Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Sisi Lain Pakuwon Mall Jogja yang Sebaiknya Jadi Pertimbangan Pengunjung 

Helena Yovita Junijanto oleh Helena Yovita Junijanto
8 Juli 2024
A A
Sisi Lain Pakuwon Mall Jogja yang Sebaiknya Jadi Pertimbangan Pengunjung  Mojok.co

Sisi Lain Pakuwon Mall Jogja yang Sebaiknya Jadi Pertimbangan Pengunjung (www.pakuwonjati.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pakuwon Mall Jogja mungkin jadi salah satu mal terlengkap di antara mal-mal di Jogja lain. Ukuran mal yang besar memungkinkan diisi oleh berbagai macam gerai. Bahkan, banyak merek yang biasa buka di ibu kota hanya bisa ditemukan di mal ini. Benar-benar tempat yang menyenangkan untuk cuci mata. 

Oiya, kalian jangan bingung kalau ada yang menyebut Pakuwon Mall Jogja dengan Hartono Mall ya. Pusat perbelanjaan yang terletak di Jalan Ring Road Utara, Kaliwaru, Condongcatur itu memang tidak sejak awal bernama Pakuwon Mall. Mal yang mulai beroperasi sejak 2015 itu awalnya bernama Hartono Lifestyle Mall Yogyakarta atau Hartono Mall Yogyakarta. Sejak 2020, mal ini jadi bagian PT Pakuwon Permai, anak usaha PT Pakuwon Jati Tbk. Itu mengapa namanya berubah menjadi Pakuwon Mall Jogja. Namun, hingga saat ini masih ada saja orang-orang yang susah move on dan menyebut tempat ini Hartono Mall. 

Di balik tempatnya yang luas dan gerai-gerai yang lengkap, Pakuwon Mall Jogja ini menyimpan sisi lain yang membuat pengunjungnya nggak nyaman. Setidaknya itu yang saya rasakan ketika beberapa kali mampir ke sana. 

Surganya barang-barang mahal

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, ada banyak sekali gerai di Pakuwon Mall Jogja. Mengutip website resminya, setidaknya ada 279 tenant di tempat ini. Namun, kebanyakan gerai-gerai itu menawarkan merek-merek dengan harga yang mahal. Sangat sedikit gerai yang menawarkan harga-harga yang ramah UMR Jogja. 

Beda ceritanya ketika kalian ke Ambarrukmo Plaza atau Galeria Mall, di dua mal itu setidaknya ada beberapa gerai yang lumayan ramah di kantong. Barangkali memang saya bukan target pasar Pakuwon Mall Jogja ya. Tapi, kalau dipikir-pikir siapa target pasarnya coba? Warga dengan UMR Jogja yang ngenes itu masak harus bergelut dengan gerai-gerai Pakuwon Mal yang mahal. 

Parkiran yang rumit

Saya merasa parkiran mal ini begitu rumit. Mungkin ada kaitannya dengan malnya yang luas dan banyaknya kendaraan yang parkir. Saking membingungkan, setiap mampir ke tempat ini saya selalu parkir di kisaran spot yang sama. Kalau tidak, siap-siap kebingungan mencari kendaraan ketika pulang. 

Mungkin ini pemetaan tempat parkir seperti ini memang kelemahan saya dan banyak orang lain di luar sana. Itu mengapa saya akan merasa sangat bersyukur kalau Pakuwon Mall Jogja punya sistem parkir yang memudahkan orang-orang seperti saya.  

Jalanan sekitar Pakuwon Mall Jogja rawan macet

Ini sih menjadi momok bagi setiap pengunjung Pakuwon Mal Jogja, apalagi mereka yang berkunjung saat weekend. Akses sekitar Pakuwon Mall Jogja sangat sering macet. Akses utama pusat belanja ini bisa melalui Jalan Ring Road Utara yang berada tepat di sisi utara mal. Sebenarnya ada askes lain yakni jalan-jalan kampung di sekitar mal, tapi jalannya sempit. 

Baca Juga:

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Nah, Jalan Ring Road Utara ini sering sekali macet. Selain weekend, Ringroad utara memang padat di jam-jam tertentu seperti saat berangkat dan pulang kerja. Kondisinya tidak lebih baik kalau lewat kampung, jalan yang sempit membuat kampung terasa semrawut. Tidak enak dengan warga setempat. Kalau ingin ke Pakuwon Mal Jogja dan nggak terjebak macet, pilihannya hanya hindari weekend dan jam-jam padat. 

Di atas beberapa hal menyebalkan dari Pakuwon Mall Jogja. Sebenarnya nggak banyak sih, hanya saja kelemahan-kelemahan itu membuat saya nggak akan ke Pakuwon Mall Jogja kalau nggak perlu-perlu amat. Saya lebih nyaman ke mal Ambarrukmo Plaza, ukurannya memang lebih kecil dan merek yang ditawarkan nggak banyak, tapi kebutuhan saya sudah terpenuhi kok di sana. 

Penulis: Helena Yovita Junijanto
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 3 Hal yang Bikin Saya Malas Main ke Lippo Plaza Jogja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Juli 2024 oleh

Tags: JogjamallMall JogjaPakuwon MallPakuwon Mall Jogja
Helena Yovita Junijanto

Helena Yovita Junijanto

Alumnus UGM 2024, Dosen Universitas Terbuka, Peneliti dan Penulis

ArtikelTerkait

Rawon Jogja Sangat Mengecewakan dan Menyalahi Kodrat Kuliner (Pexels)

4 Hal yang Membuat Saya Sangat Kecewa dengan Rawon Jogja karena Menyalahi Kodratnya Sebagai Kuliner Jawa Timur

12 Maret 2025
Miskin, Gagal Masuk Kampus Impian, Kini Gaji 4 Kali UMR Jogja (Unsplash)

Batal Kuliah di Kampus Impian karena Miskin, Bersyukur karena Sekarang Bisa Bekerja dengan Nyaman dan Dapat Gaji 4 Kali UMR Jogja

12 Juni 2025
Wonosobo Ternyata Lebih Ramah bagi Wisatawan ketimbang Jogja

Wonosobo Ternyata Lebih Ramah bagi Wisatawan ketimbang Jogja

6 Juli 2025
Rasisme Jawa Itu Nyata Dari Ngapak, Mataraman, sampai Arekan (Pexels)

Mencermati Rasisme Sesama Orang Jawa dari Ngapak, Mataraman, sampai Arekan

27 Januari 2025
Ironis, Parkir Nuthuk di Malioboro Jogja Sudah Jadi Hal Biasa, yang Kemarin Belum Padam Sekarang Kembali Bikin Geram Mojok.co

Ironis, Parkir Nuthuk di Malioboro Jogja Sudah Jadi Hal Biasa, yang Kemarin Belum Padam Sekarang Kembali Bikin Geram

30 Juli 2025
Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja Mojok.co

Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja

16 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit
  • Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.