Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Sisi Gelap Kebumen yang Jarang Diceritakan hingga Wisatawan Pikir Dua Kali untuk Kembali

Alifia Putri Nur Rochmah oleh Alifia Putri Nur Rochmah
26 Oktober 2025
A A
4 Sisi Gelap Kebumen yang Jarang Diceritakan hingga Wisatawan Pikir Dua Kali untuk Kembali

4 Sisi Gelap Kebumen yang Jarang Diceritakan hingga Wisatawan Pikir Dua Kali untuk Kembali (unsplash.com

Share on FacebookShare on Twitter

Kebumen adalah salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang punya pesona alam luar biasa. Dari pantai-pantai cantik di selatan sampai gua-gua eksotis, ada banyak destinasi wisata yang Instagramable di sini. Belum lagi kuliner khasnya yang bikin lidah bergoyang. Tidak heran kalau makin banyak wisatawan yang tertarik datang ke sini.

Akan tetapi di balik keindahan alamnya, ada beberapa hal yang sering bikin wisatawan kecewa dan berpikir dua kali untuk kembali. Saya mendengar keluhan ini dari beberapa teman yang pernah berlibur ke Kebumen. Bahkan beberapa di antaranya bilang mereka merasa seperti tersasar ke masa lalu. Penasaran apa saja? Yuk, kita kupas tuntas.

#1 Kebumen tidak punya mal, hiburan serba terbatas

Hal pertama yang paling mengejutkan wisatawan, terutama yang datang dari kota besar, adalah Kebumen tidak punya mal. Ya, kamu tidak salah baca. Sampai sekarang, Kebumen belum memiliki pusat perbelanjaan modern seperti mal yang biasa kita temui di kota-kota lain seperti Jogja atau Semarang.

Bayangkan saja, kalau kamu lagi liburan dan tiba-tiba hujan atau cuaca tidak mendukung untuk wisata alam, mau ngapain? Tidak ada mal untuk sekadar jalan-jalan, nonton bioskop, atau makan di foodcourt ber-AC. Yang ada hanya pasar tradisional dan beberapa toko yang tersebar di sepanjang jalan utama.

Beberapa teman saya yang terbiasa dengan gaya hidup urban merasa bosan karena pilihan hiburan sangat terbatas. Apalagi kalau datang bersama keluarga yang membawa anak-anak. Mereka bingung mau ngapain kalau cuaca sedang tidak bagus atau sudah sore hari. Akhirnya cuma bisa balik ke penginapan atau duduk-duduk di alun-alun yang itu-itu saja.

Memang sih, Kebumen punya keindahan alam yang luar biasa. Tetapi kalau bicara soal fasilitas hiburan modern, Kebumen masih jauh tertinggal. Ini jadi salah satu alasan kenapa wisatawan yang sudah terbiasa dengan kenyamanan kota besar sering merasa kurang betah berlama-lama di sini.

#2 Akses jalan menuju tempat wisata di Kebumen yang menantang nyali

Kedua, hal yang sering bikin wisatawan deg-degan adalah akses jalan menuju tempat wisata yang cukup menantang. Memang benar, Kebumen punya banyak destinasi wisata keren seperti Gua Jomblang, Pantai Menganti, atau Waduk Wadaslintang. Tetapi untuk sampai ke sana, kamu harus siap mental menghadapi medan jalan yang nanjak, turunan curam, dan berkelok-kelok.

Saya punya teman yang waktu itu mau ke Gua Jomblang. Dia cerita kalau perjalanan ke sana seperti naik roller coaster. Jalannya naik turun, sempit, dan di beberapa titik cukup menyeramkan karena di pinggirnya langsung jurang. Dia yang biasa nyetir di jalan mulus kota besar sampai keluar keringat dingin.

Baca Juga:

5 Wisata Wonosobo Selain Dieng yang Tak Kalah Indah untuk Dinikmati, meski Nggak Enak untuk Ditinggali

3 Tempat Makan di Bandung yang Wajib Dicoba Setidaknya Sekali Seumur Hidup 

Belum lagi kondisi jalan yang tidak semua mulus. Masih banyak jalan berlubang atau aspal yang sudah rusak, terutama di jalur menuju tempat wisata yang agak pelosok. Kalau musim hujan, beberapa jalan bahkan jadi licin dan berbahaya. Jadi kalau kamu tidak terbiasa dengan medan seperti ini, siap-siap ekstra hati-hati atau sekalian sewa driver lokal yang sudah hafal medan.

#3 Sinyal internet yang sering hilang-timbul

Hal ketiga yang bikin wisatawan frustrasi adalah sinyal internet yang tidak stabil. Di era digital seperti sekarang, internet sudah jadi kebutuhan primer. Tetapi di Kebumen, terutama di area wisata yang agak jauh dari pusat kota, sinyal internet sering sekali hilang-timbul bahkan kadang sama sekali tidak ada.

Saya yang suka update Instagram atau Google Maps untuk navigasi sempat panik karena tiba-tiba kehilangan sinyal. Jadi, tidak bisa update story, tidak bisa cek peta, bahkan tidak bisa hubungi siapa-siapa. Rasanya seperti terputus dari peradaban.

Memang sih ada yang bilang ini justru jadi detox digital yang bagus. Tetapi buat sebagian orang, terutama yang harus tetap stand by untuk urusan pekerjaan atau bisnis, ini jadi masalah serius. Belum lagi kalau kamu tersesat dan butuh bantuan Google Maps, eh malah tidak ada sinyal. Bisa-bisa nyasar tambah jauh.

Yang lebih menyebalkan, kalau kamu menginap di penginapan atau homestay yang lokasinya agak pelosok, bersiaplah untuk hidup tanpa WiFi atau dengan WiFi yang lemot banget. Jadi kalau kamu tipe orang yang tidak bisa lepas dari internet, pikir-pikir lagi sebelum liburan ke Kebumen.

#4 Fasilitas umum yang masih jauh dari standar wisata modern

Terakhir, hal yang sering jadi keluhan adalah fasilitas umum yang masih minim. Meskipun Kebumen punya banyak destinasi wisata menarik, tetapi fasilitas pendukungnya belum memadai. Mulai dari toilet umum yang kondisinya kurang terawat, tempat istirahat yang terbatas, sampai petunjuk arah yang tidak jelas.

Saya pernah ke salah satu pantai di Kebumen dan ternyata toiletnya tidak terawat. Air tidak lancar, tidak ada sabun, dan baunya menyengat. Dia sampai memilih menahan pipis daripada harus pakai toilet yang kondisinya seperti itu.

Belum lagi soal ATM dan money changer yang jumlahnya sangat terbatas. Kalau kamu kehabisan uang tunai, tidak semudah itu menemukan ATM, apalagi di area wisata yang jauh dari kota. Jadi saran saya, sebelum jalan-jalan ke tempat wisata, pastikan kamu sudah siapkan uang tunai yang cukup.

Fasilitas parkir di beberapa destinasi wisata juga masih seadanya. Tidak ada petugas yang mengatur, tidak ada area parkir yang jelas, jadinya semrawut. Belum lagi kalau pas ramai pengunjung, bisa-bisa kendaraanmu kepanasan kena terik matahari seharian karena tidak ada tempat parkir yang teduh.

Kekurangan Kebumen harus dibenahi supaya wisatawan yang datang lebih nyaman

Keempat sisi gelap Kebumen yang jarang diceritakan di atas bukan berarti Kebumen buruk, ya. Kebumen punya potensi wisata yang luar biasa dengan keindahan alam yang masih asri dan autentik. Tetapi kekurangan-kekurangan ini memang perlu dibenahi supaya wisatawan lebih nyaman.

Semoga pemerintah daerah dan pengelola wisata bisa lebih serius membenahi infrastruktur dan fasilitas pendukung pariwisata. Mulai dari perbaikan akses jalan, peningkatan kualitas sinyal internet, penambahan fasilitas umum yang layak, sampai mungkin mempertimbangkan pembangunan pusat perbelanjaan modern. Supaya Kebumen tidak hanya jadi destinasi wisata yang cantik di foto, tetapi juga nyaman untuk dinikmati secara langsung.

Penulis: Alifia Putri Nur Rochmah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kebumen di Tahun 2025: Menuju Kabupaten Kaya Raya Atau Ilusi Belaka?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Oktober 2025 oleh

Tags: Kabupaten KebumenKebumenpantai kebumenPantai Mengantiwisatawisata kebumenwisatawan
Alifia Putri Nur Rochmah

Alifia Putri Nur Rochmah

Penulis kelahiran Kebumen. Anak Ekonomi Pembangunan UNS yang lebih tertarik pada cerita di balik data. Berpengalaman sebagai content writer dan content creator, gemar berkelana ke tempat-tempat baru, dan menulis tentang apa saja dari yang serius sampai yang receh.

ArtikelTerkait

Sudah Jangan ke Wakatobi, Masih Banyak Wisata Lainnya

Sudah Jangan ke Wakatobi, Masih Banyak Wisata Lainnya

24 Juli 2022
Sisi Menyedihkan Kebumen yang Jarang Diceritakan Warga Lokal: dari Lapangan Kerja yang Itu Aja sampai Ruang Publik yang Stagnan

Sisi Menyedihkan Kebumen yang Jarang Diceritakan Warga Lokal: dari Lapangan Kerja yang Itu Aja sampai Ruang Publik yang Stagnan

28 November 2025

Santet Banyuwangi Ternyata Kalah sama Pesona Bupati

20 April 2020
Percayalah, Jangan Main ke Kebumen, Nanti Bakal Nyesel

Percayalah, Jangan Main ke Kebumen, Nanti Bakal Nyesel

21 Maret 2023
5 Tempat Wisata Tersembunyi di Kabupaten Ponorogo terminal mojok.co

5 Tempat Wisata Tersembunyi di Kabupaten Ponorogo

16 Desember 2021
8 Tempat Wisata yang Sering Dikira Berada di Lembang, padahal Bukan Mojok.co

8 Tempat Wisata yang Sering Dikira Berada di Lembang, padahal Bukan

9 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

19 Februari 2026
Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung Mojok.co

Tebet Eco Park Adalah Mahakarya yang Tercoreng Bau Sungai yang Tak Kunjung Dibenahi

20 Februari 2026
Imlek 2026 Kenangan Simbah Mensyukuri Dodol sebagai Rezeki (Wikimedia Commons)

Imlek 2026 Menjadi Kenangan Manis akan Usaha Simbah Menurunkan Kasta Dodol sebagai Upaya Berterima Kasih kepada Rezeki

17 Februari 2026
Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

20 Februari 2026
Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong di Banyumas (Wikimedia Commons)

Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong se-Kabupaten Banyumas

15 Februari 2026
Al Waqiah, Surah Favorit Bikin Tenang Meski Kehilangan Uang (Unsplash)

Al Waqiah, Surah Favorit yang Membuat Saya Lebih Tenang Meski Kehilangan Uang

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan
  • Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru
  • Mall Kokas, Tempat Paling Membingungkan di Jakarta Selatan: Bikin Pekerja “Mati” di Jalan, tapi Diminati karena Bisa Cicipi Gaya Hidup Elite
  • Mobil Pribadi Pilihan Terbaik Buat Mudik Membelah Jawa: Pesawat Terlalu Mahal, Sementara Tiket Kereta Api Ludes Dibeli “Pejuang War” KAI Access
  • Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah
  • Niat Daftar LPDP Berujung Kena Mental, Malah Diserang Personal oleh Pewawancara dan Tak Diberi Kesempatan Bicara

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.