (Wikimedia Commons)

Mengapresiasi Ayam Geprek Sebagai Kuliner Khas Sejajar dengan Gudeg Jogja

26 Januari 2026
Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan Padahal Tarif Mahal, Bukan Bebas Hambatan Malah Jadi Terhambat

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan padahal Tarif Mahal~

30 Januari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
Toyota Raize: Kerap Diejek LCGC Dikasih Turbo, padahal Mobil Ini Kuat, Bertenaga, dan yang Paling Penting, Irit!

Toyota Raize: Kerap Diejek LCGC Dikasih Turbo, padahal Mobil Ini Kuat, Bertenaga, dan yang Paling Penting, Irit!

26 Januari 2026
8 Alasan Jurusan Psikologi Pantas Disebut sebagai Jurusan Paling Green Flag Mojok.co

8 Alasan Jurusan Psikologi Pantas Disebut Jurusan Paling Green Flag

27 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.