Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Soleh Solihun, Si Mulut Racun yang Jujur dan Menghibur

Jevi Adhi Nugraha oleh Jevi Adhi Nugraha
14 November 2022
A A
Soleh Solihun (IG: Soleh Solihun)

Soleh Solihun (IG: Soleh Solihun)

Share on FacebookShare on Twitter

Tiba-Tiba Tenis semalam jadi bukti kualitas seorang Soleh Solihun sebagai manusia yang sudah cukup lama hidup sebagai wartawan. Sejak bekerja di majalah “Rolling Stone” dulu, Soleh sudah dikenal sebagai penulis yang nggak segan-segan mengkritik dengan tegas band-band atau musisi yang menurutnya gagal mencipta lagu. Bahkan, pria asal Bandung ini, tak jarang harus “bergesekan” dengan para musisi karena mulut racunnya yang memang benar-benar “berbisa”.

Hal ini juga terjadi ketika Soleh Solihun memutuskan menjadi seorang stand-up comedian. Banyak sekali bit-nya yang dengan terang-benderang, tanpa tedeng aling-aling mengkritik fenomena sosial yang berkembang di masyarakat. Dengan bahasa yang lugas, jujur, dan tegas, dia mampu mengemas bahan komedinya menjadi benar-benar lucu dan menghibur.

Berkat kemampuannya mengolah kata-kata secara terang itu, Soleh Solihun menjelma menjadi manusia yang identik dengan kejujuran. Nyaris dalam setiap kesempatan, seperti talkshow yang dia pandu, Soleh Solihun acap melemparkan pertanyaan-pertanyaan-pertanyaan basik, logis, dan kritis. Saking jujurnya, bahkan dia tak jarang dianggap sebagai orang yang nggak punya tenggang rasa.

Pertanyaan yang sepele tapi menghibur

Misalnya event Tiba Tiba Tenis semalam. Banyak pertanyaan-pertanyaan sepele tapi basik yang dilontarkan Soleh Solihun kepada Yayuk Basuki, sang legenda tenis lapangan Indonesia. 

Beberapa pertanyaan awam seperti “Kalau main tenis lebih pegal tangan apa kaki?” atau statement “Penonton capek melihat pertandingan yang nggak berkembang”, “Gading nggak sejago itu. Kita jangan terlalu berprasangka baik sama Gading” tentu saja hal-hal semacam itu kalau dicerna sekilas bakal bikin orang kesel. Tapi percayalah, setelah itu kita akan tertawa terbahak-bahak mendengar celoteh si Soleh ini.

Salah satu pertanyaan kritis Soleh Solihun di event pertandingan tenis semalam adalah saat ada pria di pinggir lapangan memberi wejangan kepada Wulan Guritno. Kejadian ini terjadi pada saat sesi break, di mana ada sosok pria yang diketahui pacar Wulan Guritno dengan penuh semangat memberi motivasi untuk pemain ganda campuran yang berpasangan sama Gading Marten ini, kira-kira dialognya begini:

“Pacarnya Wulan atlet apa?”

“Basket,” jawab Vincent singkat.

Baca Juga:

Tiba Tiba Tenis: Cara VINDES Mengajari Kita Bagaimana Menghargai Legenda

Solehisme: Seni untuk Bersikap Bodo Amat ala Soleh Solihun

“Lho, kenapa dia sotoy soal tenis?”

Ya, buat saya pribadi, Soleh Solihun adalah manusia jujur dan apa adanya yang sayangnya hidup di Indonesia. Dia menjadi representasi khalayak umum karena sering tanya hal-hal simpel tapi susah dijawab. 

"tanpa kita ganggu saja permainan mereka sudah jelek," -Soleh si mulut racun 😭#TibaTibaTenis

— Peri Sayur (@sintasnap) November 12, 2022

Manusia apa adanya

Ini membuktikan bahwa banyak persoalan remeh di masyarakat yang sampai saat ini belum terjawab dengan tuntas karena terhalang sikap basa-basi atau sifat nggak enakan yang masih tumbuh subur di sekitar. Jadi, ya, nggak heran misal banyak pihak yang menilai bahwa Soleh Solihun dianggap sebagai sosok yang nggak punya tenggang rasa, karena sebagian orang Indonesia memang belum terbiasa dengan kejujuran dan sikap apa adanya.

Saya kira nggak berlebihan kalau menganggap pola pikir Soleh Solihun sudah melampaui zamannya. Ini terbukti dari banyaknya statement jenius yang dia lontarkan di acara Tiba Tiba Tenis semalam. Sayangnya, orang-orang jujur dan menghibur sepertinya Soleh justru seringkali nggak mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia.

Penulis: Jevi Adhi Nugraha

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Jadi Seorang Komika Indonesia Itu Nggak Mudah, Berikut Tantangannya!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 14 November 2022 oleh

Tags: soleh solihuntiba-tiba tenisVINDES
Jevi Adhi Nugraha

Jevi Adhi Nugraha

Lulusan S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berdomisili di Gunungkidul.

ArtikelTerkait

Tiba Tiba Tenis: Cara VINDES Mengajari Kita Bagaimana Menghargai Legenda

Tiba Tiba Tenis: Cara VINDES Mengajari Kita Bagaimana Menghargai Legenda

2 November 2022
soleh solihun

Belajar dari Soleh Solihun

12 Desember 2019
Belajar Solehisme: Seni untuk Bersikap Bodo Amat ala Soleh Solihun terminal mojok.co

Solehisme: Seni untuk Bersikap Bodo Amat ala Soleh Solihun

22 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli terminal

5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli

24 Februari 2026
Pembagian Warisan Bisa Bikin Kaya Mendadak Sekaligus Tiba-tiba Kehilangan Saudara Mojok.co

Pembagian Warisan Bisa Bikin Kaya Mendadak Sekaligus Tiba-tiba Kehilangan Saudara

1 Maret 2026
Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

25 Februari 2026
Tiga Jalan Menuju Revolusi: Tan Malaka, Soekarno, dan D.N. Aidit

Tiga Jalan Menuju Revolusi: Tan Malaka, Soekarno, dan D.N. Aidit

27 Februari 2026
Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

26 Februari 2026
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Pekalongan Masuk Jawa Tengah, tapi Secara Budaya Lebih Dekat dengan Atlantis

28 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.