Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Dear Pemkab Sleman, Setelah Sukses dengan Program Wifi Gratis, Yuk Mulai Bikin Learning Space-nya

Kuncoro Purnama Aji oleh Kuncoro Purnama Aji
19 Desember 2023
A A
Sleman Butuh Learning Space Menyusul Suksesnya WiFi gratis (Unsplash)

Sleman Butuh Learning Space Menyusul Suksesnya WiFi gratis (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Program pemasangan WiFi gratis di wilayah Sleman cukup berhasil. Menurut laporan dari Bupati Sleman, Ibu Kustini, Sudah 1.212 pedusunan yang terpasang WiFi gratis di 2023. Pembak memasang WiFi gratis supaya anak-anak bisa memanfaatkannya untuk belajar. Sehingga, diharapkan, dapat tercipta ruang pembelajaran di suatu wilayah dusun.

Namun dari pengamatan saya, ruang belajar yang diharapkan tersebut belum tercipta. Malah “ruang push rank” yang justru tercipta. Realitanya memang begitu. Lebih banyak anak-anak yang memanfaatkan WiFi gratis untuk main game daripada membuka portal pendidikan.

Cukup ironis. Namun jika diamati dengan seksama, gagalnya terciptanya ruang pembelajaran tersebut karena tidak dibarengi pembuatan learning space yang memadai. Kenapa pembuatan learning space itu penting? Berikut alasannya.

WiFi gratis terpasang di lokasi yang tidak ramah untuk belajar

WiFi gratis biasanya diletakkan pada bangunan-bangaunan strategis seperti pos kamling, balai desa, atau kantor kelurahan. Masalahnya, lokasi-lokasi tersebut terkadang tidak ramah untuk menjadi tempat belajar.

Jika belajar di pos kamling kita akan terganggu dengan bapak-bapak yang meronda. Selain itu, bangunan pos kamling tidak terlalu besar untuk menampung banyak orang. Balai desa dan kantor kelurahan di Sleman juga bukan pilihan yang bagus. Sebagian besar balai desa di Sleman dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga bulutangkis. Sehingga suara jedar-jedor pukulan raket dan teriakan saat smash akan sangat mengganggu kegiatan belajar.

Pemkab Sleman sangat bisa Mengusahakan pembangunan learning space. Tak perlu bangunan mewah dengan fasilitas AC dan sebagainya. Bangunan semi permanen dengan kapasitas 10-20 orang rasanya sudah cukup. 

Bagi kami kaum pelajar, yang terpenting adalah tersedianya meja kursi, WiFi cepat, dan penerangan yang memadai untuk belajar. Coba bayangkan jika di setiap dusun memiliki learning space-nya sendiri.

Learning space di Sleman bisa menjadi working space yang dekat dan murah bagi warga pekerja

Untuk para kaum pekerja, working space menjadi pilihan untuk mengerjakan suatu pekerjaan di luar kantor mereka. Apalagi bagi para pekerja kantoran di Sleman yang sering membawa pulang pekerjaannya ke rumah. Kehadiran working space dengan WiFi gratis tentu akan sangat membantu.

Baca Juga:

Kopi Klotok Jogja Tidak Buka Cabang karena Fenomena Ndeso Itu Mewah Tidak Bisa Ditiru

Pengalaman Saya Nyaris Gabung Sindikat Love Scamming Internasional di Sleman. Gajinya Besar, tapi Harus Jadi Cewek Seksi dan Bisa Sexting

Dibikinnya learning space atau working space skala dusun bisa menjadi pilihan yang menguntungkan bagi warga Sleman. Biasanya, orang-orang memilih kafe untuk menjadi tempat belajar maupun bekerja. Hal tersebut dikarenakan minimnya learning space yang dekat dan murah. Dibuatnya learning space di suatu dusun membuat orang-orang tak perlu lagi pergi jauh dan mengeluarkan uang untuk belajar.

Selain itu, kehadiran para kaum pekerja yang mayoritas orang dewasa secara tidak langsung dapat berperan sebagai pengawas untuk menemani anak-anak belajar. Sehingga anak-anak yang hadir di learning space tersebut benar-benar datang untuk belajar.

Learning space menciptakan lingkungan belajar dari warga, oleh warga, untuk warga

Tujuan dari pembuatan learning space di Sleman adalah untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang positif. Kehadiran anak-anak serta orang dewasa di suatu learning space bisa mewujudkan hal tersebut. Seperti ilustrasi berikut.

Misalnya di suatu learning space terdapat rombongan anak-anak yang sedang belajar. Di sisi lain ada seorang guru yang sedang mengerjakan laporan di sana. Anak-anak yang sedang belajar mengalami kesulitan dalam memahami suatu materi. Ketika itu terjadi, anak-anak tersebut bisa meminta guru tersebut untuk membantu mengajari materi yang tak dipahami tersebut.

Dari situlah lingkungan belajar dari warga, oleh warga, untuk warga tercipta. Selain menciptakan lingkungan belajar yang baik, interaksi warga tersebut juga dapat meningkatkan kerukunan. Peran orang dewasa dalam mendidik generasi yang lebih muda juga bisa terlihat. Nggak hanya sekadar menyuruh anak-anak untuk belajar.

Penulis: Kuncoro Purnama Aji

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Pangukan, Padukuhan Asri di Sleman yang Cocok untuk Menghabiskan Masa Pensiun

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2026 oleh

Tags: pemkab slemanprogram wifi gratisSlemanwifi gratis sleman
Kuncoro Purnama Aji

Kuncoro Purnama Aji

Memiliki keinginan menjadi penulis, meski prosesnya berjalan pelan. Banyak ide justru muncul saat berlari dan membiarkan pikiran mengembara.

ArtikelTerkait

Pengalaman Agak Lain Selama Saya Tinggal di Pakem Sleman. Sebaiknya Pertimbangkan Ulang Sebelum Pindah ke Sini Mojok.co

Pengalaman Agak Lain Selama Saya Tinggal di Pakem Sleman. Sebaiknya Pertimbangkan Ulang Sebelum Pindah ke Sini

16 Juni 2024
Penderitaan Naik Motor dari Seturan Sleman ke Kasihan Bantul (Unsplash)

Orang Paling Menderita di Jogja Adalah Mereka yang Tinggal di Kasihan Bantul tapi Kuliah atau Bekerja di Seturan Sleman, Naik Motor Pula

16 Juni 2024
5 Masjid di Sleman yang Bisa Dikunjungi sehabis Ngabuburit

5 Masjid di Sleman yang Bisa Dikunjungi sehabis Ngabuburit

7 April 2022
Jalur Pedalaman Klaten, Jalan Alternatif Boyolali-Sleman yang Bikin Perjalanan Lebih Cepat, tapi Harus Bertarung Melawan Truk Besar

Jalur Pedalaman Klaten, Jalan Alternatif Boyolali-Sleman yang Bikin Perjalanan Lebih Cepat, tapi Harus Bertarung Melawan Truk Besar

2 November 2025
Ngekos di Pogung Sleman Memang Nyaman, asal Bisa Berdamai dengan Jalannya yang Menyesatkan Mojok.co

Ngekos di Pogung Sleman Memang Nyaman, asal Bisa Berdamai dengan Jalannya yang Menyesatkan

18 Juni 2024
Tidak Ada yang Lebih Tabah dari Mahasiswa yang Tinggal di Bantul, Kuliah di Sleman, dan Motoran  Mojok.co

Tidak Ada yang Lebih Tabah dari Mahasiswa yang Tinggal di Bantul, Kuliah di Sleman, dan Motoran 

1 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Saya Setuju Usulan Dedi Mulyadi, Teras Cihampelas Lebih Baik Dirobohkan Saja

Saya Setuju Teras Cihampelas Dirobohkan, dan Tata Lagi Jalan Cihampelas agar Jadi Lebih Menarik

28 Januari 2026
Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot Mojok.co

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

30 Januari 2026
MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
8 Dosa Penjual Kue Pukis yang Mengecewakan Pembeli (Danangtrihartanto - Wikimedia Commons)

8 Dosa Penjual Kue Pukis yang Sering Disepelekan Penjual dan Mengecewakan Pembeli

30 Januari 2026
Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik
  • Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”
  • Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal
  • Megahnya Jogja City Mall Bergaya Romawi dengan Filosofi Keberuntungan, Nyatanya Makin Menyesatkan Orang “Buta Arah” Seperti Saya
  • Orang Berkantong Tipis Pertama Kali Makan Donat J.CO, Dari Sinis Berujung Nangis
  • Karet Tengsin, Gang Sempit di Antara Gedung Perkantoran Jakarta yang Menjadi Penyelamat Kantong Para Pekerja Ibu Kota

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.