Siapa Bilang PNS Itu Zona Nyaman? Zona Nyaman Matamu!

6 Alasan PNS Nggak Perlu Cari Jodoh di Media Sosial

6 Alasan PNS Nggak Perlu Cari Jodoh di Media Sosial (Shutterstock.com)

Sebagai PNS, saya kurang sreg jika ada orang bilang bahwa PNS itu adalah pekerjaan yang nyaman. Sebaik-baiknya zona nyaman dalam dunia pekerjaan, ya PNS. Mendengar itu, kok saya jadi emosi sendiri.

Benar, PNS itu pekerjaan yang aman. Setidaknya, aman dari layoff. Tapi kalau kerjanya mudah, bergaji besar, tunggu dulu. Ini yang saya tolak dari awal. Pada hakikatnya, profesi ini sebenarnya sama kek yang lain. Benar, pegawai negeri tidak akan terkena gelombang layoff, cuman kalau dibilang aman dan zona nyaman, ya nggak juga.

Setidaknya lihat di media sosial, banyak banget PNS yang ngeluh kan? Ngeluh yang masuk akal maksudnya. Kayak beban kerja dengan gapok yang amat langit-bumi, misal.

Dan perkara keamanan, ini juga nggak tepat. Banyak orang nggak tahu, kalau sebenarnya, PNS justru punya kerentanan yang lumayan gawat, sama dengan profesi lain.

Saya kasih contoh, misal, korban politik. Begini, banyak banget kabar tersiar kalau banyak pegawai dimutasi karena perbedaan cara pandang politik. Entah gimana prosesnya, tapi nggak kaget kalau ada pegawai tiba-tiba “dibuang” ke daerah jauh sana karena masalah tersebut.

Nggak percaya? Mending nih, kalian nanya kawan-kawan kalian. Pasti mereka punya satu-dua cerita tentang hal ini. Nggak perlu kaget. Tapi ya nggak apa-apa kalau kaget. Ya kali orang dipindah cuman perkara pandangan politik.

Lalu perkara nyaman, bentar.

Gerombolan PNS bolos yang kalian lihat itu memang nyata. Instansi yang jam 10 udah nggak melayani itu nggak bisa dimungkiri. Tapi, masa sudah berganti. Gerombolan masih ada, tapi anak muda yang bekerja sebagaimana mestinya itu ya banyak. Sudah banyak instansi yang profesional betul dalam melayani. Butuh perbaikan, memang, tapi itu semua butuh waktu. Juga, paling penting, political will. Kalau udah beres dari political will-nya mah, semua bakal membaik.

Saya pikir semua pekerjaan itu ya zona nyamannya masing-masing orang. Saya nggak bisa memungkiri kalau PNS emang aman dan nyaman pada titik tertentu, tapi kalau dipandang enteng ya nggak bisa. Profesi yang lain ya sebenarnya mirip-mirip PNS juga. Ada yang lebih enak, bahkan bergaji lebih besar. Ada yang super ngeri, gajinya bikin merintih. Wang sinawang, kata pepatah dari Mali.

Normatif, memang, tapi saya menganggap semua profesi sama saja. Yang bikin beda ya, skill serta kemauan pemerintah untuk memberi upah yang manusiawi buat rakyatnya. PNS pun ya sama menderitanya dengan yang lain jika gapoknya patah bawah, tapi beban kerjanya segudang. Kalau emang kalian muak sama oknum (yang banyaknya minta ampun), saran saya sih kritik terus.

Itu kalau nggak kena sikat sama RKUHP yang terbaru sih.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Hal yang Bikin Resah PNS Menjelang Akhir Tahun

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.
Exit mobile version