Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Nama Jalan di Bandung yang Susah Diucapkan

Andri Saleh oleh Andri Saleh
26 Mei 2022
A A
5 Nama Jalan di Bandung yang Susah Diucapkan Terminal Mojok.co

5 Nama Jalan di Bandung yang Susah Diucapkan (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bahasa Sunda itu gampang-gampang susah. Selain punya banyak padanan kata, bahasa Sunda juga punya kombinasi huruf khas yang pelafalannya hanya bisa diucapkan dengan baik oleh orang Sunda asli. Salah satunya adalah kombinasi huruf “eu” yang sering dijumpai pada kosakata bahasa Sunda. Coba, kamu bisa mengucapkan “eu”? Tuh, kan. Kalau bukan orang Sunda asli, pasti bibir kamu sudah bergetar saking susahnya.

Sebetulnya nggak masalah sih, kalau kamu belibet mengucapkan kata yang ada unsur “eu”-nya itu. Tinggal pakai bahasa Indonesia saja, kan? Nah, masalahnya, kalau sedang liburan ke Bandung, mau nggak mau kamu kudu bisa mengucapkan kata yang pakai kombinasi huruf tadi. Lha wong banyak juga nama jalan di Bandung yang pakai kombinasi huruf “eu” itu. Memangnya bisa diganti pakai bahasa Indonesia? Kan, nggak.

Jalan Asia-Afrika (Anom Harya/Shutterstock.com)

Ini dia beberapa nama jalan di Bandung yang pakai kombinasi huruf “eu”. Saya urutkan mulai dari yang gampang sampai yang paling sulit. Sambil baca, coba kamu praktikkan cara mengucapkannya, ya.

#5 Jalan Pasteur

Jalan ini adalah pintu utama masuk kota Bandung dari arah barat. Jadi kalau kamu dari Jakarta dan sekitarnya, Cirebon, atau bahkan Jogja sekalipun, wajib lewat jalan ini (via tol). Selain itu, jalan ini juga dikenal sebagai pusat oleh-oleh Bandung dan jasa travel luar kota. Makanya, nama jalan di Bandung ini sering disebut banyak orang.

Bagaimana cara mengucapkannya? Huruf “eu”-nya dibaca seperti huruf “e” pada kata “perempuan”. Bisa? Kalau masih susah, yo wes ganti saja sebutan nama jalannya: Jalan Doktor Djunjunan. Itu adalah nama lain dari Jalan Pasteur tadi.

#4 Jalan Ciateul

Jalan ini terkenal dengan sentra penjualan sepeda motor bekas. Segala jenis sepeda motor bekas berjejer di sepanjang jalan. Buat kamu yang punya rencana menetap di Bandung dan butuh sepeda motor yang harganya terjangkau, kamu bisa langsung cus ke sini. Tapi ya itu tadi, kamu bisa mengucapkan nama jalannya, kan? Jalan Ciateul, gitu.

Pelafalannya huruf “eu” di kata “Ciateul” ini mirip-mirip huruf “e” pada kata “the” bahasa Inggris. Gimana, kebayang, kan? Coba deh, dipraktikkan.

Gedung Merdeka (Shutterstock.com)

#3 Jalan Raya Panyileukan

Meski ini bukan jalan utama, tapi posisinya sangat strategis. Letaknya dekat dengan pintu masuk Kota Bandung dari arah timur. Kalau kamu sedang liburan di Bandung dan pengin lihat Masjid Al-Jabbar yang (katanya) didesain oleh Ridwan Kamil, kamu bisa lewat jalan ini. Jalan Raya Panyileukan namanya. Pa-nyi-leuk-an. Bisa kan, kamu nyebutnya?

Baca Juga:

Salah Kaprah Perilaku Pejabat Indonesia dalam Menentukan Nama Tempat

Sedihnya, Pahlawan yang Dijadikan Nama Jalan Justru Nggak Terlalu Dikenal

Cara melafalkannya sama dengan nama-nama jalan sebelumnya. Kalau nggak huruf “e” pada kata “perempuan”, ya paling huruf “e” pada kata “the” bahasa Inggris. Awas jangan sampai salah, ya.

#2 Jalan Leuwi Panjang

Jalan ini adalah salah satu akses ke terminal yang terkenal di Bandung, Terminal Leuwi Panjang. Dalam bahasa Sunda, leuwi itu artinya cekungan pada dasar sungai. Memang sih, ada sungai kecil yang mengalir di sepanjang jalan ini.

Mengingat terminal Leuwi Panjang ini sangat vital buat kamu yang mau pulang kampung atau jalan-jalan ke luar kota, kamu harus bisa mengucapkannya dengan benar. Coba ucapkan “Leuwi Panjang”, bisa, kan?

#1 Jalan Ciumbuleuit

Nah, ini adalah nama jalan di Bandung yang paling susah untuk diucapkan. Jangankan yang bukan orang Sunda, orang Sunda sendiri pun kadang belibet melafalkannya. Wajar sih, karena ada tiga huruf vokal yang berdampingan di situ.

Kalau kamu sedang liburan ke Bandung dan butuh udara segar pegunungan, kamu bisa jalan-jalan ke sini. Jalanannya memang cukup terjal dan menanjak. Tapi sesampainya di atas, kamu nggak bakalan kecewa dengan pemandangan dan kesejukan udaranya. Ingat-ingat ya, nama jalannya: Ciumbuleuit.

Salah satu gedung di Bandung (Shutterstock.com)

Gimana? Gampang atau susah? Makanya buat kamu yang punya rencana liburan atau bahkan pengin menetap di Bandung, belajar bahasa Sunda dari sekarang, ya. Biar kamu makin pede kalau ngobrol sama orang-orang Sunda di sini.

Yok, bisa yok.

Penulis: Andri Saleh
Editor: Audian Laili

BACA JUGA Mati Tua di Jalanan Yogyakarta

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Mei 2022 oleh

Tags: jalan di Bandungnama jalan
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

Sedihnya Nama Pahlawan Dijadikan Nama Jalan, tapi Orang Nggak Tahu Pahlawannya Terminal Mojok

Sedihnya, Pahlawan yang Dijadikan Nama Jalan Justru Nggak Terlalu Dikenal

23 Januari 2021
Salah Kaprah Perilaku Pejabat Indonesia dalam Menentukan Nama Tempat Terminal Mojok

Salah Kaprah Perilaku Pejabat Indonesia dalam Menentukan Nama Tempat

12 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

25 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela Mojok.co

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

23 April 2026
3 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan kalau Mau Selamat Kuliah di Jurusan Ilmu Politik

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

26 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido
  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.