Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Sopir Truk Ugal-ugalan, Makhluk Paling Menyeramkan di Jalanan yang Bikin Trauma

Diaz Robigo oleh Diaz Robigo
3 April 2024
A A
Sopir Truk Ugal-ugalan, Makhluk Paling Menyeramkan di Jalanan yang Bikin Trauma Mojok.co

Sopir Truk Ugal-ugalan, Makhluk Paling Menyeramkan di Jalanan yang Bikin Trauma (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari yang lalu sempat heboh kasus kecelakaan lalu lintas di gerbang Tol Halim. Tersangkanya adalah seorang sopir truk yang masih berusia 18 tahun. Hingga saat ini masih belum jelas motifnya. Namun, dari apa yang saya tonton di YouTube, tersangka mengaku ada orang lain yang iseng terhadap dirinya. Orang itu mencopot tali gas sehingga truk melaju nggak beraturan. 

Saya nggak bisa menilai kebenaran perkataannya, saya nggak paham otomotif. Namun, saya ingin membahas soal tersangka yang ternyata tidak memiliki SIM. Saya nggak habis pikir, bisa-bisanya seseorang mengemudikan kendaraan sebesar itu tanpa surat izin. Sungguh ngawur. 

Saya yakin, di luar sana ada banyak sopir truk atau kendaraan besar lain yang tidak mengantongi SIM. Surat izin mengemudi yang saya maksud di sini yang beneran ya, bukan yang menembak atau lewat jalan pintas lain. Nggak heran banyak sopir truk atau kendaraan besar lain yang ugal-ugalan di jalan. Saya sendiri pernah menyaksikan truk-truk adu balap di jalanan. Benar-benar membahayakan. Saya kemudian langsung mlipir ke bahu jalan daripada harus celaka daripada ulah mereka. 

Sopir truk dan kendaraan besar lain adalah makhluk paling berbahaya, bikin trauma

Jujur saja, menyimak pemberitaan sopir truk ugal-ugalan mengorek kembali memori pahit di masa lalu. Saya punya trauma terhadap kendaraan besar. Saat duduk di kelas 6 SD, badan saya pernah tertabrak oleh bus pengangkut karyawan pabrik. Bayangkan kendaraan sebesar itu melindas badan saya yang masih mungil.

Sedihnya, bertahun-tahun telah berlalu dan kondisi jalanan masih sama berbahayanya. Itu mengapa, ketika tumbuh dewasa, saya cenderung mengambil jarak terhadap kendaraan-kendaraan besar. Selain memang tampak berbahaya, memori pahit di masa lalu seolah selalu memperingatkan untuk waspada. Pokoknya kalau saya berada di belakang truk atau bus, saya memilih mengurangi kecepatan agar jarak semakin jauh. Sementara, kalau saya berada di depan truk/bus, saya memilih untuk menambah laju kecepatan. 

Menelusuri akar permalasahan 

Menurut saya sopir truk ugal-ugalan karena mereka tidak memahami dan menaati aturan di jalanan. Bagaimana bisa memahami dan menaati kalau SIM diperoleh dengan cara curang. Lebih dari itu, pihak berwajib seolah nggak ada hukuman tegas terhadap para pengemudi yang melakukan tindak kecurangan itu 

Kalau mau menariknya lebih jauh, saya rasa truk atau kendaraan lain yang ugal-ugalan adalah cerminan sistem pendidikan kita yang bobrok. Saya pernah menonton podcast dokter Ryu Hasan, beliau mengatakan, memahami aturan bersama adalah tujuan utama dari sekolah. Kalau kalian sudah sekolah dari SD hingga SMA atau bahkan sarjana, tapi masih melanggar aturan lalu lintas, berarti proses pendidikannya gagal. Sekolah gagal mengajarkan aturan sosial bersama. 

Contohlah negara-negara maju seperti Jepang. Sejak TK mereka sudah diajarkan untuk memahami aturan lalu lintas. Sekolah-sekolah di Jepang benar-benar menanamkan ketertiban lalu lintas sebagai nilai hidup. Nggak heran, ketika sudah dewasa, mereka memahami aturan di jalanan.  

Baca Juga:

Lalu Lintas Medan Terlalu Barbar untuk Perantau Asal Surabaya seperti Saya

Malang Memang “Surga” bagi Warga Surabaya, tapi Jangan Kaget dengan Lalu Lintasnya

Terlepas dari itu, nasi sudah menjadi bubur. Sistem di Indonesia sudah terlanjur bobrok, baik untuk mendapatkan SIM maupun untuk menekankan pentingnya berlalu lintas secara aman. Saya rasa apa yang bisa dilakukan sekarang atau saat ini hanyalah berkendara lebih hati-hati. Apalagi kalau berbagai jalan dengan sopir truk atau bus. 

Penulis: Diaz Robigo
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Pengalaman Pertama Menjadi Sopir Truk: Siap Tua di Jalan hingga Keluar Uang Makan yang Nggak Ngotak

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 April 2024 oleh

Tags: kecelakaan lalu lintaslalu lintassopir truksupir busugal-ugalan
Diaz Robigo

Diaz Robigo

figur yang pernah terlibat dalam proses demokrasi tingkat daerah di Karawang, dengan fokus pada isu-isu pembangunan dan pelayanan publik.

ArtikelTerkait

Budaya Klakson di Lampu Merah Ternyata Ada Gunanya Meskipun Berisik terminal mojok.co

Budaya Klakson di Lampu Merah Ternyata Ada Gunanya Meskipun Berisik

4 Desember 2020
bermain handphone

Dear, Orang yang Bermain Handphone Saat Berkendara: Kalian Menyebalkan dan Mengabaikan Keselamatan

9 September 2019
5 Alasan yang Membuat Saya Nggak Menyesal Kuliah di Malang  Mojok.co wisata di malang surabaya

Malang Memang “Surga” bagi Warga Surabaya, tapi Jangan Kaget dengan Lalu Lintasnya

2 Desember 2024
Lalu Lintas Australia Bikin Orang Indonesia Iri, Pengendara Tetap Tertib walau Nggak Ada Polisi  Mojok.co

Lalu Lintas Australia Bikin Orang Indonesia Iri, Pengendara Tetap Tertib walau Nggak Ada Polisi 

6 Oktober 2024
lampu merah

Ini Loh Faedahnya Lampu Merah Berdurasi Lama

30 September 2019
Sudah Saatnya Bekasi Mengganti JPO dengan Pelican Crossing, Lalu Lintas Jadi Lebih Lancar dan Kotanya Jadi Lebih Modern!

Sudah Saatnya Bekasi Mengganti JPO dengan Pelican Crossing, Lalu Lintas Jadi Lebih Lancar dan Kotanya Jadi Lebih Modern!

3 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

26 Februari 2026
5 Barang Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek-merek yang Sudah Besar Mojok.co

5 Produk Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek yang Sudah Besar

25 Februari 2026
Bayar STNK Sudah Bikin Pusing, Sekarang Mau Ditambah Parkir Setahun, Selalu Ada Cara Baru Nambah Beban Rakyat

Bayar STNK Sudah Bikin Pusing, Sekarang Mau Ditambah Parkir Setahun, Selalu Ada Cara Baru Nambah Beban Rakyat

22 Februari 2026
Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar Mojok.co

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar

21 Februari 2026
Bukit Menoreh, Tempat Wisata Kulon Progo yang Bikin Kapok untuk Kembali Lagi Mojok.co

Bukit Menoreh, Tempat Wisata Kulon Progo yang Bikin Kapok untuk Kembali Lagi

22 Februari 2026
Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic, Motor Mahal yang Nggak Masuk Akal, Harga Setara Mobil Bekas, Fiturnya Minim!

21 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya
  • Sarjana Cumlaude PTN Jogja Adu Nasib ke Jakarta: Telanjur Syukuran Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Bulan Pertama Belum Turun
  • Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga
  • Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik
  • 8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman
  • Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.