Beberapa waktu lalu, saya memutuskan pergi ke Gresik naik commuter line (KRL) dari Surabaya. Saya naik dari Stasiun Gubeng Surabaya dan turun di Stasiun Indro Gresik.
Sepanjang perjalanan saya bertanya-tanya, mengapa Stasiun Indro tidak menjadi salah satu stasiun perhentian kereta lintas kota dan provinsi ya? Padahal, dilihat dari lokasinya, stasiun ini sangat strategis, tidak jauh dari pusat Kota Gresik. Stasiun ini cuma jadi penyambung kereta lokal dan terkesan dicuekin oleh kereta lintas provinsi. Coba saja cek di KAI Acces atau Traveloka, tdak ada nama stasiun ini di titik perhentian kereta.
Rasa penasaran saya kemudian teralihkan oleh beberapa orang yang tiba-tiba menggunakan jas hujan di dalam KRL. Pertanyaan saya pun muncul lagi, “Kenapa pakai jas hujan langsung di dalam KRL? Kenapa nggak waktu turun saja?”
Setelah melihat ke luar kereta, saya langsung paham. Ternyata, Stasiun Indro Gresik tidak punya kanopi. Jadi, saat turun, otomatis penumpang kereta akan kehujanan. “Oalah ini yang disebut sedia jas hujan sebelum basah,” ujar saya dalam hati.
Stasiun yang menyedihkan
Setelah turun dari KRL, saya semakin sadar mengapa stasiun ini cuma jadi pemberhentian kereta lokal. Bagian peron stasiun ini tidak ada kanopi yang memadai. Jarak lantai kereta dan peron pun cukup, penumpang mesti ekstra harus berhati-hati saat turun dan naik.
Anak muda seperti saya mungkin bisa meloncat dan lincah dalam melaluinya. Tapi, bagi lansia, ibu hamil, atau penumpang dengan barang yang berat, naik atau turun dari kereta terasa begitu berbahaya. Terlebih ketika hujan deras. Kondisi ini menjadi ujian berat tersendiri bagi mereka.
Dari sisi bangunan, Stasiun Indro Gresik tidaklah luas. Di sana cuma ada ruang tunggu alakadarnya yang sempit. Jadi penumpang yang ingin naik KRL lebih banyak berada di luar dan sedikit kehujanan. Penumpang yang turun akan langsung menyebar ke warung-warung kelontongan yang ada di sebelah barat stasiun.
Ketika hujan lebat, stasiun ini seperti tidak memberi jeda bagi penumpang yang baru turun. Pilihan paling masuk akal adalah memesan taksi online sebelum kereta berhenti, sehingga begitu menapak peron, perjalanan bisa langsung berlanjut. Jika tidak, penumpang sering terpaksa mencari perlindungan seadanya. Warung-warung kelontong di sisi barat kerap sudah penuh oleh orang yang menunggu kedatangan kereta, sehingga tempat berteduh pun jadi rebutan.
Pertama kali naik dari Stasiun Indro Gresik dan menyesal
Bagi penumpang yang baru pertama kali naik kereta dari stasiun ini, saya yakin akan ada rasa menyesal mengapa datang beberapa jam lebih awal. Begitu turun dari motor atau angkutan umum yang terlihat adalah ruang tunggu stasiun sempit dan tidak memadai. Bahkan, sesederhana pemisahan antara pintu keluar dan masuk stasiun ini tidak punya. Sehingga proses pemeriksaan tiket sebelum naik jadi terasa begitu semrawut.
Kalau kalian memaksa masuk ke ruang tunggunya yang muncul hanya hawa pengap dan panas. Biasanya ruangan itu sudah terisi penuh orang yang berdiri di sudut, menahan pangkuan tas, atau memiringkan badan agar penumpang lain bisa punya ruang. Stasiun yang harusnya jadi ruang jeda yang manusiawi, khususnya untuk lansia, ibu dan anak, atau pekerja yang penat namun yang terjadi malah sebaliknya, menambah rasa lelah.
Dari semua gambaran tentang Stasiun Indro, ada rasa miris yang sulit diabaikan. Di daerah yang punya kawasan industri dan gerbang ekonomi Jawa Timur, justru ada satu simpul transportasi publik yang letaknya strategis, tetapi ironisnya terasa seperti dibiarkan berdiri sendiri, hidup seadanya dari sisa-sisa perhatian.
Dari titik kecil inilah, Stasiun Indro seakan memantulkan wajah Gresik yang lain. Bukan yang gemerlap oleh narasi UMR yang tinggi, melainkan wajah menyedihkan karena punya stasiun yang terasa setengah jadi.
Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Kenia Intan
BACA JUGA 4 Hal Tentang Gresik yang Sering Disalahpahami Orang Awam.
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.



















