Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Stop Bilang Mahasiswa UNS Anak Buangan UGM, Nggak Semua Anak UNS Dulu Daftar ke Sana!

Muhammad Nur Azza oleh Muhammad Nur Azza
12 Oktober 2025
A A
Stop Bilang Mahasiswa UNS Anak Buangan UGM, Nggak Semua Anak UNS Dulu Daftar ke Sana!

Stop Bilang Mahasiswa UNS Anak Buangan UGM, Nggak Semua Anak UNS Dulu Daftar ke Sana! (Bennylin via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak yang bilang kalau UNS adalah tempat pembuangan mahasiswa yang nggak keterima daftar UGM. Oke, memang ada yang begitu, tapi nggak semua. Sekilas, mungkin terdengar kayak guyonan receh yang kalau dilontarkan sekali atau dua kali, masih bisa ditampik pakai senyum atau ketawa. Tapi lama-lama jadi nyebelin kalau guyonan ini berubah jadi label yang nempel sama mahasiswa UNS.

Saya sendiri entah sudah berapa kali ditanya, “Dulu ditolak UGM, ya?”. Sesekali saya pengin menjawab, “Nggak semua anak UNS itu dulu daftar UGM, ya!”

Kebiasaan jadi second choice

UNS memang sering masuk ke dalam 10 besar PTN di Indonesia, tapi pamornya tentu kalah sama universitas yang “wah” kayak UGM atau ITB. Akibatnya, UNS sering dijadikan second choice buat orang-orang yang gagal masuk ke kampus-kampus wah itu, termasuk UGM. Sekali lagi, saya cuma mau bilang, kalau nggak semua anak UNS itu anak buangan!

Lantaran kebiasaan menjadikan UNS sebagai kampus second choice ini, label “buangan” pun seolah jadi stempel resmi anak UNS. Seolah-olah jidat anak UNS itu ada stempel “anak buangan”. Kalau yang ditanya memang pernah mendaftar di UGM dan gagal sih nggak apa-apa. Toh memang faktanya begitu. Tapi brengseknya kalau yang kena itu mahasiswa yang sama sekali nggak melirik UGM kayak saya. Saya jadi kelihatan bego banget!

Lucunya lagi, banyak yang berlagak seolah kampus itu semacam garis keturunan bangsawan. Misal nih, kalau bukan dari UGM, berarti darahnya kurang biru. Mereka mungkin lupa kalau kebanggaan itu nggak sekonyong-konyong diwariskan lewat nama kampus, tapi dibentuk dari niat dan kerja keras masing-masing.

Ironisnya, banyak yang sibuk membandingkan universitas, tapi lupa memperbaiki diri. Kalau kuliah di UNS bikin kamu minder cuma karena bukan UGM, itu berarti kamu butuh terapi kepercayaan diri! 

Alasan logis buat nggak daftar UGM

Saya akui, UGM memang hebat karena masuk big three kampus di Indonesia. Saya sendiri pun sempat tergoda buat daftar ke sana. Rasa-rasanya bakal keren kalau pakai jas almamater berlogo bunga teratai itu. Siapa sih yang enggak kenal UGM? Tapi, ada beberapa pertimbangan yang membuat saya akhirnya kuat iman buat nggak tergoda lagi. 

Pertama, saya warga plat AD yang rasa-rasanya, kalau kuliah di UGM itu nanggung. Nglaju kejauhan, mau ngekos nanggung. UNS jadi pilihan yang paling masuk akal buat kasus saya. Nggak kejauhan, hemat duit, bergengsi pula. Paling utama, cuma satu jam naik motor, kelar!

Baca Juga:

Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja

Saya Tidak Pernah Merasa Bangga Kuliah di UIN Jogja, tapi Kampus Ini Sama Sekali Tidak Layak Dicela

Kedua, saya punya alasan lain yang agak aneh: saya nggak mau terbebani sama kebesaran nama UGM. Kalau buat masuk, saya sih percaya diri aja bisa keterima. Tapi di dalamnya? Wallahu a’lam bishawab, saya orangnya malesan. Nggak cocok buat kultur UGM yang ambis banget. Bakal berabe kalau saya jadi mahasiswa di sana. 

Kalau mau jujur nih, rata-rata anak UNS lain yang saya temui itu kasusnya mirip dengan saya. Warga plat AD yang emoh merantau atau ya memang nggak mau ke UGM aja. Terus, gimana dengan mahasiswa lain yang bukan warga plat AD tapi langsung daftar ke UNS? Ya karena itu memang kampus impian mereka. Inget ya, nggak semua orang menjadikan UGM sebagai kampus idaman. 

UNS atau UGM ama pusingnya

Mau dari UGM, UNS, atau bahkan universitas antah berantah, toh ujungnya semua bakal ngeluh hal yang sama: tugas numpuk, dosen killer, dan skripsi nggak kelar-kelar. Jadi santai aja, nggak usah merasa “si paling kampus top” kalau realitanya masih deg-degan tiap buka siakad buat ngecek nilai.

Santai aja. Pak RT nggak bakal tiba-tiba datang ke rumah cuma buat bilang, “Kamu bukan anak UGM, ya? Waduh, kasihan banget!”

Penulis: Muhammad Nur Azza
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kasihan UNS, Sudah Berdiri 49 Tahun tapi Masih Banyak yang Belum Tahu Kepanjangannya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Oktober 2025 oleh

Tags: kampus buangankampus negerikampus UNSmahasiswa buanganmahasiswa UGMmahasiswa UNSUGMUNS
Muhammad Nur Azza

Muhammad Nur Azza

Warga Solo coret yang sedang belajar Hubungan Internasional di Solo. Menaruh perhatian pada konservasi alam dan arkeologi. Suka baca Doraemon.

ArtikelTerkait

FBS UNY Berubah Menjadi FBSB Adalah Kesalahan Besar (Unsplash)

Perubahan FBS UNY Menjadi FBSB Menghilangkan Banyak Hal yang Membuat Kampus Terasa Asing dan Tidak Punya Jiwa

4 Maret 2024
5 Hal yang Biasa Dilakukan Mahasiswa Baru UGM dan Mustahil bagi Mahasiswa Tua

5 Hal yang Biasa Dilakukan Mahasiswa Baru UGM dan Mustahil bagi Mahasiswa Tua

7 Maret 2024
3 Fakultas Paling Wibu di UGM

3 Fakultas Paling Wibu di UGM

12 Juli 2023
Suka Duka yang Saya Rasakan Saat Menjadi Maba UGM: Nggak Ada Perpeloncoan, sih, tapi Tugasnya Seabrek

Suka Duka yang Saya Rasakan Saat Menjadi Maba UGM: Nggak Ada Perpeloncoan, sih, tapi Tugasnya Seabrek

2 Agustus 2023
alumni itb

Kata Siapa Kuliah di ITB itu Keren?

9 Mei 2019
UGM Nggak Cocok untuk 3 Jenis Calon Mahasiswa Ini (Unsplash)

3 Tipe Calon Mahasiswa yang Nggak Cocok Kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM)

17 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Weleri Kendal Baik-baik Saja Tanpa Mie Gacoan, Waralaba Ini Lebih Baik Incar Daerah Lain Mojok.co

Membayangkan Kendal Maju dan Punya Mall Itu Sulit, sebab Mie Gacoan Aja Baru Ada Setahun

31 Maret 2026
Penilai Properti: Profesi "Sakti" di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

Penilai Properti: Profesi “Sakti” di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

31 Maret 2026
Kerja Dekat Monas Jakarta Nggak Selalu Enak, Akses Mudah tapi Sering Ada Demo yang Bikin Lalu Lintas Kacau

Kerja di Jakarta Memang Kejam, tapi Masih Banyak Hal yang Bisa Disyukuri dari Kota yang Mengerikan Itu

29 Maret 2026
5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli

28 Maret 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

Mewakili Warga Tegal, Saya Ingin Menyampaikan Permintaan Maaf kepada Pemudik

28 Maret 2026
Kalau Penulis Buku Bermasalah, Pembacanya Ikut Berdosa Juga atau Tidak?

Kalau Penulis Buku Bermasalah, Pembacanya Ikut Berdosa Juga atau Tidak?

29 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”
  • Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan
  • Siswa Terpintar 2 Kali Gagal UTBK SNBT ke UB, Terdampar di UIN Jadi Mahasiswa Goblok dan Nyaris DO
  • “Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja
  • Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi
  • Derita Jadi PNS atau ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.