Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Shopee, Buto Lokapasar yang Telanjur Dicintai Seller

Butet RSM oleh Butet RSM
14 September 2024
A A
Shopee, Buto Lokapasar yang Telanjur Dicintai Seller

Shopee, Buto Lokapasar yang Telanjur Dicintai Seller

Share on FacebookShare on Twitter

Buat orang yang biasa belanja bulanan di Shopee, pasti terasa bahwa harga barang-barang di sana semakin mahal. Event tanggal kembar dan layanan ongkos kirim memang masih gratis, walau nggak gratis-gratis amat. Buyer harus makin jeli memilih lokasi toko yang paling dekat agar ongkir benar-benar gratis. 

Hal ini menjadi dilematis, karena pada toko yang lebih dekat, kebanyakan barangnya lebih mahal. Sementara untuk toko yang jauh, barangnya murah tapi gratis ongkirnya terbatas. Tentu nggak masalah buat yang kondisi keuangannya turah-turah. Tetapi, ini jadi masalah besar buat pelaku UMKM yang mengandalkan belanja online untuk keberlangsungan usahanya. 

Mungkin masih ada buyer yang berpikir naif, bahwa ini adalah ulah seller yang berusaha mencari laba lebih banyak. Padahal ini semua terjadi karena Shopee mulai menampakkan wujud aslinya sebagai buto lokapasar. 

Layanan menguntungkan buyer

Memang sih, sebagian layanan platform ini condong memberi banyak nikmat untuk buyer. Misalnya, buyer bisa dengan mudah mengajukan pengembalian barang. Lalu, buyer juga berhak dapat voucher senilai 10.000 jika pesanan terlambat datang. Bukan hanya itu, banyak juga buyer yang merasa puas dengan kecepatan pengiriman ekspedisi saat ini.

Perkara ada tambahan biaya penanganan yang harus ditanggung buyer, jarang dipersoalkan oleh buyer. Pasalnya, layanan untuk buyer memang benar-benar paripurna. Tapi ada hal yang perlu buyer ketahui. Dulu, sewaktu masih belum terlalu berkuasa, ia membeli dulu kepercayaan para seller. Ia tampil sebagai lokapasar yang seolah heroik untuk perkembangan UMKM. Belakangan, topeng pahlawan itu luntur. 

Shopee, Buto Lokapasar

Pembaca Mojok perlu tahu, bahwa saat ini platform ini terindikasi memonopoli layanan ekspedisi. Hal ini sudah jadi masalah dan Shopee sudah menandatangani pakta integritas di KPPU pada Juli 2024 perihal dugaan pelanggaran monopoli ekspedisi yang mereka lakukan. Setahun belakangan, wujud asli sebagai buto lokapasar mulai terlihat. 

Namun, Shopee selalu punya jalan untuk menguatkan kaki-kakinya. Saat ini memang masih ada ekspedisi lain yang bekerja sama dalam Shopee. Tapi jika customer ingin memakai voucher gratis ongkir, mereka hanya bisa memilih ekspedisi Shopee Express saja. Ya, sama saja monopoli, tapi maine alus, Lur. 

Ini belum lagi perihal Seabank hingga SPaylater yang membuat platform ini menjadi platform lokapasar terlengkap. Strategi bisnis Shopee, membuat perputaran uang terpusat pada platform itu sendiri. Bagaimana tidak, orang kulakan di Shopee, jualnya di Shopee lagi, pengiriman dengan Shopee, bahkan pembiayaan pun bisa dilakukan lewat Shopee. Luar biasa. Duit konsumen setianya, ya, muter-muter di sana aja. 

Baca Juga:

4 Tips Berburu Diskon Pakai ShopeeFood Deals biar Tetap Kenyang Tanpa Merasa Ditipu

Coach Jualan di Shopee untuk Rakyat Jelata yang Gajinya Nggak Seberapa tapi Keinginannya Nggak Kira-kira

Saat ini Shopee punya gebrakan baru, dengan membuat Outlet Shopee, mereka terlihat menggandeng UMKM lokal. Mereka menawarkan diri menjadi penampung aneka barang produksi lokal. Untuk produsen, bisa jadi ini menguntungkan. Dalam forum-forum diskusi seller, ada kelompok seller yang memuja-muja kebijakan Shopee terkait hal ini. Mereka merasa platform ini membantu pemasaran produk mereka. 

Menyiksa reseller dan dropshipper

Namun, untuk para reseller dan dropship hal ini menjadi siksaan. Mereka jelas sulit bersaing harga dengan produsen. Beberapa seller mengatakan bahwa, Outlet Shopee menawar dengan sangat murah. Artinya, seller yang cocok bekerja sama dengan mereka hanya seller dengan modal atau stok yang sangat besar agar laba yang didapat bisa optimal. 

Untuk seller dengan modal terbatas, apalagi hanya reseller, ya jelas nggak menguntungkan. Hal ini jelas menjadi sebuah perang dagang antara produsen dengan reseller yang posisinya diambil alih oleh Shopee. Di kalangan customer, tentu label Outlet Shopee terlihat lebih meyakinkan. 

Tamat sudah para reseller yang lahannya diambil. Hal ini membuat banyak pihak berspekulasi bahwa bukan tidak mungkin, Shopee akan memproduksi sendiri barang murah dan akhirnya mewujud menjadi buto kapitalis yang menguasai market. 

Biaya admin naik terus

Seller-seller pun dibuat tersiksa dengan biaya administrasi yang semakin tinggi. Mau nggak mau, solusinya ya hanya dengan menaikkan harga jual. Inilah alasan mengapa harga barang di Shopee terlihat semakin mahal. Jika sudah begini, seller pun harus siap menghadapi penurunan omset akibat daya beli masyarakat yang rendah karena harga yang tak terjangkau. 

Soal administrasi bukan satu-satunya siksaan pada seller. Dengan alasan layanan prima untuk buyer, seller diminta ngebut menerima orderan dan memproses pengiriman. Batas maksimal 24 jam atau penalti akan menghadang. Tentu, Shopee sudah siap membuat skema “hukuman” untuk seller yang membangkang sampai terkena penalti. Salah satunya, gratis ongkir akan hilang. Tentu saja dampaknya adalah semakin menurunnya penjualan. 

Seller menjadi budak Shopee

Pada akhirnya keluhan-keluhan yang saya paparkan di atas hanya berakhir di rasan-rasan dalam grup seller. Ajakan demo menyeruak berkali-kali. Tapi, ya mau demo ke mana? Mau mengadu ke siapa juga nggak jelas wadahnya. 

Shopee sungguh sangat piawai membuat seller terlanjur bergantung padanya. Saya yakin, seller-seller Shopee kalau dengerin lagu Bernadya pasti merasa nelangsa banget. Habisnya gimana lagi, relasi dengan Shopee seperti relasi dengan pasangan yang manipulatif dan beracun. 

Mendengar kabar santer bahwa penguasa Shopee akrab dengan anak penguasa sampai meminjamkan pesawat jetnya memang menambah depresi saja. Bingung mau ngadu ke mana, wong dekengane anake pusat gitu. Tapi sampai kapan seller mau pasrah?

Penulis: Butet Rachmawati Sailenta Marpaung
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Dosa Shopee kepada Buyer, Mending Tobat Sebelum Ditinggalkan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 September 2024 oleh

Tags: buyermonopolioutlet shopeesellershopee
Butet RSM

Butet RSM

Ibu dari tiga anak, penulis lepas yang tinggal di Bantul. Terbiasa menulis tentang UMKM, pasar, pendidikan alternatif, dan keresahan sosial.

ArtikelTerkait

Benarkah Mystery Box di Online Shop Adalah Pembodohan Seller terhadap Buyer? terminal mojok.co

Benarkah Mystery Box di Online Shop Adalah Pembodohan Seller terhadap Buyer?

11 September 2021
Siapa Raja E-Commerce Indonesia? Hijau, Oren, atau Ungu? Terminal Mojok.co (Unsplash.com)

Siapa Raja E-Commerce Indonesia? Hijau, Oren, atau Ungu?

17 Maret 2023
Menebak Karakter Seseorang dari Isi Keranjang Shopee-nya Terminal Mojok

Menebak Karakter Seseorang dari Isi Keranjang Shopee-nya

15 Desember 2022
jennie blackpink

Second Account Jennie BLACKPINK dan Sekelumit Alasan Manusia Membuat Akun Kedua

14 Agustus 2019
Shopee dan Kebijakan Absurd-nya: Niatnya Membantu, tapi Malah Bikin Penjual Menggerutu

Seller Shopee Mulai Frustrasi dengan Tekanan Biaya Admin yang Mencekik, tapi Tak Bisa Pergi Begitu Saja

26 Juni 2025
Shopee Wajib Belajar dari Iklan Rokok, Tak Hanya Cari Cuan, tapi Juga Memberi Edukasi

Shopee Wajib Belajar dari Iklan Rokok, Tak Hanya Cari Cuan, tapi Juga Memberi Edukasi

27 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.