Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Skripsi Mandek Gegara Pandemi? Jangan Lebay Ah, Nih Tips Biar Kalian Nggak Setop Ngerjain

A. Fikri Amiruddin Ihsani oleh A. Fikri Amiruddin Ihsani
6 Juni 2020
A A
skripsi pandemi tips agar skripsi cepat selesai skripsi ditiadakan, skripsian di rumah Pak Jokowi, Selain UN, Skripsi Juga Harusnya Ditiadakan Tahun Ini

skripsi pandemi tips agar skripsi cepat selesai skripsi ditiadakan, skripsian di rumah Pak Jokowi, Selain UN, Skripsi Juga Harusnya Ditiadakan Tahun Ini

Share on FacebookShare on Twitter

Di era kenormalan baru yang memaksa kita berdamai dengan virus bernama Covid-19 itu, mau nggak mau kita harus mulai belajar beradaptasi. Hal itu lantaran kita akan memasuki pola dan cara hidup baru, tak terkecuali dalam aspek pendidikan. Ya, selain ekonomi, pendidikan adalah aspek paling berdampak pandemi corona, tak terkecuali pendidikan tinggi. Hal ini mengakibatkan motivasi dan semangat mahasiswa untuk mengerjakan skripsi juga ikutan surut.

Beberapa waktu lalu ada tetangga yang meminta saya untuk membagikan tips dan trik agar kita tidak menunda mengerjakan skripsi, apalagi di era pandemi corona seperti sekarang ini. Tips yang sempat saya bagikan kepada tetangga itu di antaranya sebagai berikut.

#1 Kumpulkan niat

Ya, sebelum kita melakukan sesuatu hal pertama yang harus dilakukan adalah mengumpulkan niat. Tanpa adanya niat semua akan terasa hampa dan tidak serius dalam mengerjakannya. Bahkan dalam agama saja ibadah tanpa niat tak lebih dari aktivitas biasa.

Karena itu, kumpulkan niat kita untuk mengerjakan skripsi saat ini juga, jangan pernah menundanya. Meskipun mood dalam kondisi baik, namun tidak ada niatan mengerjakan skripsi ya sama aja ndak klik.

Niatkan saja dengan sepenuh hati bahwa mengerjakan skripsi ini bagian dari darma kalian sebagai mahasiswa. Mau bagaimana lagi? Daripada harus telat ujian terus bayar UKT lagi. Wong ya kampus nggak mau tahu kesulitan mahasiswa untuk turun lapangan di masa pandemi.

#2 Kerjakan yang paling mudah terlebih dahulu

Mengerjakan bagian yang sulit, apalagi tidak disertai dengan data dan referensi yang cukup tentu akan menyita banyak waktu, menyulitkan sekaligus membosankan. Karena itu, kerjakanlah bagian-bagian yang menurut kita paling mudah terlebih dahulu.

Skripsi tentu saja akan lebih mudah dikerjakan apabila kita memiliki referensi dan data yang cukup. Lagian dari referensi tersebutlah kita akan mendapatkan inspirasi dalam penulisan skripsi. Selain itu, data yang lengkap dan valid akan memudahkan kita untuk mengolahnya.

Namun, apabila dirasa belum mempunyai cukup data di lapangan. Kita bisa melengkapi bab 1 yang hanya butuh sedikit data lapangan atau bab 2 yang hanya memerlukan referensi dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu.

Baca Juga:

Alasan Saya Memilih Tugas Akhir Skripsi meski Pilihan Lain Terlihat Lebih “Waras”

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

#3 Fokus pada hal yang berhubungan dengan tema skripsi

Maksudnya biasakan hari-hari kita mengulik hal-hal yang berkaitan dengan tema skripsi. Misalnya tema skripsi kita tentang “kehidupan anak jalanan”, maka sudah selayaknya sehari-hari kita harus banyak bergaul dengan anak jalanan. Namun, jangan lupa tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Dari kebiasaan kita inilah secara tidak langsung biasanya muncul ide-ide yang bertebaran dan apabila beruntung secara tidak sengaja kita malah akan menemukan data-data yang valid. Lah, ide dan data yang bertebaran itulah yang kita tulis di skripsi.

Atau mungkin kita ingin meneliti media online, sebut saja Mojok.co. Mau nggak mau setiap hari kita harus membaca artikel di Mojok. Mungkin bisa juga dengan iseng-iseng komen atau DM Instagram Mojok, siapa tahu nanti dibalas. Ya, kan?

#4 Komunikasi sama dosen pembimbing

Dalam proses mengerjakan skripsi, komunikasi dengan dosen pembimbing adalah kunci. Jangan sampai kita sebagai mahasiswa tidak ada komunikasi dengan dosen pembimbing atau malah miss komunikasi kan eman.

Di era digital seperti sekarang ini tidak ada alasan untuk tidak bisa berkomunikasi dengan dosen. Manfaatkanlah semua media yang ada dari mulai SMS, voice note, bahkan video call. Carilah timing yang pas untuk menghubungi dosen pembimbing kita.

Bagaimana kalau tidak ada respons? Tenang aja di era new normal kita sudah boleh kok berkunjung ke rumah dosen, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan. Dan tentu saja pastikan bahwa kita sehat sebelum berkunjung.

#5 Seduh secangkir kopi dan ambil sedikit camilan

Bila kita adalah seorang penikmat kopi, tidak ada salahnya sekarang juga detik ini kita mulai menyeduh kopi panas. Oh ya, jangan lupa ambil sedikit camilan yang ada di rumah, mungkin camilan sisa Lebaran yang masih tersedia.

Setelah semuanya siap, bukalah laptop, ambil buku catatan dan referensi serta data-data mengenai skripsi kita. Tenangkan diri kita sejenak, buka file skripsi, fokus, dan mulailah mengerjakannya saat ini juga!

Jangan menunda, kumpulkan niat, kerjakan yang lebih mudah terlebih dahulu, dan jangan lupa minum kopi dan makan camilan yang ada. Jangan terlalu tegang, rileks saja, tidak ada yang mudah memang, namun juga tidak ada yang nggak mungkin.

Agar lebih ringan, alangkah baiknya setiap hari kita wajibkan diri untuk menulis atau menyicilnya 2-5 halaman saja, namun konsisten setiap hari. Semua juga tergantung situasi dan kondisi, pas banyak ide dan data nggak ada salahnya kok satu hari bisa dapat 10 halaman atau justru lebih.

Selamat mengerjakan!

BACA JUGA Pak Nadiem, Andai Promo Gojekmu Juga Berlaku untuk UKT Kami dan tulisan A. Fikri Amiruddin Ihsani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Juni 2020 oleh

Tags: Skripsiwabah corona
A. Fikri Amiruddin Ihsani

A. Fikri Amiruddin Ihsani

Pendidik dan Peneliti Kajian Sosial Agama Independen. Fokus pada isu-isu sosial agama populer. Tinggal di Istanbul, namun menyempatkan menengok tanah air setiap libur musim panas.

ArtikelTerkait

panduan merawat mobil selama pandemi bengkel mojok.co

Panduan Merawat Mobil yang Jarang Dipakai Gara-gara Pandemi

26 Mei 2020
Konten TikTok Buiramira: Jalan Ninja Mahasiswa yang Bingung Skripsi dan Malas Bimbingan mahasiswa akhir

Mahasiswa Akhir kok Alergi Ditanya tentang Skripsi, Pola Pikirnya Itu Lho, Remuk!

20 Oktober 2023
Saya Lulus Kuliah Lama Gara-gara Kecewa dengan Sosok Si Doel terminal mojok.co

Saya Lulus Kuliah Lama Gara-gara Kecewa dengan Sosok Si Doel

2 Oktober 2020
lulusan jurusan sejarah kerja di mana mojok

Jangankan Mendapat Pekerjaan, Lulus dari Jurusan Sejarah Saja Susah

26 Agustus 2021
5 Macam Kepribadian Kucing Kompleks Berdasarkan Observasi Lapangan terminal mojok.co

Pengalaman Street Feeding dan Catatan Hati untuk Pemilik Kucing Ras

29 Mei 2020
skripsi ratusan halaman data skripsi kutipan dalam karya tulis skripsi dibuang mojok

Skripsi Bukan Dijual, Bisa Jadi Masuk Jadwal Retensi Arsip (JRA)

23 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.