Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Stasiun Kediri Kian Memikat dengan Alunan Lagu dan Lokomotif Ratusan Tahun

Najwa Filzah oleh Najwa Filzah
3 Oktober 2024
A A
Stasiun Kediri Kian Memikat dengan Alunan Lagu dan Lokomotif Ratusan Tahun Mojok.co

Stasiun Kediri Kian Memikat dengan Alunan Lagu dan Lokomotif Ratusan Tahun (doc: Najwa Filzah)

Share on FacebookShare on Twitter

Belum lama ini renovasi Stasiun Kediri sudah selesai. Stasiun yang terletak di Balowerti, Kediri itu tetap mempertahankan gaya arsitektur peninggalan Hindia-Belanda dengan fasilitas yang lebih memadai. Kini penumpang bisa naik-turun kereta dengan lebih nyaman. 

Selain fasilitas yang semakin oke, stasiun ini banyak berbenah pada hal lain. Beberapa di antaranya penggunaan lagu untuk menyambut kedatangan kereta dan kehadiran lokomotif lawas sebagai ikon. 

Lagu Kediri Kuthane jadi ciri khas baru

Selain kondisi fisik, salah satu hal baru dan unik dari Stasiun Kediri saat ini adalah pemutara lagu Kediri Kuthane ketika kereta api datang. Mungkin hal ini wajar di daerah-daerah lain, tapi di stasiun ini pemutaran musik ini benar-benar baru. Jujur saja, walau tampak sederhana, ide memutar lagu ini bikin warga Kediri terpesona. 

Sedikit informasi, Kediri Kuthane adalah lagu karya Soeparwoto (alm). Lagu ini menceritakan tentang keindahan kota Kediri, mulai dari wisata, kuliner, tempat bersejarah, pondok pesantren, hingga kultur masyarakatnya yang beragam dan mempunyai karakteristik tersendiri. Kalau kalian penasaran, di bawah ini lirik lengkapnya.

Pancen nyata endah lan asrine,

(Memang nyata indah dan asrinya,)

Yen disawang kuthaku Kediri.

(Bila dipandang kotaku Kediri.)

Tengah kutha kali Brantas mili,

(Tengah kota sungai Brantas mengalir,)

Taman-tamane nambah edi peni.

(Taman-tamannya menambah indah dan bagus sekali.)

 

Pegunungan Wilis sarta Kelud,

(Pegunungan Wilis serta Kelud,)

Ingkang ngapit minangka pagere.

(Yang mengapit sebagai pagarnya.)

Tahu kuning kripik bekicote,

(Tahu kuning Kripik bekicotnya,)

Gethuk gedhang produksi rakyate.

(Gethuk pisang produksi rakyatnya.)

 

Pancen nyata endah lan asrine,

(Memang nyata indah dan asrinya,)

Aja lali pondok pesantrene.

(Jangan lupa Pondok Pesantrennya.)

Lokomotif berusia ratusan tahun jadi ikon Stasiun Kediri

Stasiun Kediri kini memajang lokomotif C1140 yang kabarnya berusia kurang lebih sekitar 150 tahun. Perlahan lokomotif kereta C1140 jadi perbincangan warga dan langsung menjadi ikon stasiun. Tidak sedikit penumpang dan pengunjung yang berfoto di depan lokomotif berusia ratusan tahun itu. 

Bahkan, tidak sedikit pengunjung dari daerah lain menyempatkan diri untuk berfoto dengan lokomotif ini. Kebanyakan dari mereka adalah railfans atau penggemar kereta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. 

Asal tahu saja, lokomotif C1140 memang punya nilai sejarah. Dilansir dari Radar Kediri, keberadaan lokomotif C1140 ini memiliki peran penting untuk kemajuan transportasi Jawa Timur. Selain itu, lokomotif C1140 ini merupakan satu jenis lokomotif uap C11 yang pernah beroperasi di wilayah DAOP 7 Madiun dengan kecepatan maksimum 50 km/jam. Antara tahun 1879 dan 1891, Staatsspoorwegen (SS) dari Jerman membeli lokomotif ini untuk digunakan di kota-kota besar di Jawa Timur.

Pada masanya, lokomotif ini memegang tongkat estafet untuk pertumbuhan ekonomi dan kemajuan transportasi. Hanya ada satu unit lokomotif dengan nomor seri C1140 yang kini berada di halaman stasiun dari sejumlah unit yang dibawa ke Indonesia pada saat itu. Kota Kediri adalah kota kedua setelah Madiun yang menjadi lokasi peletakan lokomotif uap PT KAI.

Baca Juga:

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

Patung Macan Putih, Ikon Wisata Baru Kediri yang Menarik Wisatawan

Di atas beberapa hal baru dari Stasiun Kediri. Kini stasiun yang berdiri sejak 1882 itu semakin memikat. Fasilitasnya kian memadai, tidak lupa lagu daerah dan lokomotif lawas yang menambah keunikan stasiun. 

Penulis: Najwa Filzah
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 5 Stasiun KRL Paling Ikonik di Jakarta, Bisa Jadi Sarana Rekreasi Murah Meriah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Oktober 2024 oleh

Tags: kedirikereta apistasiunstasiun kediri
Najwa Filzah

Najwa Filzah

Mahasiswa yang dijadiin second choice sama kampus impian.

ArtikelTerkait

Simpang Tiga Mengkreng Sebenarnya Milik Kediri, Nganjuk, Atau Jombang?

Simpang Tiga Mengkreng Sebenarnya Milik Kediri, Nganjuk, Atau Jombang?

26 September 2024
Palang Pintu Kereta Api Banyumas: Tempat Rekreasi (Tidak) Ramah Anak yang Murah Meriah Mojok.co

Palang Pintu Kereta Api Banyumas: Tempat Rekreasi (Tidak) Ramah Anak yang Murah Meriah

17 November 2023
Bakso Kasar Cak Ri, Kuliner Unik di Kota Kediri yang Mampu Menyatukan Proletar dan Borjuis

Bakso Kasar Cak Ri, Kuliner Unik di Kota Kediri yang Mampu Menyatukan Proletar dan Borjuis

24 Januari 2024
Sudah Saatnya Stasiun Pare Kediri Dihidupkan Lagi, agar Akses ke Pare Tak Lagi Sulit dan Mahal!

Sudah Saatnya Stasiun Pare Kediri Dihidupkan Lagi, agar Akses ke Pare Tak Lagi Sulit dan Mahal!

22 Juni 2025
Stasiun Rewulu: Stasiun Khusus Kereta BBM yang Diburu Pencinta Fotografi

Stasiun Rewulu: Stasiun Khusus Kereta BBM di Bantul yang Diburu Pencinta Fotografi

22 Mei 2023
Tim Mendang-Mending_ Surabaya-Jakarta PP Mending Naik Bus Atau Kereta Api_ terminal mojok

Tim Mendang-Mending: Surabaya-Jakarta PP Mending Naik Bus Atau Kereta Api?

6 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Polban, "Adik Kandung" ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

18 Januari 2026
Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

17 Januari 2026
Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

19 Januari 2026
Bekasi Justru Daerah Paling Nggak Cocok Ditinggali di Sekitaran Jakarta, Banyak Pungli dan Banjir di Mana-mana

Bekasi: Planet Lain yang Indah, yang Akan Membuatmu Betah

13 Januari 2026
3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

17 Januari 2026
Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg Mojok.co

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

17 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.