Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

3 Panggilan Akrab yang Jarang Kamu Dengar di Jawa Timur

Christian Denny M oleh Christian Denny M
10 Januari 2021
A A
3 Panggilan Akrab yang Jarang Kamu Dengar di Jawa Timur Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Panggilan bro, sis, rek, lur, cak, mas, dan mbak adalah bahasa untuk memanggil seseorang yang biasa dipergunakan dalam bahasa sehari-hari. Di Jawa Timur, panggilan nama semacam itu biasanya digunakan oleh orang-orang yang berusaha mengakrabkan diri dalam berkomunikasi. Pastinya kalian yang berasal dari luar Jawa Timur juga paham dengan penggunaan bahasa ini. Sebab, saya pikir panggilan-panggilan tersebut juga digunakan di beberapa wilayah pulau Jawa.

Akan tetapi, khusus cak dan rek, penggunaannya pasti identik dengan bahasa Jawa Timur. Sedangkan panggilan bro, sis, cak, mas, dan mbak merupakan panggilan umum dalam tongkrongan. Hal itu mungkin sama dengan lu dan gue untuk bahasa Jakarta.

Jika bahasa Indonesia ada kata saya, aku, dan kamu, di Jakarta mungkin sebagian katanya berganti menjadi lu dan gue. Nah, di Jawa Timur, kata tersebut berganti menjadi lur, bro, dan sis. Untuk tingkatan orang yang lebih tua, panggilan cak, mbak, dan mas juga sering digunakan. Sedangkan menggunakan kata rek itu artinya kita.

Meski begitu, ada beberapa panggilan di Jawa Timur yang jarang terdengar, namun digunakan di beberapa wilayah. Seolah-olah bahasa tersebut jadi ruang tersendiri dalam seni berkomunikasi. Setidaknya, saya menemukan tiga panggilan lainnya yang mungkin kalian jarang dengar.

#1 Panggilan dengan kata “mat”

Jika kalian adalah mahasiswa baru yang memilih Jember sebagai tempat untuk menempuh pendidikan, jangan terkejut dengan penggunaan kata mat. Kata mat ini biasanya digunakan untuk menyapa seseorang.

Mat adalah kata paling populer yang sering dijumpai apabila kalian berkunjung ke Jember. Setidaknya, kata ini sebagai pertanda jika pertemanan kalian dekat atau bisa jadi penggunaan kata ini sebagai usaha mengakrabkan diri dalam bersosialisasi.

Jadi, penggunaannya seperti ini, setiap kata apa pun yang menunjuk saya, kamu, dan kita, semuanya akan berakhiran mat. Misal begini contohnya: aku ae mat, awakdewe ae mat, awakmu ae mat, dll. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia kira-kira jadi seperti ini: saya saja mat, kita saja mat, kamu saja mat.

Intinya, kata mat ini berlaku khusus dialek bahasa Jember yang mungkin sudah menyebar ke beberapa area sekitar tapal kuda seperti Probolinggo, Lumajang, Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo. Jadi, jangan lupa jika berkunjung atau kuliah di Jember, penggunaan kata mat menjadi tanda berkomunikasi dengan teman seumuran.

Baca Juga:

Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

Pengalaman Saya 3 Tahun “Menantang Maut” di Pacitan Hanya demi Bisa Berangkat Sekolah

Saya juga pernah menggunakan panggilan ini ketika menempuh pendidikan di Jember. Jadi, jangan kaget kalau temanmu memanggil dengan nama mat, hehehe.

#2 Panggilan dengan kata “jeh”

Saya juga belum memahami pasti dialek panggilan kata ini berasal dari bahasa wilayah mana. Namun, biasanya komunikasi dengan penggunaan kata berakhir jeh juga digunakan dalam bahasa di beberapa wilayah Jawa Timur seperti Surabaya, Sidoarjo, dan Malang.

Penggunaan kata ini sama seperti kata mat, yang letak penggunaannya paling belakang kalimat. Biasanya, diucapkan teman-teman seumuran yang akrab bersosialisasi di tongkrongan. Ya, panggilan ini biasanya digunakan ketika memang kamu sudah dekat atau telah mengenal akrab orang yang kamu ajak berbicara.

Jadi, jika namamu diubah jadi jeh, artinya yang mengajak kamu berkomunikasi sedang berusaha mengakrabkan diri atau menganggap kamu teman dekat. Hal ini juga berlaku sama dengan kata mat dan panggilan akrab lainnya.

#3 Panggilan dengan kata “jon”

Kata terakhir yang juga pernah saya dengar dan gunakan dalam berkomunikasi adalah jon. Sebenarnya, kata ini jarang digunakan. Sebab, memang kata panggilan yang paling umum digunakan adalah panggilan akrab dengan mengganti nama dengan julukan atau nama orang tuamu.

Biasanya, yang mengganti dan menggunakan panggilan itu teman-teman dekatmu yang sering nongkrong bareng. Pernah kan kalian mendengar nama teman kalian diganti dengan nama panggilan yang aneh. Misal, namamu Pram lalu diganti dengan peyek, atau namamu adalah Haykal diganti dengan panggilan gajah.

Nah, sedangkan fungsi kata jon juga sama dengan nama ganti panggilan di atas. Biasanya memang digunakan untuk teman-teman satu tongkrongan. Tapi tampaknya, penggunaan ini baru saya ketahui di wilayah Sidoarjo dan Surabaya saja. Sedangkan untuk wilayah lain mungkin juga menggunakan kata ini, tapi secara pastinya saya nggak terlalu paham wilayah mana yang juga menggunakan panggilan tersebut.

Itulah tiga panggilan akrab yang mungkin jarang kalian dengar di Jawa Timur. Jadi gimana mat?

BACA JUGA Dear Penjual di Warung Kopi, Tolong Volume Musiknya Jangan Terlalu Keras dan tulisan Christian Denny M lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 9 Januari 2021 oleh

Tags: jawa timurnama panggilan
Christian Denny M

Christian Denny M

Pecinta Arsenal. Penyuka Kikil Sapi. Masih berharap bisa menulis dan membuat karya.

ArtikelTerkait

Sebagai Warga Surabaya, Saya Setuju Ibu Kota Jawa Timur Pindah ke Malang Terminal Mojok

Sebagai Warga Surabaya, Saya Setuju Ibu Kota Jawa Timur Pindah ke Malang

5 Februari 2023
Bupati Sumenep Maju Jadi Wagub Jatim 2024: Benahi Dulu Sumenep, Baru Mikir yang Lain! ahmad fauzi

Personal Branding Ahmad Fauzi Begitu Berlebihan, Faktanya Tidak Sehebat Itu

17 Juli 2023
Bondowoso Layak Dipertimbangkan sebagai “Tempat Menepi” di Jawa Timur Mojok.co

Bondowoso Layak Dipertimbangkan sebagai “Tempat Menepi” di Jawa Timur

30 Oktober 2025
Sumber Maron, Destinasi Wisata Tersembunyi di Malang

Sumber Maron, Destinasi Wisata Tersembunyi di Malang

14 Juni 2023
KA Sri Tanjung, Penyelamat Mahasiswa Jogja Asal Banyuwangi (Wikimedia)

KA Sri Tanjung, Penyelamat Mahasiswa Jogja asal Tapal Kuda yang Namanya Terinspirasi dari Legenda Banyuwangi

20 September 2025
6 Tempat Wisata Alam di Jember yang Nggak Cocok buat Family Time terminal mojok

6 Tempat Wisata Alam di Jember yang Nggak Cocok buat Family Time

12 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

15 Mei 2026
Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokal Mojok.co

Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokalnya

11 Mei 2026
Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026
Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan Terminal

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan

15 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.