Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Simpang Pasteur Djundjunan, Tempat yang Tepat untuk Uji Nyali di Kota Bandung

Handri Setiadi oleh Handri Setiadi
16 Juli 2024
A A
Simpang Pasteur Djundjunan, Tempat yang Tepat untuk Uji Nyali di Kota Bandung

Simpang Pasteur Djundjunan, Tempat yang Tepat untuk Uji Nyali di Kota Bandung

Share on FacebookShare on Twitter

Jika ada tempat yang cocok untuk dijadikan sebagai sarana uji nyali di Kota Bandung, Simpang Pasteur Djundjunan merupakan tempat yang sangat tepat. Simpang ini sendiri merupakan jalanan lalu lintas yang cukup besar. Tempatnya berada di Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. Tempat tersebut sebetulnya cukup ikonik di daerah Pasteur karena memiliki perempatan yang cukup besar dan memiliki patung yang dibuat sejak tahun 2018 bertujuan untuk menakut-nakuti pengendara yang melintasi perempatan di Simpang Pasteur Djundjunan.

Lalu lintas yang terdapat persimpangan tersebut merupakan tempat yang cukup vital di daerah Bandung, pasalnya di tempat tersebut terjadinya lalu-lalang banyaknya kendaraan dari berbagai daerah, khususnya dari Tol Pasteur. Selain itu, Simpang Pasteur Djundjunan ini menghubungkan empat jalanan besar di Kota Bandung, seperti Jalan Surya Sumantri di arah Utara, ada juga Jalan Dr. Djundjunan yang terdapat Flyover Pasupati dari arah Timur, di selatannya terdapat Jalan Sukaraja, dan di arah Barat terdapat Jalan Tol Pasteur. Benar-benar persimpangan yang memiliki peranan besar.

Namun, beberapa kali melewati Simpang ini, tempat ini jauh dari kata nyaman bagi para pengendara. Sehingga bagi siapa pun yang ingin menguji nyali di Kota Bandung, Simpang Pasteur Djundjunan merupakan tempat yang tepat untuk itu.

Perempatan Simpang Pasteur Djundjunan, perempatan uji nyali

Perempatan di Simpang ini benar-benar menguji pengendaranya dari berbagai aspek. Ujian pertama, tentu kesabaran pengendaranya. Kemacetan perempatan ini sudah masuk level nggak masuk akal. Kau bisa saja kontemplasi hidup, begitu kelar, masih aja kejebak macet.

Kedua, ada patung polisi yang bikin kaget. Ini ujian juga lho. Ketiga, pengamen yang suka maksa. Singkatnya, perempatan ini isinya ujian hidup.

Ditambah lampu merah yang terdapat di Simpang Pasteur Djundjunan ini durasinya nggak ngotak. Menunggu di persimpangan ini ibarat seperti menonton video YouTube: lampu hijaunya kayak iklan.

Panasnya bak simulasi neraka

Ini berhubungan dengan poin sebelumnya, ketika siang hari menuju petang, durasi lampu merah di perempatan Simpang Pasteur Djundjunan ini terasa lebih lama. Hal tersebut seolah-olah memberikan kesempatan kepada para pengendara untuk merasakan simulasi neraka di simpang ini.

Saya pernah satu kali saja melewati perempatan ini di siang hari, dan kebetulan sedang lampu merah, tangan saya langsung belang karena saking panasnya. Itu baru satu kali, tidak terbayang jika setiap hari harus melewati Simpang ini.

Baca Juga:

10 Istilah di Unpad yang Perlu Diketahui Mahasiswanya biar Nggak Dikira Kuper

5 Hal yang Bisa Dibanggakan dari Kota Bandung meski Tata Kelolanya Buruk dan Transportasi Umumnya Tidak Layak

Minim akses penyeberangan

Akses untuk menyeberang di Simpang Pasteur Djundjunan ini begitu minim. Bahkan di beberapa jalan tidak ada zebra cross sama sekali. Ada sih jalan yang ada zebra cross, misalnya di Jalan Sukaraja di perempatan Simpang Pasteur, tetapi sudah mulai luntur.

Bagi pejalan kaki, Simpang Pasteur ini ibarat tempat uji nyali. Tidak fokus sedikit saja ketika menyeberang, nyawa lah yang jadi taruhannya.

Begitulah kondisi Simpang Pasteur Djundjunan, tempat uji nyali bagi orang-orang yang melintasinya. Bagi kalian yang hidupnya sedang ruwet, bisa lewat Simpang ini, siapa tahu masalah kalian jadi terasa lebih sepele dan mengalihkan energi kalian ke hal lain.

Penulis: Handri Setiadi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Nama Jalan di Bandung yang Susah Diucapkan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Juli 2024 oleh

Tags: BandungSimpang Pasteur Djundjunan
Handri Setiadi

Handri Setiadi

Kadang guru, kadang suka baca buku, anggap saja teman baikmu.

ArtikelTerkait

Kota Bandung dan Kabupaten Bandung: Namanya Mirip, Jaraknya Dekat, tapi Kondisinya Jauh Berbeda Mojok.co

Kota Bandung dan Kabupaten Bandung: Namanya Mirip, Jaraknya Dekat, tapi Kondisinya Jauh Berbeda

4 Mei 2024
Gedebage

Sejarah Gedebage, Daerah Pengangkutan Barang sejak Zaman Kolonial

2 Desember 2021
Bandung Lautan Sampah: Sebuah Ironi Ibu Kota Provinsi

Bandung Lautan Sampah: Sebuah Ironi Ibu Kota Provinsi

30 Agustus 2023
Simpang Dago, Neraka di Tengah Romantisnya Kota Bandung

Tiap Sudut Kota Bandung Romantis, kecuali Simpang Dago

12 Juli 2024
Culture Shock Wong Solo di Kota Kembang Bandung Terminal mojok

Culture Shock Wong Solo di Kota Kembang Bandung

26 Januari 2021
10 Istilah Populer di Kampus Unpad yang Penting Diketahui Mahasiswa Baru Mojok.co

10 Istilah di Unpad yang Perlu Diketahui Mahasiswanya biar Nggak Dikira Kuper

7 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Hal di Karawang yang Membuat Pendatang seperti Saya Betah Mojok.co

3 Hal di Karawang yang Membuat Pendatang seperti Saya Betah

9 Januari 2026
4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang "Kalah" dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar Mojok.co

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

11 Januari 2026
Pasar Dupak Magersari, Wujud Perjuangan Orang Surabaya (Unsplash)

Pasar Dupak Magersari: Potret Nyata Saat Kota Surabaya Tidak Menyediakan Ruang, Warga Pinggiran Membuat Ruangnya Sendiri

6 Januari 2026
Pengendara Motor yang Juga Pengguna Kacamata Adalah Orang Paling Sial ketika Hujan

Pengendara Motor yang Juga Pengguna Kacamata Adalah Orang Paling Sial ketika Hujan

8 Januari 2026
5 Cara Mudah Mengetahui Oli Palsu Menurut Penjual Spare Part Mojok.co

5 Cara Mudah Mengetahui Oli Palsu Menurut Penjual Spare Part

8 Januari 2026
Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

12 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme
  • Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup
  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.